Gojek tegaskan bukan startup Singapura

Jakarta (ANTARA) – Chief Corporate Affairs Gojek Nila Marita menegaskan Gojek adalah perusahaan rintisan asli Indonesia yang terdaftar di Indonesia dengan nama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa dan bukan perusahaan asal Singapura.

“Gojek adalah perusahaan rintisan Indonesia, dengan head office di Indonesia dan 90 persen pegawai kami adalah orang asli Indonesia,” kata Nila lewat keterangan resminya yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.

Nila mengatakan seluruh penanaman modal dan investasi Gojek telah ditanamkan dan dibukukan penuh di perusahaan di Indonesia.

“Kami tidak memiliki perusahaan Singapura sebagai induk perusahaan. Kami selalu melaporkan penanaman modal tersebut sesuai amanat yang diberikan oleh BKPM,” katanya.

Penegasan Gojek sebagai perusahaan asal Indonesia itu disampaikan menyusul pernyataan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong yang menyebut empat unicorn Indonesia, termasuk Gojek diklaim milik Singapura berdasarkan riset Google dan Temasek tentang pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara.

Baca juga: Thomas Lembong beberkan mengapa 4 unicorn Indonesia diklaim Singapura

Gojek menyampaikan investasi mereka disalurkan untuk mengembangkan usaha dan ekosistem di Indonesia dengan merangkul hingga dua juta mitra driver, 400 ribu merchants dan puluhan ribu mitra penyedia layanan GoLife di Indonesia.

Tom, sapaan akrab Thomas Lembong, mengatakan empat unicorn Indonesia yakni Gojek, Traveloka, Bukalapak, dan Tokopedia menerima pendanaan lewat Singapura karena induk perusahaan itu terdapat di Singapura.

Kepala BKPM, melalui akun Twitternya, lantas meminta maaf dan meralat pernyataan itu karena tiga startup unicorn yang disebutnya sudah memberikan klarifikasi.

“Maaf & ralat: @tokopedia dan @bukalapak sudah klarifikasi ke saya, @gojek indonesia sudah klarifikasi ke publik: mereka tidak pakai induk perusahaan di Singapura, tapi sepenuhnya PT PMA di Indonesia… Saya bicara terlalu jauh, mengomentari bahan Google-Temasek ini,” katanya seperti dikutip dari akun tersebut, Selasa malam.​​​​​​​

Baca juga: Thomas Lembong ralat klaim Singapura atas unicorn Indonesia

Gojek sasar miliki pengguna aplikasi terbanyak se-Asia Tenggara

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Traveloka: Investasi kami terserap di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Biro perjalalan dalam jaringan Traveloka menyatakan dana dari para investor tersalurkan dan terserap di Indonesia dan bukan di Singapura sebagaimana pernyataan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.

“Tentunya penyaluran investasi tersebut terserap di Indonesia,” kata Direktur Humas Traveloka, Sufintri Rahayu, kepada ANTARA di Jakarta melalui pesan singkat, Selasa malam, menyusul pernyataan Thomas tentang empat startup unicorn Indonesia yang diklaim milik Singapura.

Traveloka, sebagai salah satu perusahaan rintisan (startup) yang menyandang status unicorn, menegaskan investasi hasil penggalangan dana (fundraising) digunakan untuk mengembangkan perusahaan.

Mereka juga menyatakan diri sebagai startup asal Indonesia.

“Investasi dari fundraising kami tentunya disalurkan untuk pengembangan perusahaan Traveloka, sebagai perusahaan rintisan asal Indonesia,” kata Sufintri.

Baca juga: Thomas Lembong beberkan mengapa 4 unicorn Indonesia diklaim Singapura

Travoleka juga menyatakan kantor pusat mereka berlokasi di kawasan Slipi, Jakarta Barat dengan komposisi 80 persen karyawan berada di Indonesia.

Pada awal 2019, Traveloka membuka kantor di India yang digunakan sebagai pusat penelitian dan pengembangan.

Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menyatakan empat unicorn Indonesia diakui Singapura, berdasarkan riset Google dan Temasek. Pernyataan itu muncul karena para unicorn mendapatkan pendanaan lewat Singapura dan induk perusahaan terdapat di sana.

Menurut Tom, terdapat kebingungan karena para unicorn kerap mengumumkan soal investasi dan pendanaan. Namun, nilainya tidak masuk dalam arus modal perusahaan yang tercatat di Indonesia.

Investasi yang diumumkan tersebut masuk dalam bentuk investasi ke induk unicorn di Singapura kemudian masuk ke Indonesia dalam bentuk pembayaran langsung seperti ke sejumlah vendor perusahaan iklan atau sewa kantor.

Baca juga: Peneliti: Pemberlakuan pajak digital bakal pengaruhi unicorn Indonesia

Gojek Traveloka Sumbang Rp180 M untuk Liga 1

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gojek targetkan 2.000 mitra dapat pelatihan pengembangan layanan

Jakarta (ANTARA) – Penyedia layanan aplikasi on-demand Gojek menargetkan sampai akhir 2019 ini mampu memberikan pelatihan pengembangan layanan prima dalam wadah bertajuk Bengkel Belajar Mitra (BBM) bagi 2.000-2.500 mitra pengemudi.

“Setiap bulan kita memberikan pelatihan untuk 400-500 mitra driver kita, sampai akhir tahun berarti masih ada lima bulan lagi,” kata Head of Communications Transport Marketing Gojek, Pingkan Irwin di Jakarta, Selasa.

Bengkel Belajar Mitra merupakan program Gojek untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mitranya baik soal peningkatan layanan terhadap konsumen maupun mengenai pengembangan kemampuan diri.

Untuk peningkatan layanan terhadap konsumen, Gojek membekali mitra pengemudinya dengan keterampilan berbahasa Inggris, pertolongan pertama pada kecelakaan, anti kekerasan seksual dan layanan prima terhadap konsumen.

Baca juga: Mitra Gojek dibekali kemampuan berbahasa Inggris

Kemudian sisi pengembangan kemampuan diri, mitra pengemudi akan mendapatkan keterampilan tentang wirausaha dan kecakapan pengelolaan keuangan.

Program Bengkel Belajar Mitra sudah berjalan sejak Oktober 2018, sebanyak 2.000 mitra pengemudi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar mendapatkan kesempatan meningkatkan keterampilan dan pengembangan diri.

“Ke depannya direncanakan hadir di seluruh Indonesia secara bertahap,” kata dia.

Sampai Juni 2019, Gojek mencatat sudah bekerja sama dengan dua juta mitra pengemudi, sekitar 400.000 mitra pedagang di 60.000 penyedia layanan se Asia Tenggara.

“Kami mengajak mitra Gojek untuk gali ilmu baru dalam program BBM sehingga teman-teman makin sejahtera,” ujarnya.

Baca juga: Gojek akan masuk Filipina

Baca juga: Gojek ubah citra dengan logo baru

Baca juga: Kemarin, Donna-Darius jelajah Himalaya hingga cerita desainer Jimny

Gojek sasar miliki pengguna aplikasi terbanyak se-Asia Tenggara

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mitra Gojek dibekali kemampuan berbahasa Inggris

Jakarta (ANTARA) – Penyedia layanan aplikasi on-demand Gojek mulai membekali mitranya dengan keterampilan berbahasa Inggris agar pelayanan terhadap konsumen terus naik kelas, salah satunya bagi konsumen warga asing yang berada di Indonesia.

“Teman-teman mitra driver ini kalau misal mereka dapat pelanggan ekspatriat, mereka bisa berkomunikasi dan saling mengerti,” kata Head of Communications Transport Marketing Gojek, Pingkan Irwin di Jakarta, Selasa.

Untuk pelatihan awal, sejumlah para mitra pengemudi akan mendapatkan pengetahuan bahasa Inggris dasar, dan saat ini Gojek telah bekerjasama dengan tiga lembaga pendidikan bahasa Inggris yang ada di Jakarta, Makassar dan Bandung.

Baca juga: Gojek akan masuk Filipina

Peningkatan kemampuan berbahasa Inggris tersebut masuk dalam wadah pendidikan Gojek bertajuk Bengkel Belajar Mitra (BBM) dalam kategori pengembangan layanan prima.

Sejak Oktober 2018, sudah 2.000 mitra pengemudi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar yang mendapat pelatihan lewat program BBM.

“Ke depannya direncanakan hadir di seluruh Indonesia secara bertahap,” kata dia.

Tidak hanya pelatihan bahasa Inggris, Gojek juga membekali mitranya dengan pelatihan keselamatan berkendara, otomotif, dan pelatihan anti kekerasan seksual.

“Sejak awal berdiri hingga menjadi platform penyedia layanan terdepan di Asia Tenggara, Gojek telah memiliki inisiatif menjadikan mitra kami terdepan dalam kualitas dan pelayanan,” ujarnya.

Baca juga: CSIS: Teknologi digital jadi landasan pembangunan ekonomi inklusif

Baca juga: Pegadaian punya layanan jemput gadai via Gojek

Gojek sasar miliki pengguna aplikasi terbanyak se-Asia Tenggara

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Grab Indonesia dapat pendanaan dari SoftBank

Jakarta (ANTARA) – Aplikasi pemanggilan layanan transportasi secara daring Grab mengumumkan penerimaan investasi sebesar dua miliar dolar Amerika Serikat dari SoftBank yang akan digunakan untuk digitalisasi sejumlah layanan penting dan proyek infrastruktur di Indonesia.

“Kami sangat senang dapat memfasilitasi investasi SoftBank dan percaya bahwa melalui investasi untuk digitalisasi layanan penting dan proyek infrastruktur. Kami berharap dapat turut mendukung dan mewujudkan ambisi Indonesia untuk menjadi ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara serta meningkatkan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi jutaan orang di Indonesia,” kata CEO Grab Anthony Tan saat berkunjung ke Istana Negara, dikutip dari siaran pers, Senin.

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Grab yang diwakili Anthony Tan dan Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata serta CEO Softbank Masayoshi Son di Istana Negara.

Grab dan SoftBank akan membuat jaringan transportasi generasi terbaru di Indonesia dengan ekosistem kendaraan elektrik untuk mendorong jaringan transportasi yang ramah lingkungan.

Grab dan SoftBank juga akan mengembangkan solusi geo-mapping untuk mendorong adopsi teknologi di Indonesia.

Baca juga: Presiden Jokowi terima pimpinan Softbank dan Grab

Grab juga berencana membangun kantor pusat kedua di Indonesia yang akan menjadi pusat penelitian dan pengembangan. Pusat Litbang Grab Indonesia itu juga akan menjadi kantor pusat GrabFood.

”Indonesia selalu menjadi fokus bagi Grab. Kantor pusat yang kedua di Jakarta akan membuat kami dapat melayani kebutuhan Indonesia sehingga ekonomi berkembang di kawasan itu. Sebagai technology decacorn, Grab sangat memahami kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia. Kami berada di posisi yang tepat untuk mendukung terwujudnya lebih banyak perusahaan berbasis high technology dan infrastruktur dari Indonesia,” ujar Ridzki Kramadibrata.

