Tim Cook terbang ke China setelah hapus aplikasi Hong Kong

Jakarta (ANTARA) – Pimpinan Apple Tim Cook bertemu dengan petinggi regulator pasar di Beijing, China, Kamis (17/10), seminggu setelah perusahaan teknologi AS itu terseret dalam ketegangan politik antara China dan Hong Kong.

Pekan lalu, Apple menghapus aplikasi HKmap.live yang dianggap membantu para demonstran Hong Kong untuk melacak keberadaan polisi. Koran China mengkritik tajam Apple karena mengizinkan aplikasi tersebut masuk ke App Store.

Cook menilai langkah menghapus aplikasi tersebut merupakan “keputusan paling tepat untuk melindungi pengguna kita”, kata dia kepada pegawai Apple.

Baca juga: Apple hapus aplikasi pelacak polisi Hong Kong

Kantor administrasi regulasi pasar China dalam situs resmi menuliskan pimpinan mereka, Xiao Yaqing, berdiskusi dengan Cook, antara lain soal perlindungan konsumen dan investasi di China, demikian seperti dilansir Reuters.

China merupakan salah satu pasar yang paling penting buat Apple, meski pun mereka kalah dari Huawei di sana.

Pangsa pasar iPhone turun pada Juni lalu menjadi 5,8 persen, dari sebelumnya 6,4 persen di periode yang sama tahun lalu, menurut data dari firma analis Canalys.

Sementara itu, Cook berada di Beijing untuk pertemuan tahunan di Tsinghua University, dia menjadi penasihat di kampus tersebut.

Pertemuan Cook pada Kamis lalu dilakukan di sela persiapan China menjadi tuan rumah Konferensi Internet Dunia di Wuzhen, Provinsi Zhejiang timur. Acara itu sebelumnya telah menarik para eksekutif perusahaan luar negeri, diplomat asing dan pejabat pemerintah China.

Baca juga: Adopsi iOS 13 di iPhone melambat dari tahun lalu
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Zuckerberg kritik TikTok karena sensor konten

Jakarta (ANTARA) – CEO Facebook Mark Zuckerberg mengkritik aplikasi video pendek asal China, TikTok, karena telah menyensor protes politik di sejumlah negara, termasuk di Amerika Serikat.

Saat menyampaikan pidato tentang kebebasan berbicara di Universitas Georgetown di Washington, Kamis (17/10), Zuckerberg mengatakan platform media sosial Facebook seperti WhatsApp digunakan oleh pengunjuk rasa dan aktivis karena enkripsi dan perlindungan privasi.

Namun, “pada TikTok, aplikasi China yang tumbuh dengan cepat di seluruh dunia, menyebutkan protes yang sama ini disensor, bahkan di sini di AS,” kata dia, dikutip dari Reuters.

TikTok membantah China menyensor konten mereka, mengatakan “tidak dipengaruhi oleh pemerintah asing.”

Facebook bersaing langsung dengan TikTok, terutama di antara pengguna muda. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna untuk membuat dan berbagi video pendek menyanyi sambil menari dengan berbagai filter efek khusus.

Zuckerberg, dalam rekaman yang bocor tentang dirinya berbicara dengan karyawan perusahaan, mengatakan bahwa TikTok adalah produk internet China pertama yang sukses di seluruh dunia. “Mulai berekembang baik di AS, terutama dengan anak-anak muda.”

Dua pekan lalu, senator Marco Rubio meminta keamanan nasional AS untuk meninjau TikTok dengan alasan TikTok digunakan oleh pemerintah China untuk menyensor konten yang sensitif secara politis.

Dalam sebuah surat yang meminta peninjauan, Rubio mencatat bahwa meskipun protes Hong Kong mendominasi berita internasional selama berbulan-bulan, “aplikasi itu hanya memiliki beberapa video” dari protes tersebut.

Rubio mengatakan aplikasi milik China “semakin banyak digunakan untuk menyensor konten dan membungkam diskusi terbuka tentang topik-topik yang dianggap sensitif oleh pemerintah China dan Partai Komunis.”

Baca juga: Baru main TikTok? Ini panduan aman bagi pemula

Baca juga: TikTok larang iklan politik berbayar di platformnya

Baca juga: TikTok sediakan berbagai fitur demi jaga konten positif

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cristiano Ronaldo sukses dongkrak penjualan Shopee

Singapura (ANTARA) – Cristiano Ronaldo sebagai duta merek (brand ambassador) Shopee sukses mendongkrak penjualan dari platform e-commerce tersebut hingga tiga kali lipat.

Bahkan video komersial yang menampilkan bintang sepak bola itu berhasil menarik perhatian masyarakat, sampai menembus angka 35 juta penonton di YouTube.

“Pada tanggal 9 (September) kita memecahkan rekor dengan duta merek kami Cristiano Ronaldo yang mendapat 35 juta online viewer untuk iklan TV. Jumlah pesanan juga meningkat tiga kali lipat dibanding 2018,” ujar CEO Shopee, Chris Feng dalam jumpa pers di kantor Shopee, Singapura, Kamis.

Pada September lalu, Shopee menggelar festival belanja tahunan yang diberi nama 9.9 Super Shopping Day. Ronaldo hadir sebagai duta merek untuk memviralkan kampanye tersebut, dengan membawakan tarian Goyang Shopee.

Chris mengatakan bahwa Ronaldo benar-benar menarikan gerakan Goyang Shopee tersebut.

Dalam festival 9.9 Super Shopping Day, terdapat 187.606 produk yang terjual dalam satu menit, 113 juta promo yang ditawarkan, dan peningkatan penjualan tiga kali lipat dibanding tanggal yang sama tahun lalu.

Chris juga menceritakan alasan pemilihan pemain bola internasional tersebut sebagai brand ambassador Shopee. Menurutnya, Ronaldo memiliki kesamaan karakter dengan platform e-commerce terbesar di Asia Tenggara dan Taiwan itu.

“Kami sangat senang memiliki Cristiano Ronaldo sebagai duta merek. Saya pikir dalam beberapa hal ini merepresentasikan seperti apa itu Shopee dan kami tumbuh dari sebuah platform kecil menjadi seperti sekarang. Kalian semua juga tahu bahwa Cristiano Ronaldo sendiri juga tumbuh seperti itu, ini mirip dengan kami,” jelas Chris.

Selain itu, Ronaldo juga dianggap sebagai sosok yang menginspirasi bagi anak-anak muda di Indonesia dan juga wilayah Asia Tenggara.

“Dia sosok yang menginspirasi bukan hanya untuk platform kita tapi juga untuk pengguna kami khususnya anak muda yang menjadi bagian dari platform Shopee,” kata Chris.

Baca juga: Shopee kenalkan kantor pusat regional yang penuh fasilitas

Baca juga: Shopee luncurkan program ekspor produk lokal ke Singapura dan Malaysia
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Yahoo Groups segera berakhir, unggahan mulai dihapus

Jakarta (ANTARA) – Yahoo akan mengakhiri banyak fungsi di salah satu layanan yang sudah lama digunakan pelanggan mereka, Yahoo Groups, mulai akhir tahun ini.

“Yahoo mengambil keputusan tidak akan mengizinkan pengguna mengunggah konten baru ke situs Yahoo Groups,” kata Yahoo melalui laman bantuan.

Yahoo akan memulai penutupan layanan itu bulan ini dan per 28 Oktober, pengguna tidak bisa lagi mengunggah konten ke situs tersebut.

Konten di Yahoo Groups secara permanen akan dihapus pada 14 Desember.

“Per 14 Desember semua konten yang sebelumnya diunggah akan dihapus secara permanen,” kata Yahoo.

Fitur-fitur yang akan dihapus dari Yahoo Groups adalah Files, Polls, Links, Photos, Folders, Calendar, Database, Attachments, Conversations, Email Updates, Message Digest dan Message History.

Yahoo Group merupakan kelompok diskusi berisi sekumpulan orang yang menyukai kegiatan yang sama, mirip dengan komunitas di jejaring sosial saat ini.

Di Yahoo Groups, pengguna bergabung dengan mendaftarkan alamat email mereka. Kelompok seperti Yahoo Groups ini lazim disebut mailing list atau populer sebagai milis dalam bahasa Indonesia.

Anggota milis secara berkala akan mendapatkan email berisi unggahan dari anggota lain, baik berupa tulisan, berkas, maupun foto.

Yahoo menyatakan situs Yahoo Groups akan tetap ada, namun semua grup publik akan dibuat privat atau tertutup, hanya administrator yang dapat mengundang anggota baru atau calon pengguna yang harus menghubungi admin.

“Admin akan tetap dapat mengatur sejumlah setelan di grup, namun, fungsinya terbatas,” kata Yahoo.

Pengguna dapat mengunduh foto dan berkas dari Yahoo Groups langsung dari situs atau melalui laman Privacy Dashboard.

Baca juga: Yahoo desain ulang logo

Baca juga: Mantan insinyur Yahoo akui retas 6.000 akun
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kapan WhatsApp Pay masuk Indonesia?

Jakarta (ANTARA) – Beberapa bulan terakhir ramai dikabarkan pembayaran non-tunai di Indonesia akan bertambah dengan kehadiran oleh satu pemain lain, yaitu WhatsApp Pay.

“Saya belum bisa beri informasi rinci,” kata Direktur Komunikasi WhatsApp Inc, Sravanthi Dev, dalam Facebook Indonesia Summit 2019 di Jakarta, Rabu, yang belum dapat mengonfirmasi kapan kehadiran layanan itu di Tanah Air.

WhatsApp mengaku sedang berdiskusi dengan sejumlah mitra di Indonesia tapi tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai rencana mereka itu.

Baca juga: BI belum terima permohonan izin Whatsapp untuk layanan pembayaran

“Belum ada yang bisa saya bagikan saat ini,” kata Dev.

Facebook, selaku perusahaan induk WhatsApp, menilai fitur pembayaran merupakan hal yang dibutuhkan di Indonesia.

