Aplikasi edit wajah Zao dicurigai tidak aman

Jakarta (ANTARA) – Setelah FaceApp, kini muncul aplikasi untuk mengedit wajah dari China, Zao, yang dapat mengubah wajah penggunanya menjadi selebriti terkenal.

Zao, dikutip dari Reuters, dirilis di iOS China pada Minggu (1/9). Popularitas Zao langsung meroket di negara asalnya, sampai Momo, pengembang Zao, melalui media sosial Weibo menuliskan server mereka nyaris jebol karena lonjakan jumlah penggguna itu.

Untuk memakai Zao, pengguna harus mendaftar dengan memasukkan nomor ponsel. Setelah itu, mereka bisa mengunggah foto wajah. Pengguna bisa memilih video dari sejumlah artis terkenal lalu menggantinya dengan wajah mereka.

Baca juga: Menkominfo: Hati-hati gunakan aplikasi FaceApp

Selebriti yang masuk ke aplikasi Zao antara lain Leonardo DiCaprio dan Marilyn Monroe.

Jika foto telah selesai diedit, pengguna bisa membagikan foto itu ke media jejaring sosial.

Zao akhirnya mendapat kritik tajam setelah aplikasi tersebut viral. Para pengguna protes mengenai kebijakan privasi yang diterapkan.

Salah satu kesepakatan pengguna di Zao adalah konsumen yang mengunggah foto ke Zao setuju untuk memberikan hak kekayaan intelektual dan mengizinkan Zao menggunakan foto tersebut untuk tujuan pemasaran.

Baca juga: Pakar sebut FB, IG, dan Google lebih berbahaya daripada FaceApp

Zao melalui Weibo menyatakan akan mengatasi masalah tersebut.

“Kami sepenuhnya paham kekhawatiran orang terhadap masalah privasi. Kami menerima pertanyaan-pertanyaan kalian. Kami akan memperbaiki area yang belum kami pertimbangkan dan membutuhkan waktu,” kata Zao.

Zao dibuat oleh Momo Inc. Perusahaan itu sebelumnya membuat aplikasi kencan yang lantas berubah menjadi layanan livestreaming. Momo Inc. terdaftar di bursa New York Stock Exchange sejak 2014.

Baca juga: Kominfo imbau masyarakat hati-hati sebelum unduh aplikasi

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019