“Sektor teknologi di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dan saya sangat senang dapat berinvestasi bagi masa depan Indonesia melalui Grab dengan investasi sebesar dua miliar (lebih dari Rp27 triliun),” kata CEO SoftBank Masayoshi Son.

Grab telah berinvestasi di Indonesia senilai lebih dari satu miliar dolar AS sejak 2017 melalui program Grab 4 Indonesia 2020 dan program pengembangan perusahaan rintisan (start up).

Pada awal 2019, SoftBank telah berinvestasi 1,46 miliar dolar AS di Grab.

Baca juga: Usai bertemu Jokowi, Grab janji dukung pariwisata Indonesia

Grab dapat suntikan dana USD 2 miliar dari Softbank

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alat pencegah kebakaran hutan

ANTARA – Indonesia memiliki kawasan hutan sangat luas, dan memiliki resiko besar terhadap terjadinya bencana kebakaran. Ketika musim kemarau seperti saat ini, suhu udara akan meningkat, sehingga beberapa wilayah dengan titik api, terutama lahan gambut memiliki potensi tinggi terjadi kebakaran hutan. Terkait hal itu, tiga mahasiswa Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, membuat sebuah inovasi untuk menekan dan bahkan mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan (Syaiful Afandi/ Andi Bagasela/ AbdulKholik)

Layanan pembayaran WhatsApp hadir di India tahun ini

Jakarta (ANTARA) – WhatsApp dikabarkan akan meluncurkan sistem pembayaran, dengan India akan menjadi negara pertama yang mendapatkan akses ke layanan tersebut tahun ini.

“Kami yakin layanan ini akan mempercepat inklusi finansial dan memberi nilai tambah untuk penduduk India di tengah pertumbuhan ekonomi digital yang cepat. Kami tidak sabar memberikan layanan lebih banyak untuk pengguna di seluruh India tahun ini,” kata Global Head WhatsApp Will Cathcart, dikutip dari laman Business Today, Jumat.

WhatsApp menguji coba layanan pembayaran tersebut untuk sekitar satu juta pengguna di India sejak tahun lalu. Pengguna platform berkirim pesan WhatsApp di India mencapai 400 juta orang.​​​​​​​

Baca juga: Asisten Virtual Toyota dapat diakses lewat Whatsapp

WhatsApp menjanjikan kemudahan mengirim uang, semudah mengirim pesan di platform tersebut.​​​​​​​ WhatsApp akan berkompetisi dengan pembayaran lain yang sudah lebih dulu hadir di India, antara lain Google Pay.

Layanan pembayaran dari WhatsApp sempat terganjal aturan di India dan banyak pihak yang mengkhawatirkan keamanan platform tersebut, termasuk soal penyimpanan data.

Oktober tahun lalu, WhatsApp menyatakan sudah mengembangkan sistem yang berkaitan dengan penyimpanan data transaksi untuk mematuhi aturan dari Reserve Bank of India.

Mei lalu WhatsApp kepada Mahkamah Agung India menyatakan uji coba pembayaran ini berlangsung hingga Juli, mereka tidak akan meluncurkan pembayaran hingga sepenuhnya mematuhi aturan bank sentral India.

Baca juga: WhatsApp kini tersedia di KaiOS, OS-nya Nokia

Baca juga: Pengguna Tik Tok nanti bisa berbagi video ke kontak WhatsApp

Baca juga: WhatsApp dan Telegram rentan disusupi, foto dan dokumen dimanipulasi

Permohonan Paspor Melalui Aplikasi Whatsapp

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dukung pelaku UMKM, GrabExpress hadirkan lima fitur khusus

Jakarta (ANTARA) – Layanan kurir GrabExpress menghadirkan lima fitur khusus untuk mempermudah pengiriman barang ke berbagai tempat tujuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Lima fitur itu yakni pengiriman antar-kota di Pulau Jawa, langganan paket hemat, pengiriman instan dan pada hari yang sama (same-day), bukti pengiriman dan pelacakan langsung, serta kirim ke banyak tujuan dan banyak pesanan sekaligus.

“Fitur yang kita hadirkan akan sangat membantu mereka, misalnya pengiriman sekaligus jadi orang bisa mengirimkan 10 barang sekaligus, atau pengiriman ke beberapa tempat pada satu pengiriman,” ujar President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Jakarta, Kamis.

Ridzki mengungkapkan, lima fitur tersebut akan sangat membantu produktivitas kerja para pelaku usaha.

Fitur pertama yang diperkenalkan GrabExpress hari ini adalah pengiriman antar-kota di Pulau Jawa, bekerja sama dengan layanan kurir Ninja Xpress. Fitur tersebut baru tersedia bagi pengguna di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Selanjutnya, pada fitur langganan paket hemat, pelaku usaha dapat menikmati harga pengiriman yang lebih murah. Fitur tersebut tersedia di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Makassar, Medan, Denpasar, Semarang, Manado, Palembang, Yogyakarta, dan Bandar Lampung.

Kemudian fitur ketiga adalah pengiriman instan dan same-day, yang akan menggunakan armada GrabCar dengan maksimal muatan 150 kilogram dan GrabBike 15 kilogram.

“Pengirimannya juga bisa sesuai kebutuhan, yang dikirim apa, besar volumenya, jenisnya seperti makanan dalam jumlah besar atau makanan yang jumlahnya tidak terlalu besar tetapi delicate jadi perlu berhati-hati,” ujar Ridzky.

Pelaku usaha juga akan dimudahkan dengan fitur bukti pengiriman dan pelacakan langsung, untuk memantau proses pengiriman dan serah terima barang dari kurir.

Terakhir, GrabExpress memiliki fitur kirim ke banyak tujuan dan pemesanan sekaligus, yang memudahkan pelaku usaha mengirim ke lima alamat dalam satu pesanan atau memesan 10 mitra pengemudi dalam waktu bersamaan.

“Kita belajar dari pengguna kita dan itu tantangan terbesar, untuk mengetahui apa kebutuhan mereka untuk berkembang dan ini tidak statis, ke depan perubahan akan berjalan lebih cepat, apalagi ke depan kekuatannya adalah ekonomi digital,” tuturnya.

Baca juga: Grab sebut penghasilan pengemudi naik, hingga Rp7 juta/bulan

Baca juga: Grab-Komnas Perempuan hadirkan layanan perjalanan nyaman
 

Tak punya wewenang, kemenhub batal larang diskon ojol

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Epson punya aplikasi pindai tinta asli

Jakarta (ANTARA) – Epson Indonesia berinovasi dengan mengenalkan aplikasi pemindai tinta asli bernama “Epson Genuine” yang bisa diunduh di Playstore maupun Appstore, guna menjaga mutu layanan dengan hasil cetak dokumen yang berkualitas.

“Epson Indonesia sadar bahwa kepercayaan pelanggan harus dijaga. Untuk itu, kami menghadirkan aplikasi Epson Genuine demi meningkatkan kepercayaan pelanggan dalam membeli produk Epson, khususnya tinta,” kata Managing Director Epson Indonesia Ishii Hidemasa dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Rabu.

Setelah mengunduh aplikasi, pelanggan dapat memindai QR Code hologram pada pembungkus tinta yang didesain khusus. Jika tinta tersebut asli, akan muncul keterangan asli lewat aplikasi sehingga pelanggan dapat mencetak ribuan lembar dokumen tanpa mengkhawatirkan kualitas tinta.

Selain meluncurkan aplikasi pemindai tinta, Epson juga mengenalkan jajaran baru printer EcoTank yang diklaim menawarkan total biaya kepemilikan terendah.

Baca juga: Pembeli diminta perhatian kemasan hindari cartridge toner palsu

Dikenal sebagai printer Sistem Ink Tank L dan M-series, EcoTank hadir dengan desain baru yang disederhanakan dengan tangki tinta terintegrasi, ukuran lebih ringkas, dan dengan botol tinta bebas tumpah.

Dengan inovasi baru ini, Epson telah membawa desain tangki tinta terintegrasi ke printer dan tangki tinta entry-level untuk usaha kecil menengah (UKM) dan perkantoran skala kecil.

Epson juga memperluas jajaran printer M-series-nya, yang kini dikenal sebagai printer Monokrom seri Ecotank yaitu M3170. Printer itu hadir dengan sejumlah solusi konektivitas, memungkinkan pencetakan langsung dari perangkat seluler melalui Epson iPrint.

Solusi konektivitas lainnya termasuk pemindaian ke cloud, Apple Airprint, Google Cloud print, Layanan Cetak Mopria dan lainnya.

Baca juga: Canon luncurkan dua printer seri Pixma baru

Nelayan Sukabumi bisa akses internet di tengah laut

Pewarta: Alviansyah Pasaribu
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Garibaldi Thohir resmi jadi komisaris Gojek

Jakarta (ANTARA) – Garibaldi Thohir atau yang dikenal dengan nama Boy Thohir resmi masuk dalam jajaran kepemimpinan grup Gojek sebagai salah satu komisaris.

Boy Thohir bergabung untuk mendukung Gojek memasuki babak baru sebagai platform teknologi di Asia Tenggara yang memiliki tiga super-app dalam ekosistemnya.

Andre Soelistyo, Presiden Gojek Grup, dalam siaran pers, Rabu, menyatakan Gojek merasa bangga dan terhormat karena Boy Thohir bergabung dengan jajaran komisaris Gojek.

“Sebagai tokoh bisnis yang dikenal sangat mendukung kemajuan perusahaan-perusahaan karya merah putih untuk maju di kancah internasional, Pak Boy berbagi visi yang sama dengan kami. Membuat Indonesia menjadi pesaing di ranah global,” katanya

Pengalaman panjang Boy Thohir di dunia bisnis, menurut Andre, bisa memberikan masukan dan saran penting bagi Gojek supaya bisa terus tumbuh menjadi juara nasional dan terus memberikan dampak sosial ekonomi positif bagi bangsa.

Garibaldi Thohir merupakan tokoh bisnis terkemuka di Asia Tenggara dengan pengalaman panjang di dunia bisnis hampir tiga dekade.

Dia memiliki gairah yang sama dengan Gojek dalam membantu menumbuhkan wirausaha dan menciptakan peluang pendapatan.

Garibaldi Thohir menyatakan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Gojek untuk bergabung menjadi salah satu komisaris.

“Saya merasa terhormat dan sangat termotivasi dengan Gojek. Saya mengikuti perjalanan mereka cukup lama dari awal berdiri, dan saya lihat ini anak-anak muda ini sangat pintar dan luar biasa berdedikasi dalam mencari solusi untuk membantu masyarakat Indonesia,” ujar Boy.

Dia juga menyatakan kagum pada perusahaan yang kini bekerja sama dengan dua juta mitra pengendara untuk mendapatkan peluang pendapatan.

“Karena saya dan grup perusahaan saya selama lebih dari 25 tahun belum dapat menciptakan peluang pendapatan sebanyak itu,” ujar dia.

Boy juga ingin menularkan ilmu bisnis kepada ratusan ribu usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bergabung dengan Gojek agar jadi pengusaha yang naik kelas sekaligus tangguh.

“Saya akan memberikan kontribusi terbaik saya untuk Gojek dan Indonesia serta memberikan dukungan berupa saran dan masukan supaya Gojek bisa terus membantu kemakmuran Indonesia,” ungkap dia.