Melalui platform WhatsApp, pengguna bisa mengirimkan uang atau membayar sesuatu karena mereka bisa menyambungkan akun WhatsApp mereka ke akun bank.

Meskipun telah diuji coba di India pada 2018. Para pengguna WhatsApp belum benar-benar dapat memanfaatkan layanan WhatsApp Pay menyusul persoalan regulasi.

Baca juga: Bank Mandiri sebut belum ada kerja sama pembayaran dengan WhatsApp

Baca juga: Layanan pembayaran WhatsApp hadir di India tahun ini

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

WhatsApp Business akan bawa fitur katalog ke Indonesia

Jakarta (ANTARA) – WhatsApp Inc memastikan akan membawa fitur katalog produk di platform WhatsApp Business untuk Indonesia dalam waktu dekat.

“Pasti karena Indonesia adalah negara yang penting buat WhatsApp,” kata Direktur Komunikasi WhatsApp Inc, Sravanthi Dev, saat ditemui di Facebook Indonesia Summit 2019, di Jakarta, Kamis.

Fitur katalog produk di WhatsApp Business diperkenalkan saat forum F8 di Amerika Serikat pertengahan tahun ini. Pengguna dapat melihat barang-barang apa saja yang dijual saat berinteraksi dengan akun WhatsApp Business.

Fitur katalog produk versi beta sudah hadir di WhatsApp Business untuk Indonesia, menurut Sravanthi karena Indonesia merupakan salah satu negara pengguna terbanyak WhatsApp Business.

“(Fitur katalog produk) akan dirilis secara global beberapa minggu lagi,” kata Sravanthi.

WhatsApp Business saat ini sudah digunakan oleh 5 juta orang secara global, namun, tidak diketahui pasti berapa banyak jumlah pengguna platform ini di Indonesia.

Menurut Sravanthi pengguna di Indonesia dapat menggunakan WhatsApp untuk keperluan personal maupun untuk bisnis. Indonesia merupakan salah satu negara yang mengadopsi WhatsApp Business sejak kemunculannya.

Pengguna di Indonesia sudah memahami bagaimana menggunakan WhatsApp Business untuk menunjang bisnis dan menjaga komunikasi dengan pelanggan.

Baca juga: Kapan WhatsApp Pay masuk Indonesia?

Baca juga: WhatsApp tambahkan fitur baru untuk pengguna iPhone

Baca juga: Tips menjadi pejuang antihoaks di grup WhatsApp

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Studi: 43 persen bisnis terinspirasi dari Facebook

Jakarta (ANTARA) – Facebook Indonesia menggandeng Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) dan PricewaterhouseCoopers Indonesia Advisory mengadakan survei mengenai dampak platform mereka terhadap ekonomi dan sosial. Hasilnya, hampir separuh responden menjawab bisnis mereka berawal dari jejaring sosial tersebut.

“Aplikasi dari grup Facebook berperan di setiap lini proses bisnis, mulai dari riset, penjualan sampai mempertahankan konsumen,” kata Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hatari, saat konferensi pers Facebook Indonesia Summit di Jakarta, Rabu.

Survei “Connecting Indonesia: Facebook’s social and economic impact in Indonesia” melibatkan 1.220 responden individual, 1.033 responden bisnis, 565 organisasi komunitas dan 410 responden pemerintahan.

Baca juga: Asosiasi Libra Facebook ditinggal sejumlah pendukung

Baca juga: Facebook gandeng WHO rilis stiker untuk Hari Kesehatan Mental Dunia

Facebook saat ini memiliki aplikasi Facebook, WhatsApp, Messenger dan Instagram di Indonesia

Hasil survey Facebook menemukan 43 persen responden memulai bisnis mereka setelah mendapat ide dari platform milik Facebook cs. Sebesar 50 persen responden bisnis mengaku menggunakan aplikasi dari Facebook.

Para responden menilai bisnis online ini merupakan pelengkap dari bisnis konvensional yang mereka jalani, mereka berjualan secara online maupun offline. 89 persen responden menggunakan platform dari Facebook untuk mengembangkan usaha mereka, sementara 81 persen juga memiliki toko fisik.

Sebesar 94 persen pelaku bisnis menilai mempromosikan produk mellaui platform digital merupakan hal yang penting, 76 persen menggunakan aplikasi dari keluarga besar Facebook untuk mempromosikan barang dagangan.

Baca juga: Kenali tanda-tanda anak alami perundungan online

Baca juga: Facebook akan akuisisi startup sains otak CTRL-labs

Wakil Direktur Facebook untuk Asia Tenggara, Benjamin Joe menyatakan umumnya pebisnis mengkombinasikan beberapa platform dari Facebook untuk menunjang bisnis mereka.

Misalnya, menggunakan Instagram untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk, sementara WhatsApp untuk berkomunikasi dengan konsumen.

Usaha kecil menengah yang disurvey menyatakan platform dari Facebook membantu mengurangi biaya pemasaran (75 persen) dan biaya layanan pelanggan (63 persen).

92 persen UKM menggunakan aplikas Facebook dan kawan-kawan untuk menggaet konsumen.

Platform digital juga berpengaruh terhadap distribusi produk, 95 persen mengaku mendapat pesanan dari kota yang sama, sementara 68 persen menjawab mendapat pesanan dari luar kota.

Baru 16 persen usaha yang mendapat transaksi internasional dari platform buatan Facebook.

Baca juga: Cara berinteraksi aman dan nyaman di Facebook

Baca juga: Facebook uji coba sembunyikan jumlah “like”
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

WhatsApp tambahkan fitur baru untuk pengguna iPhone

Jakarta (ANTARA) – WhatsApp dikabarkan tengah menguji sejumlah fitur baru yang akan didapat pengguna iPhone melalui App Store.

Dikutip dari Phone Arena, Selasa, pembaruan terpenting adalah kemampuan untuk memutar pesan suara langsung dari notifikasi. Pengguna WhatsApp juga dapat mengubah bentuk huruf di kamera dengan mengetuk ikon T.

Selain itu, versi terbaru WhatsApp untuk iOS memungkinkan pengguna untuk dengan cepat mengedit dan mengirim kembali media dalam obrolan mereka, dengan cara mengetuk ikon doodle saat melihat gambar atau video.

Terakhir, emoji dapat dikirim sebagai stiker langsung dari keyboard emoji di iOS 13. Untuk mendapatkan fitur-fitur baru tersebut, pastikan aplikasi WhatsApp diperbarui ke versi 2.19.100.

Baca juga: iOS dan Android lama tak bisa pakai WhatsApp mulai Februari 2020

Baca juga: WhatsApp sedang kembangkan fitur pesan temporer

Baca juga: iOS dan Android lama tak bisa pakai WhatsApp mulai Februari 2020

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kenali tanda-tanda anak alami perundungan online

Jakarta (ANTARA) – Perundungan melalui jaringan Internet (online) bisa terasa sama menyakitkan seperti kekerasan fisik di luar jaringan (offline) bagi korbannya.

Facebook, dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Jumat, mengajak para orang tua untuk lebih jeli mendeteksi gejala awal perundungan online dalam peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia.

Perundungan online, lanjut Facebook, akan mengganggu emosi anak sekaligus tantangan yang rumit bagi orang tua dalam era digital.

Baca juga: Cara aktifkan fitur “Restrict” di Instagram untuk cegah perundungan

Baca juga: Maudy Ayunda akui pernah jadi korban perundungan

Perubahan sikap anak yang drastis, tampak sedang menutupi sesuatu, atau terlihat gelisah bisa menjadi tanda awal adanya indikasi perundungan di secara online.

Facebook juga membagikan tips tentang langkah apa yang harus diambil jika anak menjadi korban perundungan.

Kunci utama dalam mengatasi perundungan online adalah menanggapi masalah dengan baik dan bekerja sama untuk menjaga keamanan diri saat berselancar di Internet.

Lebih lanjut, para pengguna bisa mengunjungi Facebook Help Centre untuk memperoleh informasi lebih jauh tentang cara mencegah perundungan.

Baca juga: Pengabdian Masyarakat FIA UI untuk tingkatkan literasi media sosial

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Google Maps bantu orang buta menyeberang jalan

Jakarta (ANTARA) – Google Maps kini dapat membantu orang buta mencapai tujuan perjalanan dengan lebih mudah karena mengingatkan mereka untuk selalu berada di rute jalan yang benar.

Dikutip dari The Verge, Jumat, Google Maps juga memperingatkan ketika ada kegiatan di depan pengguna dengan memberi tahu seberapa jauh giliran mereka untuk menyeberang menggunakan navigasi suara.

Navigasi suara juga secara otomatis mengarahkan mereka untuk kembali ke arah yang benar jika mereka harus berhenti.

Baca juga: Google Maps tambah fitur dukung pemulihan pecandu alkohol di AS

Google mengatakan panduan yang ditingkatkan tersebut kini sudah tersedia di sistem operasi iOS dan Android, tapi saat ini hanya dalam bahasa Inggris di AS dan Jepang di Jepang.

Untuk menggunakannya, pengguna dapat mengaktifkan fitur tersebut di menu pengaturan Google Maps.

Google mengatakan dukungan untuk lebih banyak bahasa dan negara, “sedang dalam pengembangan.”

Baca juga: Google tawarkan mode penyamaran untuk Maps demi lindungi privasi

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Twitter akhirnya kembali ke Mac dengan aplikasi baru

Jakarta (ANTARA) – Twitter kembali ke Mac berkat perangkat lunak Project Catalyst dari Apple, yang saat ini dapat diunduh di Mac App Store.

Dikutip dari Cnet, Jumat, Twitter menghentikan dukungan untuk aplikasi Mac-nya tahun lalu di tengah reaksi yang buruk dari pengguna.

Kembalinya Twitter ke Mac oleh Project Catalyst memungkinkan pengguna untuk menginstal dan menggunakan aplikasi iPad di Mac.

