Hoaks pekan ini: foto Kaesang kibarkan bendera PKI hingga surat suara dicetak

Jakarta (ANTARA News) – Subdit pengendalian konten internet Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) merilis laporan isu hoaks pekan ini.

Dalam laporan yang diterima di Jakarta, Jumat, tersebut tercatat sepuluh hoaks pekan ini.

1. Tujuh kontainer surat suara sudah dicoblos di Tanjung Priok
Pada 9 Januari, publik tengah dibuat heboh dengan isu adanya surat suara yang telah dicoblos sebanyak 7 kontainer di Tanjung Priok yang beredar sejak 2 Januari 2019.

Dikutip dari laporan hoaks dari Kominfo, Komisi Pemilihan Umum (KPU) segera membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa berita itu adalah hoaks.

Bantahan juga disampaikan oleh Komisioer KPU, Pramono Ubaid Tanthowi mengatakan hingga saat ini belum ada surat suara untuk Pemliu 2019 yang dicetak.

2. Foto Kaesang Pangarep mengibarkan bendera PKI
Pada 9 Januari, media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah foto yang menampilkan sekelompok anak muda tengah membawa sebuah bendera bergambar palu arit yang diidentikasikan dengan lambang PKI.

Dalam foto tersebut salah seorang anak muda yang berada di baris paling pinggir sebelah kanan diklaim sebagai sosok Kaesang Pangarep putra bungsu Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Faktanya, laporan Kominfo menyebutkan bahwa sosok anak muda yang dimaksud bukanlah Kaesang Pangarep. Setelah ditelusuri ditemukan foto dengan lokasi dan latarbelakang yang sama namun dengan formasi barisan yang berbeda dari sekelompok pemuda tersebut.

3. Rekaman suara adanya potensi gempa 8 SR di Krakatau
Pada 9 Januari, sebuah rekaman suara yang menyebutkan informasi tentang adanya potensi Gempa berkekuatan 8 Skala Richter di Krakatau beredar melalui pesan WhatsApp dan membuat resah banyak masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, pihak BMKG Kabag Humas BMKG Taufan Maulana menegaskan bahwa rekaman audio pendek sekitar 1 menit 34 detik yang memberitahukan bahwa menurut BMKG akan terjadi letusan Gunung Anak Krakatau yang menghasilkan gempa dengan skala 8 SR di wilayah Lampung dalam waktu dekat adalah hoax.

4. Ustadz Arifin Ilham meninggal dunia
Faktanya Muhammad Amer Azzikra dan Alvin Faiz yang tidak lain merupakan dua putra Ustadz Arifin Ilham memberikan klarifikasi melalui unggahan storynya jika informasi yang disebar oleh orang tak bertanggung jawab mengenai kabar meninggalnya sang Ustaz tersebut adalah tidak benar alias hoaks.

5. Makruf Amin, Jokowi pewaris Indonesia karena beliau cucu Sunan Kalijaga
Setelah ditelusuri lebih lanjut, menurut laporan Kominfo, tidak ditemukan judul berita yang menyebut demikian.

6. Hoaks surat suara KPU sudah dicetak
Telah beredar di media sosial facebook di dalam postingan tersebut mengatakan telah tercetak surat suara sebelum tanggal 1 januari 2019.

Padahal, dikutip dari laporan Kominfo, tanggal 4 Januari baru di lakukan kesepakatan dan validasi surat suara yang akan di tanda tangani oleh masing-masing pasangan calon. Setelah proses validasi, ada proses lelang, sehingga hal tersebut merupakan postingan yang salah karena proses pembuatan surat suara masih dalam proses.

7. Hoaks Jokowi “PKI itu tidak bersalah apalagi mengancam, yang berbahaya itu Islam radikal!”
Telah beredar di media sosial sebuah artikel situs yang menerangkan bahwa Jokowi telah mengatakan PKI itu tidak bersalah apalagi mengancam, yang berbahaya itu islam Radikal.

Menurut laporan Kominfo, pihak Istana melalui Sekretariat Presiden, Jokowi tidak berbicara soal PKI. Apalagi membela PKI dan mengatakan PKI sebagai korban. Jokowi membahas ancaman terhadap Pancasila secara umum.

8. Video Anggota Panwaslu dan KPU buka belang lembaganya dalam Forum Rapat
Telah beredar di media sosial sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita berjilbab merah tengah marah-marah dalam sebuah rapat yang dinarasikan sebagai anggota Panwaslu dan KPU yang tengah membuka persoalan telah terjadinya kecurangan dalam tubuh panwaslu dan KPU.

Faktanya, video tersebut sebenarnya berisikan rapat koordinasi antara KPUD Lampung, Bawaslu Lampung, kepolisian, kejaksaan, dengan DPRD Lampung. Adapun Wanita yang berbicara dalam video tersebut bukan anggota Panwaslu ataupun KPU.

9. Ketua KPU adalah saudara kandung Soe Hok Gie
Telah beredar sebuah foto di sosial media(Facebook) Ketua KPU, Arief Budiman dan So Hok Gie, yang diklaim sebagai saudara kandung.

Faktanya, dikutip dari laporan Kominfo, adalah saudara kandung Soe Hok Gie bukanlah Arief Budiman yang saat ini menjabat sebagai Ketua KPU, melainkan Arief Budiman, aktivis demonstran angkatan ’66 (Gerakan mahasiswa tahun 1966) yang juga pernah menjabat sebagai Guru Besar di Universitas Melbourne, Australia.

10. Hoaks pekerja lokal tambang nikel tidak boleh sholat jumat oleh perusahaan China
Telah beredar di media sosial sebuah video yang menampakkan seseorang yang tidak bisa berbahasa Indonesia dan hanya memperbolehkan karyawannya shalat secara bergantian.

Setelah ditelusuri, menurut laporan Kominfo, video tersebut memang benar terjadi, video itu diunggah pertama kali oleh akun Kaiza Eqio pada 21 Mei 2017.

Dari hasil pemeriksaan, kejadian tersebut murni miskomunikasi karena kekurangpahaman pengawas tersebut mengenai aturan Shalat Jumat yang berbeda dengan shalat fardu lima waktu. Pengawas tersebut hanya memahami bahwa Shalat Jumat juga bisa dilakukan secara bergantian seperti halnya shalat lima waktu.

Baca juga: Kominfo bantah blokir Mobile Legends akhir Januari

Baca juga: Kementerian Kominfo identifikasi 62 konten hoaks Pileg dan Pilpres

Baca juga: Hoaks Alat pendeteksi Terjadinya Letusan Gunung Agung

Pewarta:
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019