80 persen karyawan startup SIRCLO kaum milenial

Jakarta (ANTARA) – SIRCLO, startup penyedia layanan e-commerce, mengungkapkan bahwa 80 persen dari 206 karyawannya merupakan kaum milenial yang berusia antara 21-30 tahun dan 90 persen dari mereka bersedia merekomendasikan perusahaannya kepada orang lain sebagai tempat kerja yang baik.

Ada tiga alasan yang mendasari mereka memberikan rekomendasi positif tentang SIRCLO, yakni karena tingkat kepuasan pribadi, penghargaan terhadap karier, dan insentif yang tinggi, menurut hasil survei Young Leaders for Indonesia.

Recruitment & Employer Branding Lead SIRCLO, Adila Ganiyha Fitri, dalam keterangan persnya dikutip Kamis mengatakan bahwa SIRCLO berkomitmen untuk mewujudkan work-life balance yang sesungguhnya. “Kami memberikan kepercayaan pada karyawan untuk menggunakan hak remote working atau bekerja di luar kantor.”

Ketika mereka dibutuhkan di rumah dan mampu bekerja dari jauh, SIRCLO mendukung. Tapi, perusahaan ini percaya bahwa bertatap muka bersama kolega kerja juga penting karena nilai kekeluargaan tidak bisa dibangun dengan hanya lewat komunikasi online saja.

Sejalan dengan hasil temuan Flexjobs yang dirilis Agustus 2018, 78 persen karyawan milenial mengaku akan lebih loyal pada suatu perusahaan jika mereka diberikan waktu dan cara kerja yang fleksibel.

Sementara survei Deloitte Millenial pada 2016, 95 persen responden milenial mengatakan bahwa work-life balance adalah faktor utama mereka dalam memilih pekerjaan.

Selain fleksibilitas karyawan, SIRCLO juga menumbuhkan kultur perusahaan yang kolaboratif dan menekankan pentingnya budaya berbagi pengetahuan. Secara reguler, tim SIRCLO mengadakan sesi town hall meeting, dimana semua karyawan, dari level manager sampai paling junior, bergabung untuk mendapatkan informasi seputar perkembangan perusahaan dari CEO.

“Kami juga sering mengadakan sesi edukasi dan pelatihan, di mana kami mengangkat suatu topik yang dibawakan oleh tim internal (seperti tim teknologi atau pemasaran), maupun pembicara dari luar, guna berbagi pengalaman dan pengetahuan pada suatu topik,” ungkap Adila.

Berbeda dari perusahaan pada umumnya, SIRCLO membuka diri terhadap pelamar yang ingin mendaftar pada lowongan yang berbeda dari jurusan kuliah. Penilaian terhadap pelamar akan didasarkan pada pengalaman kerja, rekam jejak, serta karakter masing-masing.

“Begitu aplikasi diterima, kami akan melakukan screening. Lalu jika lolos, kandidat akan mengikuti tes teknik dan wawancara bersama Human Resources. Langkah yang terakhir adalah wawancara terakhir dengan manajer divisi. Jika terpilih, maka kandidat bisa langsung bergabung dalam tim SIRCLO,” tambah Adila.

Baca juga: Kreativitas kaum milenial berdampak pada perekonomian nasional

Baca juga: SIRCLO fasilitasi transaksi Rp500 miliar selama 2018

Baca juga: Bersaing dengan milenial, generasi Z juga makin gemar melancong dan berfoto

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019