Catalina memungkinkan pengguna Mac menjalankan aplikasi iPad yang dapat mereka unduh melalui Mac App Store dan menggunakan iPad sebagai layar kedua, layaknya menggunakan monitor.

Baca juga: Apple segera umumkan iPad dan Mac terbaru

Baca juga: Ratusan orang antre jelang peluncuran iPhone di Singapura

Dengan peluncuran MacOS Catalina pekan ini, sekira 20 aplikasi iPad dirilis, tetapi beberapa yang paling diantisipasi, seperti Twitter dan DC Universe, masih dalam pengembangan.

Beberapa ulasan awal dari penggunaan aplikasi Twitter menemukan bahwa pengalaman menggunakan aplikasi tersebut sama seperti menggunakan Twitter melalui browser.

Nasib aplikasi lain masih belum diketahui, namun MacOS Catalina, yang tersedia sebagai unduhan gratis, diperlukan untuk menggunakan aplikasi Twitter tersebut.

Kehadiran Twitter di Mac yang dibawa oleh MacOS, berarti akhir dari iTunes. Apple mengganti aplikasi iTunes dengan tiga aplikasi terpisah yakni Apple Music, Apple Podcasts dan Apple TV.

Baca juga: Apple akan produksi Mac Pro di AS

Baca juga: Apple pindahkan pabrik Mac Pro ke China

Baca juga: Apple resmi matikan iTunes untuk Mac

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DM Instagram akan hadir di versi desktop

Jakarta (ANTARA) – Instagram dikabarkan sedang mengembangkan cara agar pesan pribadi Direct Message (DM) bisa dikirim melalui website mereka untuk versi desktop.

Ahli coding Jane Manchun Wong, dikutip dari laman Cnet, menemukan sejumlah kode di Instagram yang mengisyaratkan fitur DM untuk versi desktop. DM di versi desktop Instagram akan mirip dengan Messenger, berisi daftar pesan dan pengguna platform tersebut.

Pengguna dapat membuka tab baru untuk melihat informasi tambahan tentang pesan, misalnya siapa saja penerima pesan tersebut.

Saat ini Instagram versi desktop hanya dapat digunakan untuk melihat laman utama, serta beberapa fitur yang ada di aplikasi mobile, termasuk menyukai atau like dan memberi komentar di unggahan teman.

Versi desktop tidak bisa digunakan untuk mengunggah foto dan mengirim pesan melalui DM.

Instagram belum berkomentar mengenai temuan ini.

Baca juga: Instagram luncurkan fitur Email untuk cegah peretasan

Baca juga: Instagram hapus fitur “following”

Baca juga: Instagram tambahkan AR di aplikasi untuk coba barang belanjaan

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple hapus aplikasi pelacak polisi Hong Kong

Jakarta (ANTARA) – Apple Inc sudah menghapus aplikasi yang digunakan para demonstran di Hong Kong untuk melacak keberadaan polisi, setelah mendapatkan kritik dari koran di China.

Apple menghapus aplikasi HKmap.live, yang mengumpulkan lokasi dari para pengguna untuk melacak polisi dan demosntran, dari App Store. CEO Apple, Tim Cook, kepada karyawan Apple membela keputusan tersebut, menyatakan bahwa “langkah ini yang terbaik untuk melindungi konsumen”.

Koran resmi dari Partai Komunis China menyebut aplikasi pelacak tersebut “beracun”.

Baca juga: Apple luncurkan perbaikan gratis untuk iPhone 6S yang mati

Baca juga: Apple dan Microsoft dorong Wall Street berakhir lebih tinggi

Apple dalam keterangan tertulis menyebutkan segera menyelidiki setelah “terdapat kekhawatiran dari pelanggan di Hong Kong”. Apple menemukan aplikasi tersebut membahayakan baik bagi penegak hukum maupun masyarakat.

Aplikasi ini menampilkan lokasi polisi, Apple sudah memverifikasi ke badan keamanan siber Hong Kong bahwa aplikasi tersebut menargetkan polisi hingga mengancam keamanan publik.

Apple juga menghapus BackupHK, aplikasi terpisah yang merupakan “mirror” dari HKmap.live.

Baca juga: Apple mulai memproduksi kacamata pintar

Baca juga: Google akan luncurkan jam tangan pintar saingi Apple

Baca juga: iPhone 6S Anda bermasalah, Apple akan menggantinya

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

DANA respons permintaan untuk bayar ojek online

Jakarta (ANTARA) – Platform dompet digital DANA memberikan pernyataan mengenai kemungkinan mereka masuk ke pembayaran untuk layanan ride-sharing, seperti GoPay dan OVO.

“Kalau mereka mau, kami terbuka,” kata CEO DANA, Vincent Iswara saat ditemui di peluncuran Samsung Pay, Kamis.

DANA saat ini melayani pembayaran di gerai-gerai offline, termasuk restoran, maupun situs dagang daring seperti Bukalapak dan Lazada. Vincent memastikan platform mereka terbuka untuk digunakan oleh layanan lainnya.

“Platform terbuka. Kami ingin pastikan supaya platform mudah untuk diadopsi oleh aplikasi ketiga,” kata Vincent.

DANA baru saja bekerja sama dengan Samsung untuk menyediakan pembayaran di hub dompet digital Samsung Pay, yang akan memudahkan pengguna Samsung untuk mengelola dompet digital di ponsel mereka.

Selain DANA, Samsung juga menggandeng GoPay untuk pembayaran melalui Samsung Pay.

Pengguna Samsung dapat memindai kode QR langsung dari aplikasi Samsung Pay dan memilih dompet dogital mana yang akan digunakan untuk membayar.

Baca juga: Gandeng DANA dan GoPay, Samsung Pay belum minat jadi dompet digital
Baca juga: “Samsung Pay” targetkan kemudahan transaksi digital

 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penusukan Wiranto jadi topik terpopuler di medsos

Jakarta (ANTARA) – Kabar mengenai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto yang diserang orang tidak dikenal menjadi pembicaraan yang populer di platform mikroblogging Twitter.

Sore ini, topik “Wiranto” menduduki urutan teratas di Trending Topic Twitter sore ini. Topik Menko Polhukam Wiranto yang ditusuk usai menghadiri sebuah acara di Banten menjadi tajuk utama berbagai media massa dan menuai berbagai komentar dari warganet.

Setelah mengklik kata kunci “Wiranto”, muncul dukungan dari warganet yang mendoakan kesembuhan Wiranto, yang saat ini dirawat di RSPAD Gatot Subroto, hingga kecurigaan mengapa pejabat sekelas Wiranto bisa diserang.

Warganet juga membicarakan kasus Wiranto dengan kata kunci “Pak Wir”. Sementara kata kunci Pandeglang dan Banten, lokasi penyerangan, juga masuk ke Trending Topic Twitter sore ini.

Kata kunci “Menko Polhukam”, “Kapolres” dan “RSPAD” juga masuk ke topik terpopuler di Twitter siang ini.

Baca juga: Pelaku penusukan Wiranto diduga terpapar paham radikal
Baca juga: PW Mathlaul Anwar minta aparat usut pelaku penyerangan Menkopolhukam
Baca juga: Kepala BIN duga penusuk Wiranto terkait tersangka pembawa bom Bekasi

 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gandeng DANA dan GoPay, Samsung Pay belum minat jadi dompet digital

Jakarta (ANTARA) – Samsung baru saja menggandeng penyedia dompet digital GoPay dan DANA untuk layanan Samsung Pay, namun, mereka sejauh ini tidak ada rencana untuk membuat layanan uang elektronik.

“Tidak ada rencana jadi wallet. Kami tetap posisikan diri untuk memberi kemudahan bagi pengguna,” kata Head of Marketing IT and Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant saat peluncuran Samsung Pay di Jakarta, Kamis.

Samsung Pay beberapa waktu lalu memperkenalkan fitur Samsung Pay Cash di beberapa negara, berupa layanan kartu prabayar virtual, bekerja sama dengan Mastercard. Pengguna dapat mengatur batasan saldo di Samsung Pay Cash, sementara untuk pengisian saldo dapat melalui akun perbankan.

Baca juga: Layanan cashless Samsung Pay hadir di Galaxy Land
Baca juga: Samsung berhenti pasang Samsung Pay di ponsel budget

Samsung Pay telah digunakan di berbagai negara dan fitur yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhan setiap negara pasar yang menjadi pasar Samsung. Di sejumlah negara, Samsung menawarkan pembayaran dengan kartu debit maupun kartu kredit melalui teknologi NFC yang ada di ponsel.

Samsung sejak beberapa bulan belakangan ini memperbarui beberapa model ponsel di lini Galaxy A dengan fitur NFC sehingga tidak lagi eksklusif milik ponsel premium seperti seri Galaxy S dan Galaxy Note. Tapi, untuk Samsung Pay di Indonesia, raksasa teknologi dari Korea Selatan ini memilih untuk menggunakan kode QR melihat kebutuhan pasar.

“Saat ini mitra kami banyak yang pakai kode QR. Maka, kami mendukung kode QR,” kata Denny.

Samsung menyatakan tidak menutup kemungkinan mereka akan menggunakan NFC di Samsung Pay jika memang ada kebutuhan dari pasar.

Baca juga: “Samsung Pay” targetkan kemudahan transaksi digital
Baca juga: Samsung Pay luncurkan kartu tunai virtual
Baca juga: Samsung perluas layanan Samsung Pay ke sejumlah negara

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

“Samsung Pay” targetkan kemudahan transaksi digital

Jakarta (ANTARA) – Samsung meluncurkan platform untuk mewadahi dompet digital, Samsung Pay di Indonesia yang berbasis kode QR, mereka menggandeng DANA dan GoPay untuk pembayaran.

“Indonesia merupakan Samsung Pay yang pertama yang memakai kode QR,” kata IT and Mobile Business Vice President Samsung Electronics Indonesia, Bernard Ang, saat peluncuran di Jakarta, Kamis.

