Ikut Terlibat, David Chalik Tak Pernah Lihat Aqiqah Massal

JawaPos.comAqiqah merupakan salah satu bentuk ibadah bagi umat muslim sebagai wujud rasa syukur atas karunia Allah SWT untuk lahirnya anak dalam keluarga. Presenter David Chalik mengimani hal itu dan melibatkan diri dalam acara ‘Aqiqah Massal’ yang diselenggarakan di Masjid K.H. Hasyim Ashari, Jakarta Barat, Minggu (28/10).

“Saya di sini terlibat sebagai pembawa acara dan beda ya rasanya, karena saya tidak pernah lihat aqiqah massal seperti ini. Ini pengalaman pertama yang tidak bisa saya lupakan,” ujar David Chalik saat ditemui dalam acara ‘Aqiqah Massal’ yang diselenggarakan Telon Lang yang bekerjasama dengan MNC Pictures, K.H Hasyim Ashari, Daan Mogot, Jakarta Barat, Minggu (28/10).

Pemain sinetron asal Minangkabau itu mengaku merinding dan terharu saat melihat 175 ekor kambing dikurbankan untuk aqiqah 175 anak, dengan rincian 100 anak perempuan dan 75 anak laki-laki. Terlebih, masyarakat begitu antusias dengan acara penyembelihan massal itu.

“Antusiasme masyarakat luar biasa, yang hadir saya lihat lebih dari yang diundang. Ada 175 anak dan keluarganya ditambah orang yang mau lihat kegiatannya seperti apa. Senangnya lagi, kegiatan ini dilakukan sesuai tuntunan syariat, artinya ada akadnya,” sambung David.

Adapun persyaratan penerima aqiqah yang terpilih adalah mereka yang berasal dari keluarga tidak mampu yang dibuktikan dengan SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) dari kelurahan. Selain itu usia anak yang terdaftar di Posyandu tidak lebih dari 3 tahun.

“Syarat aqiqah kami pilih dari keliling 12 posyandu (daerah setempat) dari sana kami umumkan persyaratannya yakni memiliki bayi maksimal 3 tahun dan belum di aqiqah, juga masuk ke golongan kurang mampu dengan klarifikasi ke kelurahan juga,” ujar Ariza Mayangsari selaku Head of New Product Commercialization dari Telon Lang.

Harapannya, ke depan acara ‘Aqiqah Massal’ itu akan rutin diadakan setiap tahun. Daging hasil aqiqah┬ánantinya akan dibagikan ke masyarakat sekitar yang membutuhkan.

“Harapannya kegiatan ini berjalan dengan baik, ada kelanjutannya dan bisa menginspirasi yang lain. Karena positif berbagi ke yang membutuhkan, kalau bisa tidak hanya di Jawa tapi seluruh Indonesia,” tutup David Chalik yang diamini berbagai pihak.

(yln/JPC)