Tiga tantangan industri barang-barang konsumen 2019

Jakarta (ANTARA News) – Nilai pasar perdagangan elektronik (e-commerce) Indonesia tahun 2022 memang diprediksi mencapai 65 miliar dolar AS (Rp948 triliun), namun ada tiga tantangan yang harus dijawab oleh pelaku industri ini di dalam negeri.

Tiga tantangan utama yang harus dihadapi pelaku industri e-commerce, khususnya sektor barang konsumen yang bergerak cepat (fast-moving consumer goods/FMCG), di Indonesia ke depan, yakni soal sumber daya manusia dan finansial, menjamurnya marketplace, serta data konsumen.

Bisnis FMCG banyak yang kesulitan membangun keterampilan baru karena keterbatasan sumber daya manusia dan finansial, kata Brian Marshal, CEO penyedia layanan solusi e-commerce, SIRCLO, dalam pernyataannya yang diterima ANTARA, Selasa.

Misalnya, ketika usaha ritel hendak beralih ke kanal penjualan digital, maka dibutuhkan karyawan yang memahami infrastruktur informatika dan teknologi. Padahal, tidak semua pelaku usaha memiliki modal dan pembiayaan untuk merekrut karyawan secara permanen.

Tantangan kedua, menurut Brian, hadirnya banyak kanal penjualan online, mulai dari website sendiri hingga platform marketplace, akan membuat banyak brand kewalahan menjalankan tugas-tugas administratif.

Penjual harus selalu siap sedia untuk membalas pesan satu per satu, menjawab komplain, atau mengecek stok secara manual. Pekerjaan repetitif ini menjadi beban yang mengonsumsi banyak waktu karyawan.

Sementara tantangan ketiga, lanjut Brian, pelaku usaha harus bisa memanfaatkan kompilasi data tentang konsumen, karena tanpa itu, mereka tidak bisa memaksimalkan strategi penjualannya di berbagai platform digital.

Dengan mengakses data seperti itu, pelaku bisnis FMCG bisa membuat kampanye atau promosi yang sesuai. Data dan fakta tersebut menjadi kunci penting dalam memahami preferensi konsumen dan menawarkan barang atau produk yang sesuai kebutuhan mereka.

Tantangan-tantangan itu lah yang mendorong Brian Marshal mencetuskan ide untuk mendirikan SIRCLO Commerce.

“Kami ingin membantu para pelaku usaha FMCG untuk memanfaatkan sistem yang efisien dan lebih terjangkau. Dengan begitu, mereka dapat menekan biaya operasional dan mendorong pertumbuhan transaksi,” jelasnya.

Dengan begitu, pelaku usaha dan karyawan inti perusahaan dapat berfokus untuk melakukan keahlian mereka, yaitu inovasi produk. Sistem otomatis dari SIRCLO sangat menghemat waktu dan tenaga, agar kegiatan operasional dapat berjalan dengan lebih lancar dan efisien.

Baca juga: Aprindo minta pemerintah segera sahkan UU “e-commerce”
Baca juga: Tokopedia tidak ingin sekadar jadi e-commerce
Baca juga: SIRCLO fasilitasi transaksi Rp500 miliar selama 2018

 

Pewarta: Suryanto
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ITB luncurkan Base Station 4G Infinitebe

Bandung (ANTARA News) – Institut Teknologi Bandung (ITB) meluncurkan Base Station 4G dengan nama Infinitebe untuk mengatasi permasalahan kapasitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di jaringan berkecepatan tinggi di daerah-daerah padat baik di dalam ruangan maupun luar ruangan.

Kepala Pusat Mikroelektronika ITB Prof Trio Adiono mengatakan hal itu di sela peresmian Bukalapak-ITB Artificial Intelligence and Cloud Compunting Innovation Center oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, Rektor ITB Prof Kadarsyah Suryadi dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky di Aula Barat ITB, Jalan Ganeca, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Infinitebe (dibaca Infin-iteBe)  merupakan hasil pengembangan Pusat Mikroelektronika ITB yang bekerja sama dengan PT Fusi Global Teknologi dan PT Len Industri dan kemudian dilanjutkan oleh PT Industri Telekomunikasi Indonesia di bawah program Inovasi Perguruan Tinggi di Industri sejak tahun 2016.

Pada program ini Pusat Mikroelektronika merancang salah satu tipe Base Station 4G yaitu Smallcell.

Ketersediaan Infinitebe ini juga dapat mendukung meningkatnya kebutuhan akses internet di Indonesia dengan pertumbuhan 300 persen.