Samsung Pay bukan dompet digital seperti DANA dan GoPay, melainkan hub untuk mewadahi berbagai dompet digital dalam satu platform.

“Aplikasi ini untuk memudahkan uang elektronik,” kata Head of Marketing IT and Mobile Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant di acara yang sama.

Melalui Samsung Pay, pengguna dapat melihat pilihan dompet digital yang mereka miliki dan langsung membayar melalui Samsung Pay, tidak perlu membuka aplikasi uang elektronik lagi.

Baca juga: Samsung Pay luncurkan kartu tunai virtual
Baca juga: Layanan cashless Samsung Pay hadir di Galaxy Land

Saat bertransaksi di gerai yang mendukung pembayaran dengan DANA atau GoPay, pengguna cukup membuka aplikasi Samsung Pay lalu memilih dompet digital mana yang akan digunakan untuk membayar.

Opsi lainnya, buka kamera untuk memindai kode QR, ponsel secara otomatis mengalihkan ke aplikasi Samsung Pay untuk melanjutkan pembayaran.

Pimpinan DANA, Vincent Iswara, menyatakan mereka mendapat respons yang positif dari pengguna, baik yang lama maupun yang baru mendaftar untuk Samsung Pay.

Samsung Pay dapat dipasang di semua ponsel Samsung keluaran 2019 atau yang berjalan dengan Android Pie, mulai dari ponsel entry level seperti Galaxy A10s hingga lini flagship mereka, Galaxy Note dan Galaxy S.

Baca juga: Samsung berhenti pasang Samsung Pay di ponsel budget
Baca juga: Samsung perluas layanan Samsung Pay ke sejumlah negara
Baca juga: Samsung berencana hadirkan Samsung Pay di Indonesia

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Video penembakan Jerman tersiar di situs game Twitch

Jakarta (ANTARA) – Cuplikan video aksi penembakan di kota Halle, Jerman, pada Rabu (9/10) waktu setempat, tersiar di platform siaran permainan digital dalam milik Amazon, Twitch.

“Kami terkejut dan sedih atas tragedi yang terjadi di Jerman hari ini dan duka mendalam untuk mereka yang terdampak,” kata juru bicara Twitch Brielle Villablanca dikutip Reuters, Kamis.

Kekerasan di sinagog dan warung kebab tersebut menelan dua korban jiwa, polisi sudah menangkap satu terduga pelaku. Sedangkan dua orang lainnya kabur dengan mobil curian.

Aksi itu terjadi pada hari suci bagi penganut Yahudi, Yom Kippur.

Baca juga: Pengamat sebut empat manfaat “game online” bagi promosi pariwisata

“Twitch tidak menoleransi aksi kebencian dan aksi kekerasan apa pun. Kami anggap serius. Kami segera menghapus konten tersebut dan akan menangguhkan secara permanen akun mana pun yang mengunggah atau meneruskan konten mengerikan itu,” demikian pernyataan Twitch.

Twitch merupakan situs bagi para pemain gim digital untuk menyiarkan permainan mereka sambil mengobrol dengan para pengguna lain.

Twitch, dengan 15 juta pengguna harian, juga memiliki kanal yang memuat konten olahraga, musik dan politik.

Baca juga: Situs layanan video Twitch diblokir di China

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Youtube perbolehkan politisi pesan slot iklan untuk pemilu AS 2020

Jakarta (ANTARA) – Youtube memungkinkan politisi untuk membeli ruang iklan di platform tersebut, termasuk iklan yang menargetkan pemilih di negara-negara dengan jumlah pemilu pemula yang banyak, seperti Ohio dan South Carolina, Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari The Verge, Rabu, Youtube memberi para politisi dan tim kampanye akses ke alat baru yang belum lama ini diluncurkan, yang memungkinkan konsumen memesan slot iklan selama berbulan-bulan sebelumnya.

Mulai 15 November, Google akan mengizinkan slot itu dibeli di Youtube untuk tahun 2020.

Fitur atau alat, yang disebut Instant Reserve, itu merupakan alat reservasi baru dari Google Ads. Google menguji alat baru tersebut dengan pengiklan dari berbagai industri.

Tujuan menyediakan fitur tersebut adalah untuk memungkinkan pengiklan merencanakan kampanye dengan anggaran tetap dan perkiraan jangkauan iklan sebelum peluncuran kampanye.

Baca juga: Geser One Direction, BLACKPINK jadi grup dengan subscriber terbanyak

Baca juga: Perdana, Apple siarkan peluncuran iPhone di YouTube

Google, pemilik Youtube, menjadi tempat sejumlah politisi ternama, termasuk Presiden Donald Trump dan beberapa kandidat yang bersaing untuk Demokrat, menghabiskan sekitar 21,8 juta dolar AS beriklan di platform-platformnya.

Para pengiklan memiliki akses ke tempat iklan teratas di Youtube, terutama di beranda, yang dapat menjadi keuntungan besar bagi politisi.

Angka iklan tersebut masih jauh lebih rendah daripada yang dibayar politisi di iklan Facebook, yang mencapai sekitar 43,5 juta dolar. Facebook memberi lebih banyak kendali atas tempat iklan mereka, dan bisa menargetkan audiens tertentu.

YouTube baru-baru ini memperkenalkan format iklan baru untuk orang-orang yang menggunakan aplikasi TV.

Format Ini membawa penempatan iklan yang muncul di bagian atas beranda ke TV pengguna. Hal ini juga dapat membantu para politisi ketika mereka ingin meningkatkan kampanye mereka.

Baca juga: “Kill This Love” BLACKPINK capai angka 600 juta tampilan di YouTube

Baca juga: Perangkat Android akan dibekali pra-instal aplikasi YouTube Music

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Google luncurkan Stream untuk transfer musik dan video antarperangkat

Jakarta (ANTARA) – Google terus menawarkan cara-cara baru untuk berinteraksi dengan perangkat pintar mereka, di antaranya dengan meluncurkan inovasi terbaru bernama Stream.

Fitur Stream memungkinkan pengguna untuk memindahkan musik, video, dan podcast antaraperangkat yang kompatibel menggunakan suara.

Dikutip dari Phone Arena, Rabu, cara memindahkan musik dengan Google Assistant misalnya dengan memutar musik di Google Home Mini, lalu ucapkan “Hey Google, pindahkan musik ke speaker dapur.”

Selain menggunakan Google Assistant, fitur transfer tersebut juga dapat digunakan pada aplikasi Google Home dengan mengetuk tombol gulir yang akan memungkinkan pengguna untuk melihat semua perangkat di rumah.

Jika memiliki lebih dari satu perangkat Google Home, pengguna dapat mengatur semua speaker atau pengeras suara di aplikasi Home. Pengguna akan dapat mentransfer musik dari satu speaker ke speaker lain.

Fitur Stream kompatibel dengan sejumlah aplikasi musik populer, termasuk YouTube Music, Spotify dan Pandora.

Sejauh ini, fitur tersebut hanya berjalan di YouTube, tetapi akan ada lebih banyak aplikasi yang ditambahkan ke depannya.

Fitur Stream tersebut akan diluncurkan di semua perangkat Chromecast, Google Home, serta Nest.

Baca juga: Google tawarkan mode penyamaran untuk Maps demi lindungi privasi

Baca juga: Google akan luncurkan fitur Live Caption di Pixel 4
 

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Instagram luncurkan fitur Email untuk cegah peretasan

Jakarta (ANTARA) – Instagram meluncurkan fitur keamanan terbaru bernama Email untuk mencegah peretasan (hacking) dan penipuan (phishing).

“Melalui fitur ini, kami ingin memberi kemudahan bagi pengguna untuk memastikan validitas setiap email terkait akun Instagram mereka secara langsung dari layanan Instagram, baik di perangkat mobile maupun desktop,” kata juru bicara Instagram, dikutip dari keterangan pers, Rabu.

Hacking dan phishing merupakan perilaku kejahatan di dunia maya yang sudah lama ada. Namun modus pelaku kejahatan siber saat ini semakin canggih, salah satunya mampu membuat surat elektronik yang mengatasnamakan Instagram.

Fitur Email itu dapat membantu pengguna untuk mengidentifikasi apakah surat elektronik yang mereka terima resmi dikirimkan oleh tim dari Instagram.

Baca juga: Instagram sediakan fitur mode gelap ke Android dan iOS

Fitur tersebut dapat ditemukan di menu Pengaturan (Settings), lalu pilih Keamanan.

Dalam fitur Email dari Instagram, pengguna akan melihat dua tab bernama Keamanan dan Lainnya. Tab Keamanan berisi surat elektronik resmi yang dikirim oleh tim Instagram tentang keamanan akun dan aktivitas login dalam 14 hari belakangan.

Sementara tab “Lainnya” berisi surat elektronik selain urusan keamanan yang dikirim Instagram dalam 14 hari terakhir.

Email dari Instagram merupakan bagian dari kelanjutan komitmen untuk terus menghadirkan fitur-fitur yang dapat membantu menjaga keamanan pengguna, sehingga mereka memiliki pengalaman yang positif saat mengakses platform berbagi foto itu.

Instagram meminta pengguna untuk tidak sembarangan mengklik tautan (link) yang dikirim oleh penipu dengan mengatasnamakan Instagram. Jika tidak sengaja mengklik dan mengalami peretasan, segera laporkan kejadian tersebut ke tim Instagram dan mengatur ulang kata kunci maupun sejumlah fitur keamanan.

Baca juga: Instagram hapus fitur “following”
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Twitter sebut data pengguna telah digunakan untuk iklan

Jakarta (ANTARA) – Twitter mengatakan alamat surat elektronik (email) dan nomor telepon yang diunggah pengguna untuk memenuhi persyaratan keamanan mungkin “secara tidak sengaja” telah digunakan untuk iklan.