Baca juga: Gojek akan masuk Filipina

Baca juga: Gojek ubah citra dengan logo baru
 

Gojek sasar miliki pengguna aplikasi terbanyak se-Asia Tenggara

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kominfo imbau masyarakat hati-hati sebelum unduh aplikasi

Jakarta (ANTARA) – Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Semuel Abrijani Pangerapan, mengimbau masyarakat agar berhati-hati sebelum mengunduh aplikasi.

Dia juga berpesan agar masyarakat terlebih dahulu membaca persyaratan yang diberikan oleh pengembang aplikasi ketika akan mengunduh.

“Yang paling penting bagi masyarakat tidak hanya untuk FaceApp saja, tapi semua aplikasi kalau mau mengunduh itu pelajari juga terms of use itu apa aja yang diambil,” kata Semuel Abrijani Pangerapan saat ditemui di Gedung Kominfo, Jakarta, Selasa.

Semuel menambahkan apabila pihak pengembang memberikan syarat yang tidak masuk akal, maka sebaiknya masyarakat tidak perlu mengunduhnya.

“Kalau mintanya berlebihan, ya jangan mau. Kadang aplikasi menawarkan sesuatu yang lucu supaya kita kasih data. Kita harus lihat itu datanya buat apa,” kata dia.

Saat ini, Kominfo terus melakukan pengawasan terhadap aplikasi FaceApp terkait adanya dugaan pencurian data pribadi.

“Evaluasi masih berjalan dan kita lagi memantau terus karena di negara lain juga sedang memantau,” katanya.

Baca juga: Pakar sebut FB, IG, dan Google lebih berbahaya daripada FaceApp

Baca juga: FaceApp jamin keamanan foto pengguna

Baca juga: Setelah gender, pesohor dunia ramai ubah wajah jadi tua

Kominfo akselerasi pendidikan tenaga terampil bidang digital

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kominfo umumkan daftar pemenang Seleksi Nasional Produk TIK “IdenTIK”

Jakarta (ANTARA) – Setelah melalui proses kurasi dan seleksi yang ketat, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) akhirnya mengumumkan daftar pemenang kegiatan Seleksi Nasional Produk TIK “idenTIK” 2019.

Total ada 18 produk teknologi dan informasi karya anak bangsa yang berhasil keluar sebagai pemenang dari enam kategori yang dilombakan, yaitu Private Sector, Research and Development, Public Sector, Digital Content, Corporate Social Responsibility, dan Start-up Company.

“Kegiatan ini merupakan sarana dan sekaligus sebagai wadah ajang kompetisi untuk mengidentifikasi dan kurasi produk-produk teknologi dan informasi karya anak bangsa yang kreatif dan memiliki potensi luas dalam pemanfaatan,” kata Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo, Samuel Abrijani Pangerapan, dalam sambutannya, Selasa.

Para pemenang dipilih dan diseleksi langsung oleh enam komite juri antara lain Shinta Laksmi (Diplo – Geneva Internet Platform), Djarot Subiantoro (Asosiasi Perangkat Lunak Telematika Indonesia), Eko K Budiarjo (Fasilkom – Universitas Indonesia), Didik Partono Rudiarto (Inixindo), Barry Simorangkir (Citra Optimal) dan Yudho Giri Sucahyo (Isoc Indonesia Jakarta Chapter).

“Jangan merasa kalah atau tidak menang. Dalam dunia nyata itu sendiri persaingan sangat terbuka. Mungkin saja yang tidak bisa terpilih saat ini bisa memenangkan pasar dan industri Indonesia, itu bukan yg mustahil,” kata Djarot Subiantoro.

Setelah ditetapkan sebagai finalis Seleknas “IdenTIK” 2019, peserta yang terpilih akan dibawa ke Ajang AICTA. AICTA (Asean ICT Award) adalah program dan proyek prestisius yang disetujui oleh Menteri-menteri telekomunikasi negara ASEAN. AICTA bertujuan untuk menjadi tolak ukur kesuksesan dalam hal inovasi dan kreativitas.

Berikut adalah daftar pemenang kegiatan Seleksi Nasional Produk TIK “idenTIK” 2019:

Kategori Private Sector

  1. Wakuliner
  2. Nusatracking
  3. W House Indonesia

Kategori Public Sector

  1. Go-Ploong
  2. Siskia Pro Cantik
  3. Sidekem

Kategori Corporate Social Responsibility

  1. Tulibot
  2. Darah Kita
  3. G-Ling

Kategori Research and Development

  1. AgriTronz
  2. ATM Sehat
  3. AIS Digital Scoring

Kategori Digital Content

  1. Tanah Airku
  2. Klompencapir
  3. Desainco

Kategori Start-up Company

  1. Sayur Box
  2. Goprint
  3. Lyfe

​​​​​​​
Baca juga: Selain dana, startup butuh tim berkualitas

Baca juga: Kominfo buka Gerakan 1.000 Startup, pendaftaran hingga akhir tahun

Baca juga: Triplogic dan ITB kembangkan UKM dan startup digital

Kominfo akselerasi pendidikan tenaga terampil bidang digital

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

WhatsApp kini tersedia di KaiOS, OS-nya Nokia

Jakarta (ANTARA) – WhatsApp kini tersedia di sistem operasi KaiOS yang digunakan oleh ponsel fitur keluaran tahun lalu yakni Nokia 8110, demikian laporan The Verge, Senin (22/7).

Aplikasi WhatsApp bisa diunduh di KaiStore untuk KaiOS yang akan memakan kapasitas 256 MB dari 512 MB RAM. Rencananya, aplikasi pesan itu akan terinstal di ponsel tertentu pada kuartal ketiga tahun ini.

WhatsApp versi KaiOS akan memungkinkan pengguna melakukan panggilan dan mengirim pesan, termasuk enkripsi dari pengguna ke pengguna, sama halnya di Android dan iOS.

Selama setahun lalu, WhatsApp secara bertahap dirilis untuk beberapa perangkat KaiOS.

September lalu, aplikasi WhatsApp hadir untuk ponsel JioPhone yang menjalankan sistem operasinya sendiri. Kemudian April, WhatsApp hadir untuk Nokia 8110 namun hanya untuk pasar India.

Kini, aplikasi tersedia untuk tujuh perangkat KaiOS, Cat B35, Doro 7060, JioPhone (Reliance Jio), JioPhone 2 (Reliance Jio), MTN Smart, Nokia 8110 (HMD Global), dan Orange Sanza.

Di Barat, Nokia 8110 dianggap sebagai ponsel yang akan dibeli hanya kalau penggunanya butuh pelarian dari aplikasi modern.

Berbeda dengan di negara-negara berkembang di mana mereka lebih menyukai ponsel dengan harga murah, fitur sederhana dan daya tahan baterai yang andal di mana baterai Nokia 8110 bisa bertahan sampai 25 hari.

Di negara-negara itu, WhatsApp adalah layanan komunikasi yang sangat populer.

KaiOS adalah sistem operasi yang ringan yang kini tersedia di sejumlah kecil ponsel fitur. Awalnya sistem operasi itu hadir sebagai bagian dari sistem operasi Firefox setelah akhirnya Firefox menyerah pada ide sistem operasi ponsel.

Sistem operasi Firefox tersebut lantas menarik perhatian Google, dan teknologi pengetikan dengan suara yang dimotori Google Assistant pun dirilis awal tahun ini.

Baca juga: Pengguna Tik Tok nanti bisa berbagi video ke kontak WhatsApp

Baca juga: WhatsApp dan Telegram rentan disusupi, foto dan dokumen dimanipulasi
 

Permohonan Paspor Melalui Aplikasi Whatsapp

Penerjemah: Ida Nurcahyani
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gojek akan masuk Filipina

Jakarta (ANTARA) – Penyedia layanan aplikasi on-demand Gojek akan merambah pasar Filipina, setelah awal tahun ini diberitakan gagal masuk ke negara tersebut.

“Sebentar lagi ke Filipina,” kata CEO Grup Gojek, Nadiem Makarim, saat acara konferensi media di Jakarta, Senin.

Gojek tidak menjelaskan lebih lanjut kapan rencana ekspansi ke Filipina dan belum merespons pertanyaan Antara mengenai rencana ekspansi mereka ke negara Asia Tenggara lainnya.

Selain Filipina, Nadiem pada acara yang sama juga menyatakan keinginannya untuk masuk ke pasar Malaysia.

“Siapa tahu ke Malaysia juga,” kata Nadiem.

Baca juga: GOJEK luncurkan GET di Thailand (Video)

Gojek selama setahun belakangan gencar berekspansi ke wilayah Asia Tenggara, saat ini mereka sudah beroperasi di Thailand, Vietnam dan Singapura.

“Misi kami jadi yang terbesar di Asia Tenggara,” kata Presiden Grup Gojek Andre Soelistyo di acara yang sama.

Gojek gagal masuk ke Filipina pada awal tahun ini karena masalah administratif, Departemen regulasi transportasi darat Filipina (Land Transportation Franchising and Regulatory Board/LTFRB) menolak pengajuan anak perusahaan Go-Jek untuk menjadi layanan ride-hailing terbaru di Filipina karena masalah kepemilikan asing.

Permohonan Gojek untuk masuk Filipina kembali ditolak pada Maret lalu.

Usaha untuk masuk Filipina kembali dilancarkan lewat jalan lain, Gojek mengakuisisi perusahaan teknologi finansial Coins.ph.

Baca juga: GO-JEK di Vietnam hadir bernama GoViet, di Thailand Get

Baca juga: GET “GOJEK Thailand” rangkul 10.000 pengemudi dalam dua bulan

Baca juga: Nadiem ungkap alasan nama GOJEK tidak digunakan di Thailand

Wapres JK gelar pertemuan dengan CEO Gojek

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gojek ubah citra dengan logo baru

Jakarta (ANTARA) – Penyedia aplikasi layanan on-demand, Gojek resmi mengganti logo perusahaan, dari semula simbol motor ojek menjadi bulatan yang dapat diartikan dalam berbagai hal.

“Gojek sekarang sudah menjadi simbol yang lebih besar dari ojek. Gojek bukan lagi hanya ride hailing atau pembayaran, tapi, gabungan dari semua,” kata CEO Grup Gojek, Nadiem Makarim, saat konferensi media di Jakarta, Senin.

Logo Gojek saat ini berupa lingkaran besar yang tidak tertutup di luar dan bulatan kecil di dalamnya, terinspirasi dari roda ojek motor, layanan awal Gojek, seperti diceritakan Nadiem dalam jumpa pers tersebut.

Logo baru Gojek dapat diartikan berbagai macam, mulai dari ojek, simbol lokasi di aplikasi peta, sampai interpretasi pengendara motor yang memakai helm jika dilihat dari atas.

Baca juga: Astra-Gojek sediakan layanan angkutan sewa khusus ‘GoFleet’

Alasan penggantian logo Gojek sudah dipikirkan sejak setahun belakangan, Nadiem menilai Gojek saat ini sudah berkembang sangat jauh dari semula saat mereka diluncurkan sehingga ada banyak pelaku industri yang perlu mereka wakili dalam sebuah logo.