Perangkat yang sudah dilakukan pengujian di laboratorium operator ini, juga memiliki keunggulan dalam hal instalasi yang lebih mudah dan investasi yang relatif kecil.

Terkait teknologi yang digunakan, Prof Trio mengatakan Infinitebe ini dirancang dengan teknologi terkini yaitu Broadband Wireless Access dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi.

Teknologi dan kompetensi yang dikembangkan pada produk ini mencakup teknologi telekomunikasi, elektronika, radio frekuensi, desain produk, dan sebagainya.

“Hal ini mendukung usaha pemerintah dalam mengurangi impor produk-produk telematika dan mengembangkan industri berbasis teknologi serta bernilai tambah tinggi,” kata Prof Trio.

Baca juga: Sisi gelap dan terang era digital
Baca juga: ITB-Bukalapak resmikan laboratorium riset berbasis AI dan “cloud computing”
 

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Game Nintendo “Dr. Mario World” akan hadir di smartphone tahun ini

Jakarta (ANTARA News) – Nintendo bekerja sama dengan Line Corporation menghadirkan game puzzle “Dr. Mario World” yang akan hadir di smartphone tahun ini.

“Dr. Mario World” akan hadir di Android dan iOs secara gratis dengan pilihan in-app berbayar. Rencananya game akan diluncurkan di 60 negara termasuk Jepang dan Amerika Serikat pada musim panas 2019 mendatang, demikian diumumkan Nintendo Kamis malam (31/1), seperti dilansir Variety.

Saat mengumumkan kemitraan dengan Line, Nintendo menegaskan bahwa mereka memasuki bisnis seluler untuk menciptakan “lebih banyak peluang bagi konsumen untuk terlibat dengan Nintendo IP dan menjangkau pengguna di luar bisnis platform video game yang berdedikasi.”

Line yang merupakan anak perusahaan Jepang dari raksasa pencarian internet Korea Selatan Naver Corporation, menawarkan layanannya sendiri melalui strategi Smart Portal kepada sekitar 165 juta pengguna aktif bulanan di empat pasar utama: Jepang, Taiwan, Thailand, dan Indonesia.

“Memanfaatkan kekuatan kedua perusahaan, Nintendo dan LINE akan mengembangkan dan bersama-sama mengoperasikan permainan baru aksi puzzle yang menampilkan Dr. Mario berjudul ‘Dr. Mario World’ akan dirilis oleh Nintendo,” menurut pengumuman Nintendo.

“Bersama dengan Nintendo dan LINE, NHN Entertainment, yang telah merilis dan mengoperasikan berbagai game online dan mobile, akan mengambil bagian dalam pengembangan dan pengoperasian ‘Dr. Mario World’.”

Waralaba “Dr. Mario” dimulai dengan rilisnya “Dr. Mario” pada tahun 1990. Game ini dirancang oleh Game & Watch dan pencipta Game Boy Gunpei Yokoi. Dalam “Dr. Mario”, pemain harus menghancurkan virus dengan menggunakan pencocokan kapsul warna-warni yang dijatuhkan dari atas layar, seperti “Tetris”.

Baca juga: Nintendo siapkan casing smartphone berbentuk Game Boy klasik
Baca juga: Nintendo tutup streaming video untuk Wii awal tahun depan
Baca juga: Line gandeng agensi BTS luncurkan webtoon baru

 

Penerjemah: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kamis, waktu populer beli tiket online

Jakarta (ANTARA News) – LOKET, perusahaan penyedia sistem teknologi event dan hiburan, mengungkapkan waktu yang populer bagi konsumen untuk membeli tiket secara online.

Berdasarkan analisa data LOKET, ada satu hari dalam setiap pekan di mana tiket-tiket terjual dalam jumlah banyak.

“Kamis, lebih tepatnya setelah jam makan siang,” kata Anvid Erdian, VP Business Development LOKET, dalam “Eksplorasi Tren Industri Hiburan 2019” di di kantor GOJEK, Jakarta, Kamis.

Kamis populer karena saat itu konsumen biasanya membeli tiket untuk hiburan pengujung pekan, di mana Jumat sudah dianggap sebagai bagian akhir pekan.

Anvid mengatakan data analitik seperti berperan sangat strategis dalam membuka konversi baru penyelenggaraan acara. Data tersebut jadi panduan penyelenggara untuk menerapkan strategi agar acara mendatang lebih maksimal.

Baca juga: Tiket pertandingan Asian Games dijual online

“Melalui data analytic, Event Creator akan mendapatkan gambaran secara tepat mengenai banyak hal, seperti waktu terbaik untuk menjual tiket, kota yang menjual tiket terbanyak, tipe pembayaran yang paling banyak digunakan hingga produk favorit yang dibeli selama acara berlangsung,” jelas Anvid.