Situs micro-blogging tersebut mengatakan masalah itu telah diperbaiki pada 17 September, tanpa mengungkapkan berapa banyak pengguna yang terkena dampak.

“Ini adalah kesalahan dan kami meminta maaf,” kata perusahaan itu dalam kiriman di blog, seperti dikutip dari Reuters, Rabu.

Sejumlah perusahaan media sosial, termasuk Twitter dan Facebook, belakangan mendapat sorotan dari pengguna dan regulator secara global tentang bagaimana platform mereka menangani data pengguna.

Twitter mengatakan ketika pengiklan mengunggah daftar iklan, lis itu mungkin telah dicocokkan dengan orang-orang di platform tersebut berdasarkan email atau nomor telepon yang disediakan oleh pemilik akun.

Twitter mengatakan informasi tersebut tidak dibagikan kepada pihak ketiga, tetapi disediakan secara internal untuk memungkinkan pengguna menerima iklan yang ditargetkan.

Baca juga: Twitter, TweetDeck alami gangguan secara global

Baca juga: Tiga alasan warganet Indonesia kembali ke Twitter
 

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Baru main TikTok? Ini panduan aman bagi pemula

Jakarta (ANTARA) – TikTok, aplikasi video berdurasi singkat, mendukung penggunanya untuk dapat mengabadikan dan membagikan momen berharga langsung dari ponsel.

Untuk menciptakan lingkungan aplikasi yang positif, di mana semua orang merasa aman dan nyaman, berikut adalah beberapa kiat dari Donny Eryastha, Head of Public Policy Indonesia, Malaysia, and Phillipines, yang dapat Anda aplikasikan, seperti dikutip dari siaran resmi TikTok.

Jadikan akun privat
Dengan mengubah akun menjadi pribadi, Anda dapat mengizinkan atau menolak permintaan pengikut serta membatasi konten yang diunggah bagi pengikut Anda saja.

Kunjungi tab Saya, kemudian pilih Privasi dan Pengaturan, dan di bagian Privasi dan Keamanan, ubah akun menjadi Akun Privat.

Sebagai tip, jangan sertakan informasi pribadi ke dalam profil karena informasi tersebut akan dilihat oleh semua pengguna lain meskipun telah mengaktifkan akun pribadi.

Lakukan Penyaringan
Mengaktifkan Mode Terbatas adalah salah satu pilihan dari tingkat pengaturan akun yang dapat membatasi tampilan konten, yang mungkin tidak sesuai dengan semua audiens.

Anda juga memiliki kendali terhadap akun dengan menyaring siapa yang dapat berduet dengan Anda, memberikan komentar, melihat konten dan beberapa video Anda.

Pengguna juga dapat menghapus komentar yang diunggah di video. Caranya, cukup cek preferensi di menu Privasi dan Keamanan.

Laporkan
Apabila menemukan sesuatu yang dapat mengganggu Ketentuan Layanan, segera laporkan agar tim Moderasi TikTok bisa mengulasnya (review) dan mengambil tindakan tepat.

Pengguna dapat melaporkan video, pengguna, atau komentar langsung dari aplikasi. Demi memenuhi kebutuhan itu, TikTok Indonesia memiliki tim moderasi khusus yang siap berjaga selama 24 jam untuk memilah video dan konten yang tidak pantas.

Terapkan gaya hidup digital yang sehat
Memberikan batas waktu mengonsumsi internet terkadang sangat bermanfaat. Dengan mengaktifkan Manajemen Waktu Layar, TikTok dapat mengingatkan kapan harus berhenti dan kembali ke dunia nyata.

Gunakan menu Kesejahteraan Digital di bagian Privasi dan Pengaturan untuk mengatur berapa lama waktu yang ingin dihabiskan di TikTok. Apabila waktu sudah habis, akun Anda akan keluar secara otomatis.

Kata Sandi adalah Kunci
Sebaiknya pilih kata sandi yang kuat untuk akun online apapun, lindungi kata sandi dari hal-hal mengenai situs pihak ketiga, dan pastikan untuk menggunakan kata sandi yang berbeda untuk layanan yang berbeda.

Di TikTok, pengguna dapat melakukan pelaporan dan meminta bantuan apabila melihat hal mencurigakan yang menunjukkan akun mungkin telah diretas.

Baca juga: TikTok larang iklan politik berbayar di platformnya

Baca juga: TikTok sediakan berbagai fitur demi jaga konten positif
 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Instagram sediakan fitur mode gelap ke Android dan iOS

Jakarta (ANTARA) – Instagram menyediakan mode gelap (dark mode) untuk aplikasi mereka di ponsel berbasis Android 10 dan juga iOS 13.

Mengutip laman Phone Arena, Instagram tidak menyediakan toggle untuk menyala-matikan mode gelap itu baik di Android maupun iOS.

Jika ingin aplikasi Instagram berada di dark mode, pengguna harus menggunakan mode gelap di ponsel Android 10.

Begitu juga untuk aplikasi di perangkat iOS. Pengguna harus menyalakan mode gelap di iPhone, lalu sistem akan melacak perilaku tersebut dan menyamakan aplikasi Instagram juga ke mode yang sama.

Sementara itu, Instagram baru saja menghilangkan fitur following karena banyak pengguna yang tidak mengetahui fitur tersebut dan bahkan tidak tahu keberadaannya.

Selain itu, Instagram juga merilis aplikasi terpisah Threads untuk berkomunikasi secara privat dengan teman-teman dekat di platform berbagi foto tersebut.

Baca juga: Instagram hapus fitur “following”

Baca juga: Instagram tambahkan AR di aplikasi untuk coba barang belanjaan
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bukalapak gandeng Google Bisnisku untuk masukkan warung ke Maps

Jakarta (ANTARA) – Bukalapak mengumumkan kerja sama dengan Google Bisnisku untuk memasukkan warung yang menjadi mitra mereka ke aplikasi Google Maps.

“Kami bekerja sama dengan Google untuk meluncurkan Mitra Bukalapak di Google Bisnisku,” kata Presiden Bukalapak Fajrin Rasyid, saat jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Mitra Bukalapak merupakan program dari perusahaan rintisan unicorn tersebut untuk warung atau toko kelontong agar ikut terjangkau teknologi dalam berbisnis.

Mitra Bukalapak diluncurkan pada 2017 dan saat ini sudah 2,5 juta warung di seluruh Indonesia yang bergabung dalam program tersebut.

Sementara Google Bisnisku, atau My Business, merupakan tempat untuk mendaftarkan bisnis misalnya restoran atau kedai kopi, agar tampil di platform Google.

Pada tahap awal kerja sama Bukalapak dengan Google Bisnisku, sudah ada 100.000 warung yang tergabung dalam Mitra Bukalapak yang terdaftar di Google Bisnisku.

Setelah terdaftar, warung Mitra Bukalapak akan muncul di laman pencarian Google atau Google Maps.

Buhari, seorang pemilik warung yang mengikuti program Mitra Bukalapak sejak dua tahun belakangan, berpendapat kerja sama itu akan meningkatkan daya saing usahanya karena warungnya masuk ke laman pencarian Google, seperti toko-toko besar lainnya.

“Kalau di Google, biasanya yang muncul penjual besar seperti minimarket. Dengan Bukalapak memberi kemudahan untuk daftar ke Google Bisnisku, warung menjadi punya daya saing dengan minimarket,” kata Buhari.

Baca juga: Co-founder BukaLapak raih Satyalancana Wira Karya

Baca juga: BukaLapak berencana kembangkan fitur syariah
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Instagram hapus fitur “following”

Jakarta (ANTARA) – Instagram menghapus fitur “following” demi menyederhanakan platform berbagi konten foto dan video tersebut.

“Kesederhanaan menjadi faktor utama (menghilangkan fitur “following”),” kata Head of Product Instagram, Vishal Shah, dikutip dari laman BuzzFeed News, Selasa.

Shah mellihat banyak pengguna Instagram yang tidak menyadari keberadaan fitur maupun kegunaan “following”. Selain itu, bagi mereka yang sudah mengetahui, fitur “following” cukup membuat mereka terkejut karena aktivitas mereka di Instagram diketahui orang lain.

Tab following akan hilang dalam waktu satu pekan.

Baca juga: Facebook rancang aplikasi baru Threads untuk Instagram

Baca juga: Bukan cuma foto, lindungi juga unggahan di Stories

Setelah dihapus, tab “activity” hanya akan memuat aktivitas pengguna sendiri, misalnya siapa saja yang memberi “like” dan komentar hingga saran konten yang mungkin disukai berdasarkan interaksi pengguna dengan konten di Instagram.

Laman Phone Arena menulis fitur “following” sudah ada sejak 2011, lebih dulu dari tab “explore” yang sekarang sangat populer.

Saat pertama kali diluncurkan, “following” menjadi tempat terbaik untuk menemukan konten baru karena pengguna bisa melihat apa saja yang disukai oleh teman-teman mereka.

Sayangnya, saat ini fitur tersebut sudah kehilangan fungsinya dan mungkin digunakan oleh pengguna untuk memata-matai aktivitas teman-teman di Instagram.

Baca juga: Selebgram Iran mirip Angelina Jolie ditangkap

Baca juga: Instagram tambahkan AR di aplikasi untuk coba barang belanjaan

Baca juga: Instagram resmi luncurkan aplikasi terpisah Threads

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

OVO tanggapi kabar titel unicorn

Kami berterima kasih… Pak Menkominfo sudah membuat pernyataan seperti itu

Jakarta (ANTARA) – Platform pembayaran digital OVO menanggapi kabar perusahaan rintisan tersebut sudah berlabel unicorn, namun, tidak mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut.

“Kalau label unicorn, jangan dari kami, masa kami bilang kami ini unicorn, kan tidak,” kata Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra saat ditemui wartawan di Jakarta, Senin.