Logo Gojek baru ini dinamai “Solve”, berasal dari bermacam layanan yang ada di platform tersebut untuk membantu keseharian penggunanya.

Meski berganti logo, tidak ada perubahan dalam model bisnis, namun, Gojek ingin berganti citra dari layanan ride hailing dan pembayaran menjadi aplikasi super yang berbasis tiga hal.

“Gojek saat ini adalah ekosistem dari tiga aplikasi super yang menggerakkan manusia, barang dan uang,” kata salah seorang pendiri Gojek, Kevin Aluwi.

Layanan yang diberikan Gojek saat ini mencakup ketiga hal tersebut, tidak lagi aplikasi pemesanan transportasi, namun berkembang menjadi layanan antar barang, termasuk makanan, serta sistem pembayaran dengan Gopay.

“Pendekatan kami adalah transaksi apa yang dibutuhkan konsumen,” kata Kevin.

Layanan Gojek berkembang pesat selama tiga tahun terakhir berkat pemanfaatan machine learning, kecerdasan buatan hingga teknologi terkini lainnya.

Bisnis Gojek berkembang 12 kali lipat selama tiga tahun terakhir, Kevin menyatakan.

Logo baru Gojek tidak berpengaruh terhadap investasi mereka untuk atribut seragam, mencakup jaket dan helm. Menurut Nadiem, secara berkala mereka memang menyediakan jaket dan helm untuk para mitra setelah beberapa wakti digunakan.

Baca juga: Ini alasan Mitsubishi berinvestasi di Gojek

Baca juga: Go-Pay paling banyak digunakan generasi milenial

Baca juga: CEO Gojek: Medsos mengubah pola pikir manusia

Wapres JK gelar pertemuan dengan CEO Gojek

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengguna Tik Tok nanti bisa berbagi video ke kontak WhatsApp

Jakarta (ANTARA) – Tik Tok akan menambahkan fitur baru pada aplikasinya, yang memungkinkan penggunanya bisa berbagi video ke kontak WhatsApp, dan mereka sedang menguji fitur baru tersebut.

Tik Tok sedang menguji sesi “Send to” di Share UI (user interface), memungkinkan berbagi video ke temen-teman WhatsApp secara individual, menurut Jane Manchun Wong, sosok yang dikenal sebagai pengungkap fitur-fitur baru yang belum dirilis, khususnya pada aplikasi media sosial.

Dengan fitur baru itu, nantinya pengguna Tik Tok bisa membagi video buatannya ke teman-teman dalam daftar kontak WhatsApp atau ke media lain seperti Instagram maupun Facebook.

Menurut Wong, dikutip Jumat, Tik Tok juga sedang menguji Link Account yang akan menghubungkan akun Tik Tok pengguna dengan akunnya untuk Facebook maupun Google.

Melalui fitur Link Account, pengguna Tik Tok juga bisa beralih menggunakan akun Facebook maupun Google ketika menggunakan Tik Tok.

Rupanya tidak sedikit perubahan yang disiapkan Tik Tok, aplikasi video ini juga menyiapkan tampilan antarmuka daftar video favorit dan lainnya seperti halnya pada Instagram.

Baca juga: Agnez Mo selebritis terpopuler di Tik Tok 2018

Baca juga: AS demam Tik Tok karena Jimmy Fallon

Baca juga: Tik Tok bergabung dengan musical.ly

Pewarta: Suryanto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Akademi Instagram bantu usahawan muda kembangkan bisnis

Jakarta (ANTARA) – Platform berbagi konten visual Instagram meluncurkan Akademi Instagram, yakni sebuah program pelatihan global dari Instagram yang dirancang khusus bagi wirausahawan muda untuk meningkatkan keterampilan digital guna membantu mengembangkan bisnis.

Indonesia menjadi negara pertama yang memiliki program ini.

“Kami sangat senang dapat meluncurkan program Akademi Instagram pertama kalinya di Indonesia. Program ini adalah salah satu bentuk komitmen berkelanjutan kami dalam menginspirasi dan mendorong para wirausahawan untuk mencapai kesuksesan bisnis mereka,” ujar Kepala Bagian Bisnis Berkembang & UKM, Facebook dan Instagram, Ferdy Nandes dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Program dibuka untuk para usahawan muda berusia di bawah 35 tahun yang sudah menjalani bisnis setidaknya selama satu tahun dan gratis bagi bisnis yang bergerak dalam salah satu kategori dari 16 subsektor industri kreatif Bekraf seperti kuliner, fashion, seni rupa, desain interior dan lainnya.

Instagram juga bekerja sama dengan Kreavi, platform digital yang memiliki fokus memberdayakan para kreator visual Indonesia, untuk melakukan kurasi terhadap 1.000 peserta yang memenuhi kriteria di atas.

“Waktu kami buka ternyata responnya sangat antusias. Kita harus sortir karena kita bukan mau ngajak orang jualan tapi kita lihat yang sudah jualan untuk naik kelas. Karena kan ada yang jualan cuma sekadar siapa tahu laku, tapi target kita yang emang benar-benar niat pengin jualan,” kata CEO Kreavi, Anto Motulz.

Akademi Instagram akan dilakukan di tiga kota yaitu Jakarta (20 Juli), Bandung (3 Agustus) dan Yogyakarta (24 Agustus). Nantinya para peserta akan mendapatkan pengetahuan dan ilmu bisnis berdasarkan kurikulum Akademi Instagram.

Ada juga serangkaian sesi pelatihan di mana para peserta akan belajar cara memahami fitur-fitur bisnis di Instagram, membuat konten yang menarik untuk pemasaran produk dan strategi promosi.

Kreavi akan memilih 10 peserta terbaik untuk mengikuti program inkubasi di bulan September selama lima hari. Setelah itu dipilih lagi lima terbaik yang nantinya akan melakukan pameran lokal untuk memperkenalkan bisnis mereka kepada investor.

Untuk mendaftar atau mencari informasi lebih lanjut, bisa dilihat di akademiinstagram.kreavi.com atau #akademiinstagram.

Baca juga: Instagram prediksi bisnis di media sosial semakin marak tahun ini

Baca juga: 5 Langkah awal mencari berkah di Instagram

Baca juga: Instagram hadirkan fitur kemitraan bisnis

Profesi Selebgram, pekerjaan milenial yang menghasilkan

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Alasan Tokopedia klaim keamanan Tukar Tambah ponsel

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan layanan jual-beli dalam jaringan (online) Tokopedia mengklaim layanan Tukar Tambah terjamin aman menyusul fitur cek fungsi dan cek fisik dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan big data.

“Secara umum ada dua mekanisme, cek fungsi untuk memastikan semua mekanisme seperti layar sentuh, wifi, memori, kemudian foto. Mungkin fungsi baik tapi lecet atau tidak,” kata Category Development Lead Tokopedia, Fransiscus Leo Chandra selepas peluncuran layanan Tukar Tambah Tokopedia di Jakarta, Kamis.

Leo mengatakan proses yang dibutuhkan untuk melakukan tukar tambah di Tokopedia membutuhkan waktu dua hingga tiga menit.

“Tukar tambah sangat inovatif. Tokopedia menjadi e-commerce pertama yang memiliki fitur itu (dengan) mudah, cepat dan terstandardisasi. Harga (penawaran) juga bersaing. Jadi, (pengguna) tidak perlu cek toko sebelah,” ujar Leo.

Langkah pertama yang perlu dilakukan pengguna adalah memilih fitur Tukar Tambah di situs maupun aplikasi. Kemudian, pengguna harus memilih jenis ponsel yang akan ditukar serta rentang harga ponsel yang ditawarkan.

Pengguna akan diminta melakukan tes fungsi singkat, seperti tes untuk memastikan tidak ada dead pixel dengan memencet kotak warna kuning pada layar.

Setelah tes fungsi selesai, Tokopedia akan mengirim tautan kepada pengguna untuk mengunggah foto ponsel yang akan ditukar tambah. Pada tahap itu, pengguna membutuhkan ponsel kedua untuk memotret.

Pengguna akan diminta mengambil foto ponsel dari depan dan belakang untuk memastikan kondisi fisik ponsel. Begitu foto diunggah, akan ada pemberitahuan pada situs atau aplikasi yang digunakan untuk melakukan proses tukar tambah.

Sistem akan menganalisa dan menaksir harga ponsel tersebut dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan big data.

Selanjutnya, pengguna diminta untuk mengunggah foto KTP. Kemudian, kurir Tokopedia akan menghubungi untuk mengambil ponsel lama dan menyerahkan ponsel baru.

Baca juga: Tokopedia terapkan “Artificial Intelligence” guna hadapi persaingan

Kurir akan mengingatkan pembeli untuk sign out dari semua aplikasi yang digunakan. Selanjutnya, kurir akan mencocokkan nomor identitas asli ponsel (IMEI) pada gawai dengan IMEI yang telah didaftarkan sebelumnya.

“Kurir tidak akan melakukan pengecekan fisik dan lainnya, hanya memastikan nomor IMEI. Setelah itu, ponsel lama akan diambil dan diganti dengan ponsel baru,” ujar Leo.

Dalam menghadirkan fitur Tukar Tambah, Tokopedia menggandeng penyedia layanan tukar tambah Laku6 yang telah beroperasi sejak 2015.

“Kami menggunakan teknologi yang canggih menggunakan kombinasi software. Ponsel bekas tidak kami ekspor, tapi akan kembali dijual kepada mereka yang mencari ponsel bekas,” ujar pendiri Laku6 Alvin Yap.

Namun, hanya beberapa penjual terpercaya di Tokopedia dengan tanda warna biru bertuliskan “Tukar Tambah” yang dapat melakukan layanan itu, salah satunya adalah Erajaya.

VP Digital Marketing Erajaya Swasembada Eric Lee mengatakan layanan tukar tambah banyak diminati para pembeli ponsel Erajaya.

Tukar tambah online, menurut Eric, memiliki potensi yang sangat besar karena kemudahan yang ditawarkan kepada pemilik perangkat dan mampu memotong proses yang panjang di toko, selain harga yang juga dinilai transparan.

“Kombinasi bisnis tukar tambah dan teknologi punya potensinya luar biasa karena saat ini masih didominasi pemain tradisional meskipun ke depannya akan menjadi digital,” ujar Eric.

Baca juga: Tren tukar tambah ponsel secara online diklaim meningkat

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

FaceApp jamin keamanan foto pengguna

Jakarta (ANTARA) – FaceApp, aplikasi mengedit wajah yang sedang digandrungi, menjamin bahwa foto-foto yang disunting melalui aplikasi tersebut aman.

TechCrunch sebelumnya mempertanyakan keamanan aplikasi buatan Rusia tersebut karena pengguna perlu mengunggah foto ke server cloud, namun tidak ada kejelasan apakah FaceApp menyimpan foto-foto tersebut.

Selain itu, pengguna FaceApp di iPhone harus memberikan akses ke galeri kamera. Tapi, jika ditolak, pengguna tetap bisa memilih foto di galeri untuk diedit lewat FaceApp.

Kepada TechCrunch, FaceApp menyatakan sebagian besar proses menyunting gambar, termasuk efek wajah tua, dilakukan di cloud. Mereka hanya mengunggah foto-foto yang telah dipilih untuk disunting.