Berdasarkan data LOKET, penjualan tiket acara tahun lalu didominasi oleh konser dan festival musik seperti Celine Dion LIve 2018, DWP X, Wanna One World Tour, dan We The Fest. 

Kemudian ajang pesta olahraga dalam perhelatan Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, serta event otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 dan Indonesia International Motor Show.

Dari sisi film, berdasarkan pembelian tiket di GO-TIX, tercatat film pahlawan super dan fiksi ilmiah jadi favorit tahun lalu. 

Tujuh film terpopuler yang tiketnya dibeli di platform tersebut adalah “Avenger: Infinity War”, “Black Panther”, “Aquaman”, “Venom”, “Jurassic World: Fallen Kingdom”, “Ant-Man And The Wasp”, dan “Deadpool 2”. 

Sedangkan tujuh film populer untuk sektor film lokal adalah “Dilan 1990”, “Suzanna: Bernapas Dalam Kubur”, “A Man Called Ahok”, “Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut”, “Si Doel The Movie” dan “Milly & Mamet”. 

Baca juga: Pembayaran cashless diprediksi makin populer tahun ini
Baca juga: Ini langkah tepat dapatkan tiket kereta lebaran 2019 tanpa repot

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembayaran cashless diprediksi makin populer tahun ini

Jakarta (ANTARA News) – Membayar ongkos ojek dan taksi hingga membeli tiket bioskop lewat aplikasi kini bisa dilakukan tanpa mengeluarkan uang tunai alias cashless. 

Sistem pembayaran tanpa uang tunai ini diprediksi akan semakin populer pada 2019, seperti dijabarkan oleh Anvid Erdian, VP Business Development LOKET, dalam “Eksplorasi Tren Industri Hiburan 2019”.

Anvid mengatakan, generasi milenial rata-rata menyukai hasil yang serba instan sehingga pembayaran tanpa uang tunai melalui ponsel dalam genggaman jadi pilihan yang disukai.

“Cashless mempermudah dan mempercepat transaksi,” kata Anvid di Jakarta, Kamis.

Ini berlaku juga untuk pembelian tiket online.

Baca juga: Dibandingkan Singapura, orang Indonesia lebih PD hidup tanpa uang tunai

Berdasarkan data LOKET, kata Anvid, tiket-tiket yang terjual lewat online tidak cuma tiket yang harganya relatif murah, tetapi hingga yang harganya mencapai Rp1 juta.

“Artinya pembayaran tiket online sudah lazim,” katanya menambahkan bahwa konsumen dari generasi milenial adalah orang yang melek teknologi sehingga mau mencoba fitur-fitur baru.

Selain itu, inovasi yang kian maju dan berkembang semakin memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam menjelajah event-event baru secara lebih cepat dan personal. 

“Tren ini sudah mulai terlihat di tahun lalu, di mana penjualan tiket di LOKET melonjak hingga lebih dari 10 juta tiket secara keseluruhan,” kata Ario Adimas – VP Marketing LOKET.

Dimas mengatakan laju pertumbuhan untuk setiap kategori terbukti positif. Penjualan tiket kategori konser dan festival musik meningkat 500 persen, penjualan tiket kategori MICE (Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran) meningkat 200 persen. 

Penjualan tiket olahraga meningkat 225 persen, dan penjualan tiket kategori atraksi hiburan meningkat 250 persen.

Konsep Online-to-Offline juga makin dikenal luas di mana pembeli memesan tiket secara online, lalu membayar secara offline. Cara ini populer di kalangan orang yang tidak punya akses pembayaran digital. 

Ricky Joseph Pesik, Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, menambahkan teknologi adalah keniscayaan di berbagai sektor kehidupan.

“Yang jadi tantangan adalah bagaimana kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan untuk betul-betul membantu masyarakat,” kata Ricky, menambahkan dia optimistis teknologi akan mempercepat perkembangan sektor ekonomi kreatif.

Baca juga: Ada 2000 outlet bergabung di GO-PAY Day
Baca juga: OVO kini jadi opsi pembayaran di Tokopedia

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Google+ tutup April, fitur dimatikan mulai Februari

Jakarta (ANTARA News) – Google mengumumkan akan menutup layanan Google+ untuk konsumen sejak Desember tahun lalu karena produk tersebut kurang diminati dan hanya sedikit yang menggunakan.

Melalui pengumuman di laman resmi mereka, Google membenarkan Google+ akan ditutup 2 April mendatang, namun, sejumlah fitur di layanan tersebut tidak lagi dapat digunakan mulai 4 Februari.