Baca juga: Menkominfo pastikan OVO jadi unicorn

Karaniya, yang baru saja menjabat sebagai presiden direktur, mengapresiasi pernyataan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara atas titel unicorn OVO.

“Kami berterima kasih dan menghargai ya, Pak Menkominfo sudah membuat pernyataan seperti itu,” kata Karaniya.

Karaniya dalam wawancara tersebut tidak bersedia memberikan valuasi perusahaan maupun sejak kapan mereka menjadi unicorn.

Firma analisis perusahaan CB Insight dalam situs mereka menulis OVO memiliki valuasi sebesar 2,9 miliar dolar per 14 Maret 2019.

Karaniya berharap jika memang mereka dipandang sebagai unicorn, status ini dapat menjadi pemicu lahirnya unicorn-unicorn lain di Indonesia.

Baca juga: OVO jadi unicorn?

OVO mengapresiasi pemerintah, khususnya Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai regulator teknologi finansial atas dukungan yang diberikan hingga perusahaan dapat tumbuh seperti saat ini.

Menkominfo Rudiantara mengonfirmasi bahwa OVO saat ini sudah berstatus unicorn, perusahaan rintisan yang memiliki valuasi di atas 1 miliar dolar.

“Kita patut bersyukur. Target kami sampai akhir 2019 ada lima unicorn. Sebelum akhir tahun ini, sudah ada unicorn baru. Selamat datang kepada OVO yang menjadi unicorn baru Indonesia, yang incorporated atau didirikan di Indonesia,” kata Rudiantara, Sabtu (5/10).

OVO menyusul jejak Bukalapak, Tokopedia dan Traveloka yang sudah lebih dulu menyandang status unicorn. Sementara Gojek, saat ini sudah menjadi decacorn.

Baca juga: Menperin optimis dua ‘unicorn’ tambahan lahir hingga 2024

Baca juga: MIKTI sebut usaha rintisan Indonesia terkendala talenta

Baca juga: Menkominfo bocorkan “startup” unicorn baru dari bidang pendidikan

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

LINE kenalkan fitur berbagi tagihan SPLITBILL

Jakarta (ANTARA) – Aplikasi berkirim pesan LINE menambah fitur berbagi tagihan SPLITBILL setelah survei internal mereka mengemukakan pengguna di Indonesia kerap mengalami kesulitan ketika berbagi tagihan dengan teman.

“LINE Indonesia selalu berupaya untuk terus berinovasi dengan menghadirkan beragam layanan yang inovatif bagi para pengguna agar dapat menggunakan aplikasi LINE secara lebih maksimal. Salah satunya melalui peluncuran fitur LINE SPLITBILL yang bisa membantu pengguna untuk menghitung dan membagi tagihan secara akurat dan mudah,” kata Managing Director LINE Indonesia Dale Kim melalui keterangan resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, dikutip Senin.

LINE pada Februari 2019 mengadakan survei yang diikuti 24.443 responden asal Indonesia, dengan demografi 35 persen perempuan dan 65 persen laki-laki usia 17-40 tahun ke atas. Survei tersebut menyoroti kebiasaan orang Indonesia saat sedang berkumpul dengan keluarga maupun teman.

Sebanyak 68 responden menyukai kebiasaan berbagi tagihan setelah makan bersama. Biasanya pembayaran ditanggung oleh satu orang kemudian yang lainnya mengirimkan uang kepada orang tersebut.

Baca juga: Line kolaborasi dengan seniman lokal buat 40 emoji gratis

Namun, responden juga khawatir hasil perhitungan tagihan tidak akurat, misalnya tidak memasukkan pajak dan biaya lainnya.

LINE SPLITBILL menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR) untuk memindai struk tagihan. LINE mengklaim dapat secara otomatis menghitung tagihan dalam lima detik.

“Penanaman teknologi OCR di dalam fitur LINE SPLITBILL memungkinkan pengguna mendapatkan hasil hitungan yang berakurasi tinggi dengan proses penghitungan yang sangat mudah,” kata Strategy and New Business Director LINE Indonesia Fanny Verona dalam keterangan yang sama.

Cara menggunakan
Pengguna harus memasang aplikasi dan masuk ke akun LINE mereka untuk menghitung tagihan dengan fitur SPLITBILL. Ketuk menu LINE SPLITBILL di menu percakapan LINE. Setelah itu, pindai tagihan langsung dari kamera atau ambil gambar tagihan dari galeri foto ponsel.

Baca juga: Game Hello BT21 sudah bisa dimainkan sekarang

Setelah memindai tagihan, pilih teman yang ada di LINE. Jika teman tidak menggunakan LINE, pengguna dapat memilih opsi tambah seorang teman tanpa LINE (add a friend without LINE).

Cocokkan tagihan sesuai dengan pesanan masing-masing orang. Setelah itu, cek akurasi nominal tagihan yang terdeteksi oleh LINE SPLITBILL.

Setelah selesai menghitung, bagikan tagihan tersebut. LINE mengklaim SPLITBILL secara otomatis menghitung pajak dan biaya layanan restoran.

Baca juga: Line hadirkan stiker BTS BT21

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kelola bisnis online di banyak marketplace gunakan SIRCLO Connexi

Jakarta (ANTARA) – Mengelola bisnis online di banyak marketplace tentu menguras tenaga dan waktu demi memuaskan konsumen dan pelanggan setianya.

Melihat hal itu, startup solusi e-commerce SIRCLO meluncurkan Connexi, platform manajemen bisnis online multichannel berbentuk SaaS (Software-as-a-Service) untuk membantu brand menjalankan bisnis online secara terintegrasi.

“Menggunakan Connexi dapat memudahkan pemilik bisnis untuk mengelola penjualan mereka di berbagai channel e-commerce dalam satu dashboard,” jelas Brian Marshal, CEO SIRCLO, dalam pernyataan persnya, Minggu.

Connexi, menurut Brian, telah terhubung dan terintegrasi ke berbagai marketplace di Indonesia, seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada, Blibli.com, Elevenia, Zalora dan Zilingo.

Connexi juga memungkinkan sinkronisasi penjualan terpadu ke seluruh marketplace serta website toko online yang dibuat melalui SIRCLO Store.

Teknologi Connexi telah digunakan oleh SIRCLO untuk mengelola penjualan online di SIRCLO Commerce. Beberapa brand yang puas menggunakan solusi ini di antaranya Arnott’s, Quaker, KAO, Reckitt Benckiser, L’Oréal Paris, Beiersdorf dan Levi’s.

Secara internal, Connexi berhasil membantu meningkatkan performa penjualan brand-brand tersebut di pasar e-commerce. “Kini, siapa saja bisa menggunakan Connexi dan mengelola penjualan online dengan lebih efisien,” katanya.

Baca juga: Jokowi kenalkan konsep “market place” online kepada petani

Baca juga: Bukalapak uji coba kode QR

Connexi memiliki fitur-fitur yang dapat meningkatkan penjualan dan membantu brand dalam pengelolaan bisnis online; seperti pengelolaan pesanan, integrasi ke berbagai kanal penjualan online hingga proses administrasi pengiriman melalui satu platform.

Melalui Connexi, brand dapat mengunggah produk dalam jumlah banyak ke berbagai marketplace lalu informasi stok barang akan diperbarui secara otomatis. Dengan fitur tersebut, mereka dapat menghemat waktu dan tenaga dalam pengelolaan ribuan pesanan secara sekaligus.

Brand tidak lagi kewalahan dan membatasi diri hanya pada marketplace-marketplace tertentu saja karena limitasi sumber daya dan waktu, karena semuanya sudah bisa diurus melalui satu pintu,” Brian menerangkan.

Selain itu, brand juga dapat menerima dan mengatur semua pesanan yang masuk dari berbagai marketplace secara mendetail melalui fitur pesanan, tanpa perlu khawatir pesanan yang tertukar atau terlewat.

Mengelola setiap penjualan marketplace secara manual umumnya bisa menyita waktu dan sumber daya yang banyak. Proses pengiriman juga bisa dilakukan sekaligus menggunakan sistem nomor resi atau air waybill otomatis yang terintegrasi.

Brand bisa memantau penjualan melalui laporan penjualan terkini tanpa perlu mengakses kanal penjualan online satu persatu. Alhasil, bisa memastikan semua pesanan diantarkan tepat waktu dan kepuasan pelanggan lebih terjamin.

Menurut data McKinsey, nilai keseluruhan pasar e-commerce di Indonesia akan berada di atas angka 65 miliar dolar AS (Rp 922 triliun) dalam 3 tahun mendatang.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pada tahun 2019, total jumlah usaha e-commerce Indonesia mencapai 26,2 juta unit.

SIRCLO, perusahaan penyedia jasa solusi e-commerce untuk membantu brand berjualan online, setiap bulannya telah berhasil memfasilitasi nilai transaksi lebih dari 4 juta dolar AS (Rp56,7 miliar) di ranah digital.

Baca juga: Inovasi sewa kendaraan, Otomo tawarkan mobil listrik hingga pesawat

Baca juga: Menkominfo pastikan OVO jadi unicorn

Baca juga: Sociolla raih pendanaan Seri D senilai Rp567 miliar

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Instagram tambahkan AR di aplikasi untuk coba barang belanjaan

Jakarta (ANTARA) – Instagram terus menambahkan fitur baru ke dalam aplikasinya yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan berbagai cara, salah satunya Augmented Reality (AR) untuk berbelanja.

Dikutip dari Phone Arena, Sabtu, beberapa brand yang menggunakan Instagram untuk menjual produk mereka kini akan dapat menambahkan fitur AR yang memungkinkan pelanggan mencoba produk mereka sebelum mereka membelinya.

Fitur baru tersebut dimaksudkan untuk membantu pengguna Instagram melihat pratinjau produk-produk tertentu yang mereka rencanakan untuk dibeli dan melihat seperti apa penampilan mereka mengenakan produk tersebut.