FaceApp mungkin akan menyimpan sejumlah foto yang telah dipilih pengguna dalam waktu yang singkat, untuk mendukung “performa dan lalu lintas”, misalnya melihat apakah pengguna mengunggah foto yang sama berulang kali.

“Sebagian besar gambar dihapus dari server kami dalam waktu 48 jam dari waktu mengunggah,” kata FaceApp.

Baca juga: Edit video dengan Vine kini lebih mudah

FaceApp memastikan tidak ada data pengguna yang dikirim ke Rusia, meski pusat penelitian dan pengembangan mereka terletak di negara tersebut. FaceApp menggunakan penyimpanan dan awan di luar Rusia.

Pendiri FaceApp, Yaroslav Goncharow belakangan menyatakan mereka menggunkan cloud dari AWS dan Google Cloud.

“Kami tidak menjual atau membagikan data pengguna ke pihak ketiga,” kata FaceApp.

FaceApp memastikan foto pengguna tidak akan berpindah tempat karena mereka tidak perlu log in untuk menggunakan aplikasi tersebut.

Pengguna dapat meminta data mereka dihapus, namun menurut mereka, tim mereka saat ini sedang sibuk. Agar pengguna bisa cepat menghapus foto mereka, FaceApp menyarankan untuk meminta foto dihapus lewat laporan.

Pengguna bisa mengakses Setting, kemudian pilih Support dan Report a bug. Tulis “privacy” di judul laporan, untuk meminta FaceApp menghapus foto-foto pengguna.

Baca juga: Setelah gender, pesohor dunia ramai ubah wajah jadi tua

Baca juga: Foto kiriman teman bakal tampil di notifikasi WhatsApp

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Setelah gender, pesohor dunia ramai ubah wajah jadi tua

Kekhawatiran kedua terhadap FaceApp adalah bagaimana aplikasi itu memungkinkan Anda untuk memilih foto padahal Anda tidak memberikan akses foto kepada aplikasi.

Jakarta (ANTARA) – Aplikasi pengubah wajah FaceApp kembali marak digunakan warganet global, terutama para pesohor internasional melalui tanda pagar #faceappchallenge, yang mengunggah foto-foto mereka menjadi tua di Twitter dan Instagram.

Penyanyi Rap Drake, seperti dilansir New York Post yang dikutip Rabu, mengunggah fotonya yang tampak memilik uban di jambang dan kepala seraya menantang para pengikutnya di Instagram untuk memberikan keterangan foto yang paling cocok.

Foto tampak tua juga diunggah penyanyi Sam Smith lewat Instagram dengan muka dipenuhi rambut putih di sekujur jambang, kumis, serta rambut kepala. “Kakek atau Nenek?” ujar Smith dalam ketarangan fotonya.
 

“Jadi, saya akan tampak seperti Morgan Freeman dan Bill Cosby kesukaan anak ketika saya kehilangan usia muda. Sekarang saya tidak memiliki itu ketika saya menjadi 60 (tahun). Saya kehilangan (usia muda) itu,” ujar Pharoah.

TechCrunch melaporkan FaceApp sempat populer sekitar 2017 dan kembali marak karena didukung oleh jaringan akun-akun berpengaruh (influencer) atau selebritas media sosial yang dibanyar.
 

Meskipun menjadi viral, TechCrunch menyangsikan keamanan aplikasi itu bagi para penggunanya. “Apakah aplikasi itu mengunggah rol kamera Anda pada latar belakang? Kami tidak menemukan bukti itu,” tulis situs yang membahas teknologi dan sains itu.

Kekhawatiran kedua terhadap FaceApp adalah bagaimana aplikasi itu memungkinkan Anda untuk memilih foto padahal Anda tidak memberikan akses foto kepada aplikasi.

Sementara, USA Today melaporkan kebijakan privasi FaceApp menyebutkan aplikasi itu termasuk mengoleksi gambar-gambar yang telah Anda unggah ke layanan mereka.

“Jadi, selalu perhatikan bahwa aplikasi itu menyimpan semua swafoto yang Anda ambil. Juga harus hati-hati karena satu developer, Joshua Nozzi, mengatakan melalui Twitter bahwa tampaknya aplikasi itu berusaha mengunggah foto-foto lain dari galeri foto pada ponsel Anda,” tulis USA Today.

“Jika Anda waspada terhadap hal (keamanan) itu, jangan berikan akses aplikasi ke galeri foto-foto Anda jika diminta, hanya berikan akses ke kamera saja,” demikian USA Today.

Baca juga: Filter baru Snapchat dituduh hina orang Asia

Penerjemah: Imam Santoso
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tampilkan foto mayat Bianca berjam-jam, Instagram dikritik tajam

Jakarta (ANTARA) – Seorang remaja bernama Bianca Devins dibunuh pada Minggu pagi waktu setempat, lalu foto mayatnya beredar di dunia maya via Instagram.

Polisi menemukan pengguna Instagram, seorang remaja 17 tahun, di dalam mobil di Utica, New York, bersama pria cedera berat yang diidentifikasi sebagai Brandon Andrew Clark (21).

Clark dan Devins, yang punya akun Instagram bernama @escty, bertemu di media sosial itu dua bulan lalu sebelum melakukan kopi darat. Dilansir ABC, mereka bahkan sudah bertemu keluarga masing-masing.

Namun pada Minggu waktu setempat, Clark dikabarkan mengunggah foto tubuh Devins yang tidak bernyawa di akun Instagram dengan tulisan “Maafkan aku Bianca”. Dia juga diyakini mengunggah foto pembunuhan itu di platform Discord untuk gim.

Warganet yang melihat unggahan tersebut mulai menghubungi polisi, sebelum Clarke menelepon 911 untuk menyerahkan diri.

Dia didakwa dengan pembunuhan tingkat kedua.

Foto mayat Devins yang penuh darah masih ada di akun Instagram Clarks yang bisa dilihat warganet pada Minggu malam. Unggahan itu hanya dilindungi dengan filter konten sensitif yang mengaburkan foto tapi tetap menyediakan pilihan untuk melihat versi yang jelas.

Instagram baru menghapus akun Clarks pada Senin dan mulai menghapus foto-foto yang sudah diunggah ulang oleh akun lain, namun respons lambat itu menuai kritik tajam.

Ketika kasus itu merebak dan tagar #ripbianca mulai jadi tren di Twitter, warganet mulai mencari foto itu di dunia maya, meski banyak yang menyerukan untuk tidak melihat atau mengunggah ulang foto tersebut.

Juru bicara Instagram mengatakan mereka turut berduka atas kejadian tragis itu.

“Kami melakukan semaksimal mungkin untuk menghapus konten itu dari platform,” kata juru bicara dalam keterangan pers.

Namun ini bukan pertama kalinya platform milik Facebook itu gagal menghapus foto dan video serupa dalam waktu singkat.

Tahun ini, Facebook dikritik karena lambat menghapus tampilan mengerikan dari penembakan di Christchurch.

Baca juga: Instagram luncurkan fitur baru untuk lawan perundungan daring

Baca juga: Instagram kenalkan fitur chat di Stories
 

Profesi Selebgram, pekerjaan milenial yang menghasilkan

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tampilkan foto mayat Bianca berjam-berjam, Instagram dikritik tajam

Jakarta (ANTARA) – Seorang remaja bernama Bianca Devins dibunuh pada Minggu pagi waktu setempat, lalu foto mayatnya beredar di dunia maya via Instagram.

Polisi menemukan pengguna Instagram, seorang remaja 17 tahun, di dalam mobil di Utica, New York, bersama pria cedera berat yang diidentifikasi sebagai Brandon Andrew Clark (21).

Clark dan Devins, yang punya akun Instagram bernama @escty, bertemu di media sosial itu dua bulan lalu sebelum melakukan kopi darat. Dilansir ABC, mereka bahkan sudah bertemu keluarga masing-masing.

Namun pada Minggu waktu setempat, Clark dikabarkan mengunggah foto tubuh Devins yang tidak bernyawa di akun Instagram dengan tulisan “Maafkan aku Bianca”. Dia juga diyakini mengunggah foto pembunuhan itu di platform Discord untuk gim.

Warganet yang melihat unggahan tersebut mulai menghubungi polisi, sebelum Clarke menelepon 911 untuk menyerahkan diri.

Dia didakwa dengan pembunuhan tingkat kedua.

Foto mayat Devins yang penuh darah masih ada di akun Instagram Clarks yang bisa dilihat warganet pada Minggu malam. Unggahan itu hanya dilindungi dengan filter konten sensitif yang mengaburkan foto tapi tetap menyediakan pilihan untuk melihat versi yang jelas.

Instagram baru menghapus akun Clarks pada Senin dan mulai menghapus foto-foto yang sudah diunggah ulang oleh akun lain, namun respons lambat itu menuai kritik tajam.

Ketika kasus itu merebak dan tagar #ripbianca mulai jadi tren di Twitter, warganet mulai mencari foto itu di dunia maya, meski banyak yang menyerukan untuk tidak melihat atau mengunggah ulang foto tersebut.

Juru bicara Instagram mengatakan mereka turut berduka atas kejadian tragis itu.

“Kami melakukan semaksimal mungkin untuk menghapus konten itu dari platform,” kata juru bicara dalam keterangan pers.

Namun ini bukan pertama kalinya platform milik Facebook itu gagal menghapus foto dan video serupa dalam waktu singkat.

Tahun ini, Facebook dikritik karena lambat menghapus tampilan mengerikan dari penembakan di Christchurch.

Baca juga: Instagram luncurkan fitur baru untuk lawan perundungan daring

Baca juga: Instagram kenalkan fitur chat di Stories
 

Profesi Selebgram, pekerjaan milenial yang menghasilkan

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

WhatsApp dan Telegram rentan disusupi, foto dan dokumen dimanipulasi

Jakarta (ANTARA) – Dokumen dan foto yang dibagikan via aplikasi pengiriman pesan WhatsApp dan Telegram bisa diekspos dan dimanipulasi oleh orang-orang yang berniat jahat, menurut hasil penelitian baru oleh tim di perusahaan keamanan, Symantec.

Kelemahan keamanan, dijuluki Media File Jacking, memengaruhi WhatsApp Android secara default, juga Telegram untuk Android jika fitur tertentu diaktifkan, jelas Yair Amit, Wakil Presiden dan CTO Keamanan OS Modern di Symantec.

Kerentanan keamanan itu terjadi pada selang waktu antara ketika berkas (file) media yang diterima pengguna melalui aplikasi dibaca dan tersimpan di ruang penyimpanan, dan saat file dimuat di antarmuka obrolan pengguna (user interface).

Selang waktu kritis tersebut memberikan peluang bagi pelaku kejahatan untuk melakukan intervensi dan memanipulasi file media tanpa sepengetahuan pengguna. Jika kelemahan keamanan dieksploitasi, penyerang dapat menyalahgunakan dan memanipulasi informasi sensitif seperti foto pribadi dan video, dokumen perusahaan, faktur, bahkan memo suara.

