Di Twitter, Grab umumkan aturan dokumentasi di kendaraan

Jakarta (ANTARA) – Grab Indonesia mengunggah pengumuman dengan nuansa canda di akun Twitter, Senin. Admin Twitter Grab yang menambahkan keterangan “yang gajinya belum naik” itu mengunggah peraturan mendokumentasikan kegiatan di Grab.

Dalam unggahan tersebut, admin Grab Indonesia menulis penumpang diizinkan berswafoto atau mengambil video “boomerang” saat menggunakan layanan GrabCar untuk diunggah di Instagram Stories.

“Biasanya dengan caption ‘Dianter abang Grab mulu, kapan dianter kamu?”

Sementara untuk penumpang layanan ojek atau GrabBike, admin Twitter menyarankan untuk tidak mendokumentasikan apa-apa, sambil menambahkan “apalagi sambil ngajak driver-nya bikin video tiktok.”

Grab dalam pengumuman itu juga menambahkan harapannya agar dokumentasi yang dibagikan di dunia maya dipilih secara bijak karena “aku ingin memastikan kamu viral di jalan yang baik” serta karena “Netizen akan memberikan penilaian kejam jika kamu posting di medsos.”

Pengumuman itu disertai keterangan bahwa peraturan bisa berubah sewaktu-waktu dan warganet diminta untuk tidak lupa mengikuti akun resmi tersebut.

Pada akhir pengumuman, Grab membubuhi tanda tangan yang bentuknya mirip seperti motor.

Unggahan itu disambut respons jenaka dari akun Twitter Wikipedia bahasa Indonesia yang mengunggah pengumuman untuk pemakai wikipedia.

Para warganet punya respons bervariasi atas unggahan tersebut. Ada yang berkomentar soal tanda tangan dengan bentuk unik, ada yang berseloroh itu adalah upaya agar admin Grab dinaikkan gajinya, ada pula yang mengomentari sang administrator sebagai penggemar Game of Thrones karena terselip “GOTS08JELEK” di nomor pengumuman.

Sebelumnya, Maskapai Garuda Indonesia mengeluarkan imbauan kepada penumpang yang ingin mendokumentasikan kegiatan di pesawat untuk menghormati privasi penumpang lain dan awak pesawat yang sedang bertugas.

Baca juga: Garuda cabut larangan memotret di pesawat ganti dengan imbauan

Petinggi Boeing datangi kantor Garuda Indonesia

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019