Untuk mencoba produk-produk baru yang kompatibel dengan AR ini, pengguna Instagram harus terlebih dahulu menemukan produk-produk tertentu yang ditandai oleh tag di sebuah unggahan.

Kemudian, pilih opsi untuk mencoba produk menggunakan filter AR sebelum menambahkannya ke troli barang belanjaan.

Fitur baru tersebut tidak hanya dimaksudkan untuk berbelanja lebih mudah, karena pengguna Instagram dapat berbagi pengalaman AR tersebut di Stories, yang juga akan terhubung ke produk asli sehingga pengguna lain dapat mencobanya.

Baca juga: Instagram tambah fitur laporkan hoaks

Baca juga: Facebook rancang aplikasi baru Threads untuk Instagram

Baca juga: Instagram dan WhatsApp dapat nama tambahan dari Facebook

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Instagram resmi luncurkan aplikasi terpisah Threads

Jakarta (ANTARA) – Facebook Inc, induk Instagram, resmi meluncurkan aplikasi terpisah Threads dari Instagram (Threads from Instagram) untuk berbagi pesan berbasis kamera ponsel.

“Tahun lalu, Instagram telah meluncurkan fitur untuk membagikan konten di Feed dan Stories dengan segelintir orang-orang terdekat saja, atau lebih dikenal dengan fitur Teman Dekat (Close Friends),” kata Direktur Produk Instagram, Robby Stein, dalam keterangan resmi, Jumat.

“Instagram menyadari bahwa pengguna, khususnya mereka yang berusia muda, juga membawa pengalaman personal ini di fitur pesan Instagram (DM), di mana mereka bisa berbagi pesan dengan orang-orang terdekat mereka lewat teks, foto, video, emoji, GIF, dan lainnya, ” kata dia.

Baca juga: Buntut Cambridge Analytica, Facebook tangguhkan puluhan ribu applikasi

Threads merupakan aplikasi terpisah untuk berkomunikasi secara lebih privat dengan teman-teman di platform Instagram.

Platform Threads dirancang untuk berkomunikasi secara visual, pengguna bisa berbagi foto dan vidso secara lebih cepat dengan teman-teman terdekat di Instagram.

Komunikasi melalui Threads berbasis pada kamera, setelah mengambil foto, pengguna dapat mengirimkan ke teman hanya dengan dua ketukan.

Threads juga memiliki fitur Status untuk membagikan dengan teman terdekat apa yang sedang dikerjakan, seperti sedang belajar atau sedang di jalan tanpa secara rinci menyebut lokasi tempat pengguna berada. Pengguna bisa memilih untuk menyalakan atau mematikan fitur ini serta dengan siapa saja mereka berbagi Status.

Meski pun percakapan lebih privat lewat Threads, Instagram tetap memiliki fitur Direct Message. Pesan-pesan dari teman dekat di Threads juga akan masuk ke DM Instagram.

Aplikasi Threads tersedia untuk sistrm operasi Android dan iOS.

Baca juga: Demi kesehatan mental, alasan Facebook sembunyikan jumlah “like”

Baca juga: Facebook uji coba sembunyikan jumlah “like”

Baca juga: Perhatikan lima cara ini agar akun Facebook aman

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

OVO jadi unicorn?

Jakarta (ANTARA) – Penyedia layanan dompet digital OVO dikabarkan sudah berstatus unicorn sejak beberapa bulan belakangan.

Firma analisis perusahaan, CB Insight, yang juga membuat daftar unicorn dunia, dalam situs mereka menulis valuasi OVO senilai 2,9 miliar dolar atau sekitar Rp41 triliun.

Situs CB Insight mencatat valuasi OVO sebesar itu sejak 14 Maret 2019.

OVO belum merespons untuk mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut.

Baca juga: Traveloka: Investasi kami terserap di Indonesia

Baca juga: Thomas Lembong beberkan mengapa 4 unicorn Indonesia diklaim Singapura

Jika benar OVO memiliki valuasi lebih dari 1 miliar dolar, mereka menjadi perusahaan rintisan kelima yang menyandang status unicorn di Indonesia.

Tiga perusahaan Indonesia saat ini sudah berstatus unicorn, yaitu Traveloka, Bukalapak dan Tokopedia, sementara Gojek sudah naik satu tingkat lebih tinggi, menjadi decacorn.

Baca juga: Menkominfo bocorkan “startup” unicorn baru dari bidang pendidikan

Baca juga: Wapres sebut “unicorn” di Indonesia sama saja seperti koperasi

Baca juga: Semester I 2019, Bukalapak raup transaksi penjualan Rp71,2 triliun

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

TikTok larang iklan politik berbayar di platformnya

Jakarta (ANTARA) – Aplikasi video asal China TikTok menyatakan pada Kamis, tidak akan mengizinkan iklan politik berbayar di platformnya karena dianggap tidak sesuai dengan pengalaman yang ingin diberikan kepada jutaan penggunanya.

Diciptakan oleh Beijing Bytedance Technology Co, TikTok memungkinkan pengguna untuk membuat dan berbagi video pendek dengan efek khusus, dan sangat populer di Asia Tenggara, termasuk India.

“Kami tidak akan mengizinkan iklan berbayar yang mempromosikan atau menentang kandidat, pemimpin saat ini, partai atau kelompok politik, atau masalah di tingkat federal, negara bagian, atau lokal – termasuk iklan terkait pemilu, iklan advokasi, atau iklan terkait isu,” ujar wakil presiden Global Business Solutions TikTok, Blake Chandlee, dalam sebuah unggahan blog, yang dilansir Reuters, Jumat.

Menurut laporan South China Morning Post, Juli, TikTok mencapai angka 500 juta pengguna aktif bulanan secara global.

Dengan hadirnya selebritas seperti Ariana Grande dan Katy Perry, platform itu menjadi hits di kalangan remaja dan milenial.

Baca juga: Saluran TikTok BTS ditonton 100 juta kali dalam lima hari

Baca juga: TikTok sediakan berbagai fitur demi jaga konten positif
 

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tips menjadi pejuang antihoaks di grup WhatsApp

Jakarta (ANTARA) – Pelaksana Tugas Direktur Eksekutif ICT Watch, Widuri, berbagi tips menjadi pejuang antihoaks di grup aplikasi WhatsApp, salah satunya dengan menghubungi teman yang menyebarkan hoaks tersebut lewat percakapan pribadi (personal chat).

“Japri dulu. Jangan langsung to the point di grup. Karena orang kalau ditegur di grup, resistensi untuk menyangkalnya tinggi,” ujar Widuri saat ditemui usai peluncuran platform Hoaxplay.com di Jakarta, Kamis.

Setelah menegur lewat personal chat, para pejuang anti-hoaks sebaiknya mengirim tautan tandingan konten hoaks tersebut.

Bagi pengirim pesan hoaks, Widuri menilai fitur hapus pesan dalam grup WhatsApp cukup membantu menekan penyebaran informasi bohong itu.

Baca juga: Hoaxplay.com, situs pelawan hoaks demi literasi digital

Widuri mengatakan pengirim pesan hoaks semestinya meminta maaf atas konten yang dikirimnya dalam grup percakapan itu.

“Pertama, yang harus dilakukan minta maaf. Kemudian, memberikan berita counter-nya. Jadi, ‘Mohon maaf yang tadi saya sebarkan salah. Ini berita yang benarnya.’ Jadi, orang yang menyebarkannya lagi tahu kebenarannya,” kata Widuri.

Namun, Widuri menyayangkan orang-orang yang kemudian mengetahui konten yang dikirimnya ke grup percakapan adalah konten hoaks seringkali tidak mau meminta maaf, apalagi menyebarkan unggahan anti-hoaks.

Baca juga: Hoaks, Kementerian Kominfo batasi akses internet di Twitter

Padahal, ICT Watch bersama sejumlah platform pendukung gerakan melawan hoaks telah menyediakan sejumlah konten untuk melawan konten hoaks.

“Kami sedih karena kami sudah nyediain counter-counter-nya. Tapi, enggak viral seperti hoaks-nya. Setiap kali kami sebar konten, pihak yang menyebar konten anti-hoaks itu sedikit,” ujar Widuri.

Widuri juga meminta keterlibatan para pengguna aplikasi percakapan di ponsel pintar. “Bagi Anda yang mengetahui sebuah postingan itu hoaks, tolong jangan diam saja. At least do something,” katanya.

Baca juga: Perangi hoaks, Kominfo gelar diskusi publik

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hoaxplay.com, situs pelawan hoaks demi literasi digital

Jakarta (ANTARA) – Platform edukatif untuk anak muda Hoaxplay meluncurkan situs web Hoaxplay.com sebagai media pembelajaran mandiri untuk meningkatkan literasi digital dalam melawan informasi palsu atau berita bohong yang tersebar di Internet.

“Program antihoax itu menyasar anak muda, siswa SMA, dan mahawsiswa. Kami ingin mereka bukan hanya mengerti hoaks, tetapi menjadi pejuang antihoax,” ujar Project Officer Hoaxplay.com, Nisrina Nadhifah, di Jakarta, Kamis.

Sesuai namanya yang mengandung kata “play,” Hoaxplay.com bukan hanya berisi bahan bacaan dengan gaya populer untuk membantu anak muda memahami materi melainkan juga konten audio-visual, infografis, bahkan permainan digital.

“Mereka diajak bermain, bukan belajar atau menghapal materi. Permainan itu semacam stages. Games itu bisa di-share, juga level up trus sampai pada akhir memberikan tips praktis,” kata Nisrina.

Baca juga: Hoaks, Kementerian Kominfo batasi akses internet di Twitter

Nisrina mengatakan platform tersebut dibuat dengan menarik agar anak muda tidak merasa di-gurui.

“Kami tidak mau mendikte anak muda. Kami memberi kekuasaan kepada mereka untuk mencari tahu langkah mem-filter informasi hanya membekali pemahaman terkait disinformasi dan hoaks,” ujar dia.