“Pada 2 April, akun Google+ Anda dan laman Google+ yang Anda buat akan dimatikan dan kami mulai menghapus konten untuk akun Google+ konsumen,” kata Google, dikutip Kamis.

Konten yang dihapus termasuk foto dan video di Album Archive dan laman Google+, untuk itu, Google menyarankan pengguna mengunduh seluruh konten sebelum April.

“Hanya foto dan video yang di-back up di Google Photos yang tidak dihapus,” kata Google.

Mulai 4 Februari juga, warganet tidak bisa lagi membuat profil, laman, komunitas dan acara di Google+.

Google akan meniadakan fitur berkomentar ke situs lewat akun Google+. Blogger akan menghapus fitur komentar dari akun Google+ mulai 4 Februari sementara situs lainnya mulai 7 Maret.

“Semua komentar Google+ Anda di semua situs akan dihapus mulai 2 April 2019,” kata Google.

Google membutuhkan waktu beberapa bulan untuk menghapus konten-konten di Google+, maka, untuk sementara konten masih dapat ditemukan. Misalnya, pengguna masih bisa melihat aktivitas log atau konten masih terlihat melalui G Suite.
 

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Heppy Ratna Sari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Facebook bantah kumpulkan data lewat 10 Years Challenge

Jakarta (ANTARA News) – Facebook membantah dugaan mereka mengumpulkan data wajah manusia untuk melatih mesin pengenal wajah, face recognition, melalui tantangan berbagi foto 10 Years Challenge yang sedang viral di media sosial beberapa minggu belakangan ini.

“Sejauh ini kami tidak ada komentar tentang itu. Tapi mengenai kabar face recognition itu tidak ada,” kata pimpinan komunikasi Facebook Indonesia, Putri Dewanti, kepada media di Jakarta, Senin.

Sejumlah praktisi teknologi menilai Facebook sebenarnya memiliki maksud tertentu melalui 10 Years Challenge ini, Facebook disebut sedang melatih mesin mereka untuk memahami perubahan fitur-fitur wajah manusia dalam kurun waktu 10 tahun.

Praktisi teknologi asal Amerika Serikat, Kate O’Neill, dikutip dari laman Wired, mengemukakan analisisnya tentang tantangan ini, kurasi waktu 10 tahun akan membantu mereka untuk mendapatkan sampel yang lebih akurat dibandingkan menyisir setiap foto yang masuk ke Facebook selama 10 tahun belakangan.

Facebook tidak membenarkan bahwa 10 Years Challenge yang kini viral bermula dari Facebook, berdasarkan pantauan mereka, tantangan ini viral di berbagai platform media sosial termasuk di Facebook. Banyak pengguna media sosial yang menyambungkan akun Facebook mereka dengan akun lain, misalnya Instagram, sehingga apa yang diunggah di satu platform, akan terunggah juga di platform lainnya.

Anggapan yang beredar juga menyebutkan 10 Years Challenge ini merupakan salah satu usaha Facebook untuk menaikkan traffic dan jumlah pengguna aktif mereka, namun, Facebook kembali membantah pendapat tersebut.

Menurut Putri, jumlah pengguna aktif mereka tiap bulan di Indonesia mencapai 115 juta per bulan, sementara Instagram 45 juta.

10 Years Challenge viral di media sosial sejak pekan lalu, pengguna yang ingin berpartisipasi diminta untuk mengunggah dua foto yang berjarak 10 tahun, misalnya foto yang berasal dari tahun 2009 dan 2019.

Segera setelah 10 Years Challenge ini viral, warganet membuat berbagai variasi bukan hanya foto diri, tapi, foto hewan peliharaan hingga perbedaan suasana di sebuah kota selama 10 tahun belakangan.

Baca juga: Ada apa di balik “10 years challenge”?

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Cara Facebook hadapi hoaks jelang Pilpres

Jakarta (ANTARA News) – Facebook menyatakan sudah menyiapkan berbagai langkah menjaga kondisi pemilihan umum agar kondusif, termasuk menghadapi hoaks yang mungkin akan banyak muncul menjelang Pilpres.

“Kami bekerja sangat keras untuk menjaga keamanan Pemilu di Indonesia,” kata Direktur Politik Global dan Perpanjangan Pemerintah, Katie Harbath, saat jumpa pers di Jakarta, Senin.

Facebook memperhatikan aktivitas para pengguna platform tersebut dan segera menutupnya jika terbukti akun palsu. Facebook menggunakan mesin berbasis kecerdasan buatan atau AI untuk mendeteksi perilaku tidak wajar sebuah akun.