Penyerang bisa memanfaatkan hubungan kepercayaan antara pengirim dan penerima saat menggunakan aplikasi pesan instan (instant messaging/IM) untuk keuntungan pribadi atau untuk mendatangkan malapetaka, terang Amit dan insinyur software Symantec Alon Gat, di blog resmi perusahaan ini, dikutip Selasa.

Ancaman Media File Jacking ini merupakan kerentanan nyata di tengah persepsi umum bahwa generasi baru aplikasi pesan singkat kebal terhadap manipulasi konten dan risiko privasi, berkat pemanfaatan mekanisme keamanan seperti enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end).

“Namun, seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, tidak ada kode yang kebal terhadap kerentanan keamanan,” kata Amit.

Pengguna umumnya mempercayai aplikasi pesan singkat seperti WhatsApp dan Telegram untuk melindungi integritas identitas pengirim dan konten pesan itu sendiri. Ini kontras dengan aplikasi atau protokol lama seperti SMS, yang sangat mudah digunakan untuk menipu.

Meskipun enkripsi ujung-ke-ujung adalah mekanisme yang efektif untuk memastikan integritas komunikasi, itu tidak cukup jika kerentanan tingkat aplikasi ada di dalam kode aplikasi.

Penelitian Symantec tersebut menunjukkan bahwa penyerang mungkin memanipulasi file media dengan memanfaatkan kelemahan logis dalam aplikasi, yang terjadi sebelum dan atau setelah konten yang dienkripsi dalam perjalanan.

Manipulasi gambar

Dalam skenario ini, aplikasi yang tampaknya tidak bersalah, tetapi sebenarnya berbahaya, yang diunduh oleh pengguna dapat memanipulasi foto pribadi dalam waktu yang hampir bersamaan dan tanpa diketahui korban.

Aplikasi itu berjalan di latar belakang dan melakukan serangan Jacking Media File ketika korban menggunakan WhatsApp, dengan memantau foto yang diterima melalui aplikasi, mengidentifikasi wajah dalam foto, dan menggantinya dengan sesuatu yang lain, seperti wajah atau benda lain.
 

Pengguna WhatsApp dapat mengirim foto keluarga ke salah satu kontak mereka, tetapi yang dilihat penerima sebenarnya adalah foto yang dimodifikasi. Meskipun serangan mungkin tampak sepele dan hanya gangguan, itu menunjukkan bahwa penyerang bisa memanipulasi gambar dengan cepat.

Dalam skenario yang sama dengan konsekuensi yang lebih luas, file media dari politisi yang mencalonkan diri untuk jabatan atau eksekutif perusahaan dapat dimanipulasi, memungkinkan penyerang memeras atau membingkai target.

Manipulasi pembayaran

Dalam salah satu serangan File Media Jacking yang paling merusak, aktor jahat dapat memanipulasi faktur yang dikirim oleh vendor ke pelanggan, untuk mengelabui pelanggan agar melakukan pembayaran ke akun tidak sah.

Seperti dalam skenario sebelumnya, aplikasi yang tampaknya sah tetapi sebenarnya berbahaya, mengawasi file faktur PDF yang diterima melalui WhatsApp, kemudian secara program menukar informasi rekening bank yang ditampilkan dalam faktur dengan milik penyerang.
 

Pelanggan menerima faktur, yang mereka harapkan untuk dibayar, tetapi tidak tahu bahwa itu telah diubah. Pada saat trik terungkap, uang mungkin sudah terlanjur hilang.

Untuk membuat keadaan menjadi lebih buruk, retasan faktur dapat didistribusikan secara luas dengan cara yang tidak ditargetkan, mencari faktur untuk dimanipulasi, memengaruhi banyak korban yang menggunakan aplikasi pesan seperti WhatsApp untuk menjalankan bisnis.

Tidak hanya pada foto maupun dokumen, manipulasi ini juga bisa terjadi pada dokumen suara dan file yang disebarkan secara luas (broadcast) oleh pengguna.

Baca juga: WhatsApp akan punya fitur edit foto

Baca juga: Telegram tuduh China dalang serangan DDoS
 

Inasgoc antisipasi serangan siber

Pewarta: Suryanto
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Di Twitter, Grab umumkan aturan dokumentasi di kendaraan

Jakarta (ANTARA) – Grab Indonesia mengunggah pengumuman dengan nuansa canda di akun Twitter, Senin. Admin Twitter Grab yang menambahkan keterangan “yang gajinya belum naik” itu mengunggah peraturan mendokumentasikan kegiatan di Grab.

Dalam unggahan tersebut, admin Grab Indonesia menulis penumpang diizinkan berswafoto atau mengambil video “boomerang” saat menggunakan layanan GrabCar untuk diunggah di Instagram Stories.

“Biasanya dengan caption ‘Dianter abang Grab mulu, kapan dianter kamu?”

Sementara untuk penumpang layanan ojek atau GrabBike, admin Twitter menyarankan untuk tidak mendokumentasikan apa-apa, sambil menambahkan “apalagi sambil ngajak driver-nya bikin video tiktok.”

Grab dalam pengumuman itu juga menambahkan harapannya agar dokumentasi yang dibagikan di dunia maya dipilih secara bijak karena “aku ingin memastikan kamu viral di jalan yang baik” serta karena “Netizen akan memberikan penilaian kejam jika kamu posting di medsos.”

Pengumuman itu disertai keterangan bahwa peraturan bisa berubah sewaktu-waktu dan warganet diminta untuk tidak lupa mengikuti akun resmi tersebut.

Pada akhir pengumuman, Grab membubuhi tanda tangan yang bentuknya mirip seperti motor.

Unggahan itu disambut respons jenaka dari akun Twitter Wikipedia bahasa Indonesia yang mengunggah pengumuman untuk pemakai wikipedia.

Para warganet punya respons bervariasi atas unggahan tersebut. Ada yang berkomentar soal tanda tangan dengan bentuk unik, ada yang berseloroh itu adalah upaya agar admin Grab dinaikkan gajinya, ada pula yang mengomentari sang administrator sebagai penggemar Game of Thrones karena terselip “GOTS08JELEK” di nomor pengumuman.

Sebelumnya, Maskapai Garuda Indonesia mengeluarkan imbauan kepada penumpang yang ingin mendokumentasikan kegiatan di pesawat untuk menghormati privasi penumpang lain dan awak pesawat yang sedang bertugas.

Baca juga: Garuda cabut larangan memotret di pesawat ganti dengan imbauan

Petinggi Boeing datangi kantor Garuda Indonesia

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Go-Pay paling banyak digunakan generasi milenial

Jakarta (ANTARA) – Alvara Research Center merilis hasil survei yang menunjukkan Go-Pay milik GoJek menjadi dompet digital yang paling banyak digunakan oleh generasi milenial di Indonesia.

“Pada kategori layanan digital payment, Go-Pay tercatat digunakan 67,9 persen responden,” kata Pendiri dan CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali dalam keterangan resmi yang diterima Antara di Jakarta, Kamis.

Survei tersebut melibatkan responden yang lahir pada 1981-1997 di wilayah Jabodetabek, Bali, Padang, Yogyakarta, dan Manado dengan metode wawancara tatap muka serta cluster random sampling.

Jumlah sampel dalam survei yang dilakukan pada 3-20 April 2019 itu adalah 1.204 responden dengan margin of error 2,89 persen.

Baca juga: Ovo dan GoPay diawasi Bank Indonesia

Posisi kedua berdasarkan hasil survei itu ditempati OVO, yang digunakan Grab untuk layanan pembayaran digitalnya. Hasil survei menunjukkan OVO dipakai oleh 33,8 persen responden.

Layanan Dana dan LinkAja berturut-turut menempati urutan ketiga dan keempat. Hasil survei mencatat Dana dan LinkAja dimanfaatkan oleh 8,5 persen dan 0,3 persen responden.

Survei Alvara juga menyimpulkan bahwa platform GoJek di dua kategori e-commerce lainnya unggul dibanding layanan dompet digital lain. Dua kategori yang dimaksud adalah layanan transportasi online atau panggilan kendaraan dan pengantaran makanan (food delivery).

Hasil survei tersebut menunjukkan 70,4 persen responden menggunakan layanan transportasi online GoJek. Sedangkan  layanan serupa milik Grab hanya digunakan oleh 45,7 persen responden.

Baca juga: Peneliti: LinkAja harus kompetitif di tengah pertumbuhan e-commerce

Pada layanan pengantaran makanan, Go-Food digunakan oleh 71,7 persen responden. Sedangkan Grab Food digunakan oleh 39,9 persen responden.

Hasanuddin mengatakan GoJek lebih ungggul dibanding dompet digital lain karena memiliki layanan yang terintegrasi dengan fasilitas pembayaran di bawah satu bendera.

“Kami melihat GoJek memiliki keunggulan khusus dibanding yang lain, yaitu secara ekosistem dan layanan sudah terintegrasi,” ujar Hasanuddin.

Selain itu, tiga produk jasa GoJek juga unggul karena berstatus sebagai salah satu pelopor dalam kategori layanan itu.

Meski demikian, GoJek dan Grab tidak memiliki banyak perbedaan dari aspek jumlah pengguna. Faktor layanan Grab yang tidak terintegrasi diduga mempengaruhi pilihan konsumen untuk menggunakan layanan dompet digital OVO.

Baca juga: DANA andalkan teknologi keamanan untuk jaring pengguna

Pernah antar sate ke Istana, mitra Gojek diberi Presiden sepeda

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

WhatsApp akan punya fitur edit foto

Jakarta (ANTARA) – WhatsApp sedang menyiapkan fitur baru yaitu edit gambar atau foto yang dikabarkan akan aktif pada rilis versi pembaruan setelah aplikasi milik Facebook itu tidak menambah fasilitas mereka.

Fitur bernama Quick Edit Media Shortcut itu akan tersedia dalam pembaruan mendatang baik untuk perangkat Android maupun iOS Apple, menurut WABetaInfo dalam blog resminya, dikutip Kamis.

Setelah pengguna menerima foto atau gambar, menyalin atau menyimpannya, mereka bisa memodifikasi foto itu langsung di aplikasi WhatsApp dan membagikannya lagi.

Para pengguna aplikasi pesan instan itu sering mengedit foto atau gambar di aplikasi terpisah sebelum membagikannya kepada teman dalam obrolan. Jika fitur edit foto itu sudah tersedia, hal tersebut bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat di WhatsApp.

Baca juga: WhatsApp siapkan fitur kenali spam
  Tombol Edit pada WhatsApp yang akan tersedia sebagai fitur baru edit gambar atau foto. (ANTARA News/WABetaInfo)

Baca juga: WhatsApp baru, tak sembarang orang bisa masukkan Anda ke grup

Quick Edit Media Shortcut membantu pengguna menghemat waktu dan penyimpanan foto. “Dengan cepat Anda dapat mengedit media yang Anda kirim dan terima di obrolan dan grup Anda,” tulis WABetaInfo.

Fitur itu berfungsi pada sistem operasi Android dan masih dikembangkan untuk sistem operasi iOS.