Wadah edukatif tersebut ditujukan kepada anak muda usia 15-22 tahun. Lima langkah yang bakal menjadi bekal untuk melawan hoaks atau berita bohong adalah melatih daya berpikir kritis, tipologi informasi, teknik mendeteksi dan merespons hoaks, cara menyikapi hoaks yang beredar di lingkungannya, dan mengajak orang di sekitar untuk turut melawan hoaks.

Baca juga: Rendahnya literasi sebabkan hoaks bisa menjadi pemecah belah bangsa

Nisrina mengatakan proses pengembangan platform tersebut memakan waktu 10 bulan, dengan pengembangan modul langsung bersama anak SMA dan mahasiswa.

Setelah melewati berbagai desain, permainan digital dipilih karena sesuai dengan usia yang disasar.

Nisrina berharap modul Hoaxplay dapat digunakan oleh lembaga lain yang juga bergerak dalam literasi digital.

Baca juga: Polri beri masyarakat literasi bahaya hoaks

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cara aktifkan fitur “Restrict” di Instagram untuk cegah perundungan

Jakarta (ANTARA) – Instagram, Kamis, meluncurkan fitur “Restrict” atau Batasi untuk melindungi pengguna mereka, khususnya remaja dari perundungan (bullying) di dunia maya.

Bullying adalah isu yang kompleks, dan kami tahu anak remaja kerap menghadapi isu ini di dunia maya tapi mereka kadang merasa sungkan untuk melaporkan atau memblokir teman yang mengolok-olok mereka,” kata Instagram dalam keterangan resmi, yang diterima di Jakarta.

“Fitur Batasi didesain untuk membatasi interaksi negatif di Instagram tanpa harus diketahui oleh orang tersebut.”

Cara mengaktifkan fitur tersebut dengan menggeser ke kiri pada komentar negatif atau buka profil orang yang ingin dibatasi, kemudian pilih opsi “Restrict” atau Batasi.

Fitur itu dapat diaplikasikan pada akun-akun yang gemar meninggalkan komentar negatif di unggahan pengguna. Setelah fitur Batasi aktif, komentar dari orang yang dibatasi secara otomatis hanya dapat dilihat oleh orang tersebut.

“Anda, pengikut Anda, dan orang-orang lainnya tidak bisa melihat komen tersebut,” kata Instagram.

Instagram tetap memberi pilihan untuk melihat komentar negatif itu. Pengguna memiliki kendali untuk menghapus komentar, membiarkan atau mengizinkan komentar tersebut dapat dilihat oleh semua orang.

Fitur Batasi juga berlaku untuk Direct Message. Pesan dari akun yang dibatasi akan masuk ke Message Request dan si pengirim tidak akan tahu apakah pesan sudah dibaca atau belum.

Akun yang telah dibatasi tidak bisa melihat kapan pengguna aktif di Instagram. Pengguna juga tidak akan mendapat notifikasi jika akun yang dibatasi berinteraksi dengan pengguna, misalnya memberikan komentar.

Baca juga: Instagram luncurkan fitur baru untuk lawan perundungan daring

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Google tawarkan mode penyamaran untuk Maps demi lindungi privasi

Jakarta (ANTARA) – Alphabet Inc’s Google meluncurkan fitur baru untuk melindung privasi dalam Maps, YouTube, dan layanan asisten suara, dengan opsi seperti mode penyamaran serta penghapusan data otomatis, sebagaimana dilansir dari Reuters.

Google segera meluncurkan sejumlah fitur terkait privasi, setelah sejumlah media sosial dan perusahaan pencarian daring menghadapi banyak keluhan tentang bagaimana mereka menangani data pengguna.

Mode penyamaran di Google Maps akan berhenti menyimpan aktivitas peta pada akun pengguna, termasuk lokasi yang dicari, meskipun mode tersebut akan menghilangkan hasil personalisasi pengguna.

Google juga meluncurkan fitur baru “Password Checkup” untuk pemeriksaan kata sandi, yang berfungsi memberitahu pengguna apakah akun mereka telah disusupi, atau pengguna memiliki kata sandi yang lemah.

Google juga menyatakan akan memperluas opsi penghapusan otomatis pada YouTube, dengan membantu pengguna menetapkan periode waktu untuk penghapusan data secara otomatis.

Dalam beberapa minggu lagi, Google juga akan meluncurkan opsi untuk menghapus aktivitas asisten suara dengan menggunakan perintah lisan pengguna.

Baca juga: Google akan luncurkan fitur Live Caption di Pixel 4

Baca juga: Google luncurkan “Google Play Pass”, pesaing Apple Arcade
 

Penerjemah: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Twitter alami gangguan secara global

Jakarta (ANTARA) – Layanan media sosial Twitter mengalami gangguan yang berdampak secara global pada pengguna mereka, termasuk untuk platform TweetDeck, pada Rabu.

“Kami sedang mengalami pemadaman di Twitter dan TweetDeck. Anda mungkin mengalami kesulitan mencuit, mendapat notifikasi, atau melihat DM. Kami sedang mengatasinya dan akan segera kembali normal,” demikian unggahan akun @TwitterSupport.

Pantauan ANTARA di Jakarta, para pengguna Twitter mengalami kesulitan untuk memperbarui lini masa mereka, bahkan sama sekali tidak bisa menggunakan fitur pencarian (search) meskipun belum memasukkan kata kunci.

Baca juga: Di balik para “mimin” Twitter

Muncul pesan berbunyi “sorry, that page doesn’t exist” atau laman yang dicari tidak ada ketika membuka fitur “search”.

Menurut situs Downdetector, laporan gangguan Twitter per pukul 15.00 WIB terbanyak berasal dari Jepang, Thailand, China, Malaysia, dan sejumlah negara di kawasan Eropa Barat. Jumlah laporan gangguan di situs tersebut mencapai 1.404 laporan.

Sementara menurut situs Outage.report, dikutip dari Reuters, laporan gangguan Twitter mencapai 4.000 antara lain dari Jepang, Kanada, dan India.

Baca juga: Empat tips jadi terkenal lewat cuitan

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

iOS dan Android lama tak bisa pakai WhatsApp mulai Februari 2020

Jakarta (ANTARA) – Aplikasi pesan instan WhatsApp mengumumkan mereka tidak lagi memberi dukungan untuk sejumlah sistem operasi iOS lama di perangkat iPhone.

“Aplikasi WhatsApp untuk iPhone memerlukan iOS 9 atau yang lebih baru. Untuk iPhone iOS 8 dan yang lebih lama, Anda tidak lagi dapat membuat akun baru ataupun memverifikasi ulang akun yang sudah ada,” tulis WhatsApp di laman resmi mereka.

Pengguna iOS 8 dan versi yang lebih lama hanya dapat menggunakan WhatsApp hingga 1 Februari 2020, setelah itu, mereka tidak bisa lagi berkirim pesan lewat WhatsApp.

WhatsApp menyarankan pengguna untuk menggunakan iOS versi terbaru yang dapat dipasang di iPhone agar terus dapat menggunakan platform pesan instan tersebut.

WhatsApp menyinggung kecenderungan pengguna untuk melakukan “jailbreak“, memodifikasi iOS agar dapat dipasangi aplikasi atau fitur tertentu. Meski pun tidak secara eksplisit melarang “jailbreak“, WhatsApp terang-terangan tidak mendukung aksi tersebut.

“Kami tidak secara eksplisit melarang penggunaan perangkat yang telah di-jailbreak. Akan tetapi, modifikasi seperti ini dapat memengaruhi fungsionalitas perangkat Anda, dan kami tidak dapat memberikan dukungan untuk perangkat yang menggunakan versi sistem operasi iPhone yang telah dimodifikasi,” kata WhatsApp.

Sementara untuk sistem operasi Android, WhatsApp juga sudah tidak lagi mendukung versi 2.3.7 Gingerbread dan yang lebih lama mulai tahun depan.

“Untuk Android versi 2.3.7 dan yang lebih lama, Anda tidak bisa lagi membuat akun baru atau verifikasi ulang akun yang sudah ada,” kata WhatsApp.

Android Gingerbread dan versi lebih lama juga hanya mendapat akses ke WhatsApp hingga 1 Februari 2020.

Baca juga: WhatsApp sedang kembangkan fitur pesan temporer

Baca juga: WhatsApp dicibir Telegram dan penggunanya
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

WhatsApp sedang kembangkan fitur pesan temporer

Jakarta (ANTARA) – WhatsApp dikabarkan sedang mengembangkan fitur pesan temporer, bernama “disappearing messages” yang akan hilang sendiri setelah dibaca oleh peneriman pesan.

Dikutip dari laman WABetaInfo, WhatsApp memasukkan fitur itu ke versi beta 2.19.275 di Google Play Beta Program. Setiap pesan yang diatur sebagai “disappearing messages” secara otomatis akan hilang setelah beberapa waktu.

Fitur pesan temporer itu berlaku untuk grup obrolan. Setelah fitur aktif, pesan akan hilang dan tidak ada label pesan telah dihapus seperti yang ditemukan dalam fitur hapus pesan.

Berdasarkan tangkapan layar yang diunggah oleh WABetaInfo, WhatsApp memberikan interval 5 detik dan satu jam, setelah itu pesan akan hilang.

Fitur “disappearing messages” saat ini masih berada di tahap pengembangan alpha, atau baru saja dikerjakan. Belum ada kepastian kapan fitur ini akan hadir di aplikasi WhatsApp.

Pesan temporer yang otomatis menghilang itu juga sering disebut sebagai “self destructing message” di platform berbagi pesan. WhatsApp cukup tertinggal memiliki fitur tersebut di platform mereka.

LINE pernah memiliki fitur serupa bernama “hidden chat”, sementara Telegram menamai fitur seperti itu sebagai “secret chat”.

Baca juga: WhatsApp dicibir Telegram dan penggunanya

Baca juga: Fitur penting WhatsApp untuk menjaga privasi
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019