WhatsApp akan menambahkan tombol baru yang disebut Edit. Saat diketuk, tombol itu secara otomatis akan mengarahkan pengguna ke bagian untuk mengedit media.
  Tampilan fitur edit gambar dan foto yang kabarnya bakal dirilis WhatsApp pada pembaruan mendatang. (ANTARA News/WABetaInfo)

Baca juga: Aplikasi-aplikasi alternatif dalam negeri pengganti WhatsApp

Permohonan Paspor Melalui Aplikasi Whatsapp

Penerjemah: Suryanto
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

25 juta ponsel terinfeksi malware, termasuk di Indonesia

Jakarta (ANTARA) – Setidaknya 25 juta ponsel dilaporkan telah terinfeksi perangkat lunak jahat (malware) jenis baru yang terpasang secara diam-diam di perangkat Android yang tersebar di sejumlah negara, termasuk India dan Indonesia.

Menyamar sebagai aplikasi terkait Android, malware itu mengeksploitasi kerentanan Android dan secara otomatis mengganti aplikasi yang terpasang dengan versi yang berbahaya tanpa sepengetahuan penggunanya, kata perusahaan keamanan siber Check Point Software Technologies melaporakan temuannya baru-baru ini.

Malware varian baru itu telah secara diam-diam menginfeksi 25 juta perangkat, termasuk 15 juta perangkat seluler di India.

Malware berjuluk “Agen Smith” tersebut menggunakan akses luasnya ke sumber daya perangkat untuk menampilkan iklan palsu demi keuntungan finansial, tetapi dapat dengan mudah digunakan untuk tujuan yang lebih berbahaya seperti pencurian kredensial perbankan atau semacam penyadapan.

Beberapa aplikasi yang rentan terinfeksi malware itu antara lain WhatsApp, Jiochat, Opera Mini, Truecaller, dan belasan lainnya. Malware tersebut menyerupai serangan-serangan sebelumnya seperti Gooligan, Hummingbad, dan CopyCat.

Malware ini secara diam-diam menyerang aplikasi yang diinstal oleh pengguna,” kata Jonathan Shimonovich, Kepala Riset Deteksi Ancaman Seluler di Check Point Software Technologies, dalam pernyataannya, dikutip Kamis.

Shimonovich menyarankan pengguna Android untuk mengunduh aplikasi dari toko yang terpercaya guna mengurangi risiko terinfeksi karena toko aplikasi pihak ketiga sering tidak memiliki langkah-langkah keamanan yang diperlukan untuk memblokir perangkat lunak jahat itu.

“Agent Smith” pada awalnya diunduh dari toko aplikasi pihak ketiga yang banyak digunakan, 9Apps, dan menargetkan sebagian besar pengguna berbahasa Hindi, Arab, Rusia, dan Indonesia.

Sejauh ini, korban utama berbasis di India meskipun negara-negara Asia lainnya seperti Pakistan dan Bangladesh juga terkena dampaknya.

Ada juga sejumlah perangkat yang terinfeksi di Inggris, Australia, dan Amerika Serikat. Check Point telah bekerja erat dengan Google dan pada saat menerbitkan laporan ini.

Baca juga: Kenali ciri-ciri serangan siber “phishing”

Baca juga: WhatsApp terancam bahaya spyware lewat panggilan telepon
 

Pewarta: Suryanto
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cybertrend luncurkan platform digital penuhi kebutuhan data instansi

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan teknologi informasi Cybertrend meluncurkan dua produk berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) yaitu CtrendVision dan CtrendMax demi memenuhi kebutuhan pelaku usaha dan pemerintah dalam penggunaan data.

“Produk ini tujuannya untuk membantu proses pengambilan keputusan, dan melihat data insight value yang ada di sana, sehingga bisa mendukung proses pembentukan regulasi,” ujar CEO Cybertrend Nadia Alatas pada acara Cybertrend Data Summit 2019 di Jakarta, Rabu.

CtrendVision merupakan platform digital yang mampu memvisualisasi dan menganalisa data, berfokus pada bidang pemerintahan khususnya pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik (e-goverment), sumber daya manusia dan retail.

“Kita implementasi untuk e-goverment jadi setiap operasi dinas, seperti dinas pendidikan, kesehatan, dinas kependudukan, kita punya monitoring dashboard-nya dan dengan template data yang sudah disediakan,” ujar dia.

Sedangkan CtrendMax merupakan platform digital yang berkemampuan mengoptimalisasi proses pengangkutan dan pengantaran barang, serta penjualan, dengan menyediakan rute terbaik untuk pengiriman.

“Kita menggunakan machine learning,” katanya.

Dua produk anyar Cybertrend tersebut diharapkan menjadi solusi untuk membantu perusahaan hingga pemerintah dalam proses pembentukan keputusan.
  Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail meresmikan acara Cybertrend Data Summit 2019 di Jakarta, Rabu (10/7).
(ANTARA/DEVI NINDY)

Cybertrend Data Academy

Dalam kesempatan itu, Nadia juga meluncurkan Cybertrend Data Academy untuk menyiapkan ketersediaan sumber daya manusia dengan keahlian pemanfaatan data –ilmuwan data– untuk membantu transformasi digital perusahaan.

Akademi tersebut melayani lokakarya dan booth camp untuk membantu dan mendampingi perguruan tinggi dalam menyiapkan mahasiswa menjadi ilmuwan data.

Selain itu, akademi tersebut juga menyediakan tempat penelitian dan penerapan ilmu data (data science) di perusahaan dengan menggandeng Cybertrend dalam menyiapkan fasilitas data besar yang dimilikinya.

Dalam acara tersebut, hadir pula Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ismail yang menyatakan dukungan pada produk platform digital tersebut.

“Ini kan kontribusi dari pihak swasta untuk melakukan proses awareness, memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa data informasi itu penting, kami menyambut baik,” ujar Ismail.

Baca juga: Perusahaan rintisan lokal hadirkan Platform Lenna 2.0

​​​​​​​

Kemkominfo dorong daerah wujudkan smart nation

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri Susi tantang Mark Zuckerberg lomba paddle, apa hadiahnya?

Jakarta (ANTARA) – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti menantang pendiri Facebook Mark Zuckerberg berlomba paddle.

Tantangan ini Susi ajukan melalui sebuah kolom komentar di laman media sosial Instagram Zuckenberg, usai dia mengunggah foto dirinya sedang menaiki paddle pada Senin (8/7). Dia menuliskan keterangan “Tahoe sunset” pada unggahannya itu.

Susi yang mengungkapkan kesukaannya pada dunia olah raga air itu pada Zuckenberg lalu meminta hadiah 10 persen saham Facebook jika menang.

“Saya mau menantang Anda lomba paddle dan memenangkan 10 persen Facebook,” tulis Susi dalam bahasa Inggris.

Dia berencana menjual saham itu dan menggunakannya untuk membeli beberapa kapal patroli besar yang nantinya digunakan untuk melindungi perairan Indonesia dari kapal penangkap ikan ilegal.

Susi juga berniat membeli banyak kapal baru untuk para nelayan Indonesia.

“Saya bisa menjualnya (saham) dan menggunakan uangnya untuk membeli kapal patroli besar demi melindungi perairan Indonesia dari kapal penangkap ikan ilegal, juga membeli ribuan kapal baru untuk nelayan Indonesia sehingga mereka bisa pergi memancing lebih banyak dan lebih baik,” tulis Susi.

Komentar Susi sejauh ini sudah mendapat sekitar 28.000 like.
 

Nilai tukar nelayan Babel tertinggi di Indonesia

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Instagram luncurkan fitur baru untuk lawan perundungan daring

Jakarta (ANTARA) – Instagram mulai meluncurkan fitur baru untuk melawan perundungan daring (online) yang marak terjadi di media sosial tersebut.

Dalam keterangan resmi yang diterima Antara, Selasa, Instagram menyebut fitur baru itu dapat mencegah terjadinya perundungan serta mendukung korban untuk membela diri.

Fitur tersebut dirancang berdasarkan pemahaman mendalam tentang bagaimana orang biasanya melakukan perundungan dan cara mereka merespons perilaku perundungan di Instagram.

“Fitur baru didukung oleh kecerdasan buatan untuk dapat mengirimkan notifikasi/peringatan kepada pengguna saat mereka akan memposting komentar yang sifatnya ofensif,” demikian menurut keterangan resmi Instagram

Intervensi itu memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mempertimbangkan kembali dan mengurungkan komentar mereka sehingga mencegah penerima mendapatkan notifikasi komentar yang menyakitkan.

Sejak uji coba awal, Instagram menemukan bahwa fitur tersebut mendorong sebagian orang mengurungkan komentar ofensif dan membagikan hal yang sifatnya lebih baik setelah mereka melakukan refleksi diri.

“Dalam waktu dekat, Instagram akan mulai melakukan uji coba fitur baru untuk melindungi akun dari interaksi yang
tidak diinginkan, yang bernama Pembatasan (Restrict).”

Saat pengguna memakai fitur “Restrict” untuk membatasi seseorang, maka komentar orang itu di setiap unggahan pengguna, hanya akan bisa dilihat oleh orang tersebut (si pengirim).

Pengguna dapat memilih untuk memperlihatkan komentar orang yang dibatasi kepada orang lain dengan cara menyetujui komentar mereka. Orang yang dibatasi tidak dapat melihat apakah pengguna sedang aktif di Instagram atau telah membaca pesan mereka.

Selama beberapa tahun belakangan, Instagram telah menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk mendeteksi perundungan dan jenis konten berbahaya dalam komentar, foto, dan video.

Apliaksi berbagi foto dan video itu terus meningkatkan investasinya dalam hal teknologi. Investasi itu menjadi hal yang sangat penting bagi para remaja mengingat mereka cenderung enggan melaporkan kasus perundungan online, meskipun mereka adalah orang-orang yang paling sering mengalaminya.

Baca juga: Instagram kenalkan fitur chat di Stories

Baca juga: Instagram bersiap pasang iklan di jendela Explore
 

Profesi Selebgram, pekerjaan milenial yang menghasilkan

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DANA andalkan teknologi keamanan untuk jaring pengguna

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan di bidang teknologi finansial (financial technology/fintech), DANA, berupaya menjaring lebih banyak pelanggan dompet digital dengan mengandalkan teknologi keamanan mereka yang canggih.

“Kami menerapkan teknologi keamanan yang canggih, kita menjamin perlindungan keuangan pengguna,” ujar CEO DANA, Vincent Iswara di Jakarta, Sabtu.

Dengan keyakinan atas keamanannya, lanjut dia, DANA bersedia menjamin penggantian 100 persen jika terjadi kesalahan atau transaksi yang tak sesuai.

“Itu jadi strategi kami. Keamanan itu sangat penting, kami yakin DANA memiliki trust dan safety sehingga menarik bagi pelanggan,” katanya.

Ia menambahkan platform DANA juga memiliki kelebihan lain, yakni kemudahan dalam pembayaran karena telah terhubung dengan tabungan atau kartu kredit milik pengguna.

“Jadi pengguna tidak perlu top up, langsung nyambung ke tabungan atau kartu kredit, dan itu aman,” ucapnya.

Hingga ke desa

Infrastruktur digital yang semakin baik dan penggunaan ponsel yang mendukung kemudahan penggunaan dompet digital, mendorong DANA terus berekspansi menjaring pengguna hingga ke desa-desa, bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di beberapa daerah.

“Tujuan kita adalah menuju Indonesia digital, kerja sama dengan BUMDes dapat mempercepat transaksi yang akhirnya mendorong aktivitas ekonomi,” katanya.

Kendati demikian, ia tidak merinci jumlah dan lokasi BUMDes yang telah bekerja sama dengan DANA.

Baca juga: Ovo dan GoPay diawasi Bank Indonesia

Baca juga: OVO gandeng Bareksa perluas layanan keuangan
 

Masyarakat diminta cerdas pilih Fintech

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ingin pinjam dana di perusahaan fintech? Perhatikan hal ini

Jakarta (ANTARA) – Masyarakat perlu berhati-hati saat menggunakan jasa perusahaan financial technology (fintech) yang menawarkan layanan pinjam meminjam dana secara daring (peer-to-peer lending) agar tidak merugi di kemudian hari.

Hal yang harus diperhatikan sebelum meminjam dana adalah ketahui dulu risiko, kewajiban dan biaya saat berinteraksi dengan penyedia jasa.

Dan yang paling utama, menurut Head of Financial Identity and Privacy Working Group, Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) Ajisatria Suleiman, masyarakat harus memastikan status hukum perusahaan tersebut agar aman.

“Pastikan lebih dulu fintech yang dipilih sudah terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) atau belum,” ujarnya, yang ditemui di sela diskusi tentang Fintech, di Jakarta, Jumat.

Masyarakat dapat memastikan legalitas perusahaan tersebut melalui website OJK. Hingga 31 Mei 2019, OJK mencatat ada 113 perusahaan fintech yang terdaftar dan memiliki izin.

Selain soal legalitas, Ajisatria mengatakan masyarakat wajib memahami kebutuhannya sebelum meminjam agar tidak terjadi masalah nantinya, seperti kewajiban pengembalian pokok dan bunga utang sesuai kesepakatan.

“Kenali produk-produknya, pastikan cocok dengan kita. Pinjaman online bisa bermanfaat positif apabila dimanfaatkan sesuai kebutuhan,” katanya.

Baca juga: 940 Fintech Lending Illegal mendominasi operasi pinjaman online

Baca juga: Milenial jadi pemberi pinjaman di fintech, ini keuntungan dan kiatnya
 

Masyarakat diminta cerdas pilih Fintech

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sudah diperbaiki, Instagram masih down di beberapa negara

Jakarta (ANTARA) – Pengguna Instagram di beberapa negara masih melaporkan kendala di platform tersebut hingga pagi ini.

Berdasarkan data di situs pelaporan aplikasi Down Detector, jumlah laporan memang sudah menurun menjadi 1.555 sekitar pukul 07.00, 91 persen kendala masih berada di laman utama News Feed.

Sejak dilaporkan down semalam, sebaran kerusakan Instagram meluas, yang terbanyak berasal dari Jepang, Amerika Serikat, Kanada, Brazil, Spanyol dan Australia.

Tanda pagar #instagramdown pun masih bertengger di trending topic Twitter di Indonesia pagi ini.

Sementara laporan kendala untuk WhatsApp per pukul 07.00 turun menjadi 229, setelah semalam juga mengalami kendala.

Pengguna di Amerika Latin paling banyak melaporkan kendala di WhatsApp.

Instagram melalui akun resmi di Twitter membenarkan ada kendala mengunggah dan mengirim gambar dan video di Instagram, namun, tidak menjelaskan apa penyebab aplikasi mereka down sejak kemarin malam.

Instagram memastikan pagi ini mereka sudah memperbaiki kerusakan tersebut.

“Kami kembali! Masalah sudah diperbaiki dan kami seharusnya sudah kembali 100 persen untuk semua orang. Kami minta maaf untuk ketidaknyamanan ini,” kata Instagram.

Warganet di seluruh dunia mengeluhkan mereka sulit mengakses konten di platform Instagram sejak Rabu (3/7) malam. TIidak hanya Instagram, kendala juga terjadi di aplikasi WhatsApp.

Baca juga: Warganet global keluhkan Instagram dan WhatsApp sulit diakses

Baca juga: Instagram dan Facebook sempat down, ini manfaat jauhi media sosial

Profesi Selebgram, pekerjaan milenial yang menghasilkan

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Warganet global keluhkan Instagram dan Whatsapp sulit diakses

Jakarta (ANTARA) – Platform berbagi foto dan video Instagram dilaporkan down atau bermasalah malam ini dan warganet di berbagai negara melaporkan kendala kesulitan mengakses aplikasi tersebut.

Berdasarkan data di situs Down Detector, terdapat lebih dari 14.700 laporan Instagram down hingga pukul 22.00 waktu setempat. Sebanyak 90 persen menyatakan kesulitan mengakses laman utama News Feed.

Lalu, 3 persen pengguna yang melaporkan ke situs Down Detector menyatakan tidak bisa login, sementara 6 persen bermasalah saat mengakses website Instagram.

Berdasarkan peta sebaran kendala Instagram di situs Down Detector, hampir semua benua melaporkan Instagram sulit diakses. Laporan paling banyak antara lain berasal dari Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Spanyol dan Argentina.

Antara mencoba membuka Instagram sekitar pukul 22.30 WIB, Rabu, tidak ditemukan kendala saat login hingga mengakses News Feed. Website Instagram.com pun dapat diakses seperti biasa.

Menurut laman Down Detector, laporan dari Indonesia ditandai dengan warna kuning, sementara negara-negara yang banyak mengalami down ditandai dengan warna merah.

Instagram belum memberikan penjelasan di akun media sosial mereka mengalami kendala ini.

Sementara untuk WhatsApp, ada lebih dari 1.500 laporan di situs Down Detector hingga pukul 22.00 waktu setempat. Sebanyak 73 persen menyatakan masalah mengirim dan menerima pesan, 24 persen mengalami masalah koneksi dan 1 persen saat login.

Sebaran kendala di WhatsApp terbanyak malam ini dialami oleh Brasil, Kolombia dan sejumlah negara di Eropa.

Di Twitter tanda pagar #whatsappdown dan #instagramdown kini menduduki urutan teratas di trending topic malam ini.

Baca juga: Server Google bermasalah di AS, Youtube dan Snapchat terganggu

Baca juga: Instagram down, Whatsapp melambat, warganet mengeluh
 

Profesi Selebgram, pekerjaan milenial yang menghasilkan

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Instagram kenalkan fitur chat di Stories

Jakarta (ANTARA) – Instagram baru saja menambah fitur mengobrol atau chat melalui unggahan di Stories, sebagai cara interaktif terbaru pada platform video temporer tersebut.

“Memperkenalkan stiker mengobrol di Stories. Sekarang ada cara mudah untuk mulai percakapan dengan teman dari story Anda,” cuit @Instagram di akun Twitter resmi, dikutip Rabu.

Instagram mengunggah video singkat bagaimana menggunakan stiker chat tersebut di Stories. Setelah mengunggah video atau yang diinginkan, ketuk ikon stiker dan cari stiker “chat”.

Pengguna bisa memberi judul pada percakapan tersebut, dan akan stiker akan muncul dengan tulisan “join chat” untuk pengguna lain yang tertarik untuk mengobrol.

Pada unggahan video tersebut, Instagram mencontohkan stiker chat dapat digunakan untuk mengundang teman bertemu dan melihat siapa saja yang ingin bergabung.
 

Jika pengguna melihat ikon “join chat” di unggahan teman dan tertarik untuk iku, ketuk ikon tersebut dan akan muncul permintaan atau request untuk bergabung di obrolan grup.

Setelah itu, pengguna dapat mengobrol dengan teman-teman mereka seperti menggunakan fitur direct message atau pesan pribadi.

Baca juga: Instagram bersiap pasang iklan di jendela Explore

Baca juga: Lebaran, Instagram hadirkan penghemat data

Baca juga: Spotify buat fitur mirip Instagram Stories

Profesi Selebgram, pekerjaan milenial yang menghasilkan

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

BTS luncurkan aplikasi komunitas penggemar

Jakarta (ANTARA) – Grup K-pop ternama BTS meluncurkan aplikasi mobile resmi untuk berinteraksi dengan penggemar di seluruh dunia.

Grup berisikan tujuh anggota itu meresmikan BTS Weverse, komunitas penggemar resmi yang yang berbasis aplikasi Weverse.

Melalui aplikasi itu, BTS akan berkomunikasi dengan penggemar lewat pesan teks juga video klip dan foto, demikian pernyataan Big Hit Entertainment seperti dilansir Yonhap. Aplikasi itu menyediakan konten ekslusif BTS.

Baca juga: Album OST BTS World dirilis hari ini

Dalam video klip perdana di BTS Weverse, para anggota boy band itu mengatakan, “komunitas itu akan jadi tempat kami dan ARMY (sebutan penggemar BTS) berkomunikasi dan bersenang-senang bersama.”

Mereka juga mengatakan, “Ayo bertemu di BTS Weverse”.

Aplikasi untuk sistem Android dan iOS itu tersedia dalam 10 bahasa, termasuk Korea, Inggris, Jepang, China dan Spanyol.

Baca juga: Bangtan Sonyeondan hadir dalam gim ponsel BTS World

Bakti gandeng 23 pemda bangun BTS USO

Penerjemah: Nanien Yuniar
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Shopee siapkan kanal “Kreasi Nusantara” untuk produk ekspor UMKM

Jakarta (ANTARA) – Platform belanja daring Shopee menyiapkan pegiat-pegiat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengekspor produk-produk lokal mereka melalui kanal “Kreasi Nusantara” pada akhir tahun ini.

“Targetnya tahun ini. Akhir tahun ini kita mulai program ekspornya siap dibeli konsumen di negara yang akan dituju,” kata Head of Government Relation Shopee Indonesia, Radityo Triatmojo di SCBD, Jakarta Selatan, Senin.

“Kreasi Nusantara” merupakan program ekspor pertama Shopee untuk memperluas jangkauan produk-produk UMKM Indonesia ke negara-negara di mana Shopee beroperasi, seperti Malaysia, Singapura, Taiwan, Vietnam, hingga Filipina.

Radityo menambahkan bahwa saat ini, perkembangan dari program yang sudah berjalan sejak 2018 ini telah berada di tahap lanjutan.

“Sudah dapat calon-calon penjualnya dulu, termasuk dari UMKM. Kita juga sudah punya mitra logistiknya, dan juga mitra pembayaran yang bisa melakukan “cross border”, yang bisa “converting currency” dan lainnya,” lanjut dia.

Selain persiapan penjual dan media pembayaran, Radityo menyebutkan hal lain yang tengah dipersiapkan adalah pembekalan edukasi ekspor untuk pegiat UMKM terlibat.

“Kita juga akan undang bea cukai untuk memberikan edukasi hingga masalah teknis tentang ekspor,” jelas Radityo.

Baca juga: Kemenkominfo targetkan 8 juta UMKM melalui program “Go Online”

Baca juga: Shopee berkomitmen kedepankan konten berguna untuk publik

Baca juga: Apakah pria juga tergiur diskon saat belanja?

Nilai ekspor Mei 14,74 miliar dolar AS

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019