Aktivitas yang dianggap tidak wajar antara lain menambahkan ribuan teman setelah membuat sebuah akun dan aktif mengunggah di banyak grup dalam waktu yang singkat.

“98 persen akun kami hapus bahkan sebelum ada laporan dari pengguna,” kata Harbath.

Facebook juga menggunakan machine learning untuk memeriksa tautan yang dibagikan. Jika mereka menemukan informasi yang dibagikan meragukan, Facebook akan mengirimkannya ke pengecek fakta (fact checker).

Setelah terdeteksi informasi palsu, Facebook akan menurunkan sebarannya. Facebook akan memberi notifikasi pada pengguna yang menyebarkan hoaks tersebut, bahwa informasi tersebut tidak benar dan sebaiknya tidak disebarkan.

Facebook juga akan melakukan tindakan untuk ujaran kebencian (hate speech), mereka bekerja sama dengan badan penyelenggara pemilu di berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk membuat kategori ujaran kebencian sesuai dengan konteks lokal.

Facebook juga sudah menyiapkan kemungkinan intervensi dari luar negeri terhadap pemilu, misalnya, ada pengguna asing yang membuat akun dan mengaku dari Indonesia dan memiliki agenda tertentu. Aktivitas seperti ini dicurigai terjadi saat Pilpres di Amerika Serikat pada 2016 lalu, Rusia dituduh ikut campur dalam pemilu saat itu.

Facebook mengidentifikasi aktivitas tersebut dengan mesin dan tim, termasuk bekerja sama dengan organisasi lokal.

Baca juga: Facebook bantah kumpulkan data lewat 10 Years Challenge

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pilih-pilih jam makan bisa dapat diskon restoran

Jakarta (ANTARA News) – Kursi-kursi kosong di restoran saat jam lengang ternyata merupakan peluang bagi aplikasi Eatigo guna menarik calon pengunjung lewat tawaran diskon sepanjang waktu.

“Restoran biasanya ramai saat makan siang dan makan malam, tapi sisanya lengang, kami ingin membuat restoran tetap penuh di semua waktu,” kata co-founder & Group Chief Executive Officer Eatigo, Michael Cluzel, dalam peluncuran di Jakarta, Selasa.

Michael mengatakan misi Eatigo adalah membantu restoran menghadapi masalah kursi kosong pada jam-jam sepi, lalu menghubungkannya dengan para pecinta kuliner.

Cara kerja platform reservasi yang berdiri sejak 2013 ini adalah memanfaatkan manajemen hasil (yield management) melalui diskon berbasis waktu. 

Aplikasi yang bisa diakses lewat komputer dan smartphone ini membantu restoran mengubah permintaan dan membentuk traffic pengunjung dengan cara memaksimalkan kapasitas dan meningkatkan profitabilitas mereka.

Platform reservasi restoran online ini  hadir di Indonesia setelah menjangkau Hong Kong, Singapura, Thailand, Malaysia, India dan Filipina dengan jumlah total unduhan lima juta pengguna.

Setiap restoran yang berpartisipasi menawarkan diskon sepanjang waktu, paling sedikit 10 persen hingga maksimal 50 persen. Diskon hanya berlaku untuk makanan, sedangkan harga minuman tetap dipatok sesuai harga aslinya.

Besaran diskon bervariasi dari waktu ke waktu, ada pilihan diskon untuk setiap jeda 30 menit dari jam buka hingga jam tutup restoran. 

Setelah memilih jam tertentu, pengguna hanya diberikan tolerasi terlambat hingga 15 menit dari jadwal yang dipilih.
 
Sejak dimulai pada pertengahan Desember 2018 lalu, Eatigo sudah bekerjasama dengan lebih dari 250 restoran di Jabodetabek dan dipastikan jumlahnya akan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Eatigo, yang telah memperoleh pendanaan terkini sebesar 25,5 juta dolar AS, bekerjasama dengan restoran siap saji hingga kelas atas. Tidak ada kriteria khusus, kecuali restoran tersebut harus populer dan diminati oleh banyak orang.
 
Kursi-kursi kosong di restoran yang jadi partner dapat dipesan tanpa syarat seperti pembayaran di muka atau penggunaan kartu kredit. Pesanan bisa dibuat untuk makan pada hari itu juga hingga satu bulan ke depan, untuk satu hingga 10 kursi setiap pesanan.

Michael optimistis atas perkembangan aplikasi, yang sudah diunduh 40.000 kali dalam sebulan terakhir, di Indonesia melihat iklim transaksi digital yang semakin kondusif di Tanah Air. 

Meski orang-orang Indonesia umumnya tidak terbiasa memesan tempat di restoran, itu bukan kendala bagi Eatigo. Michael mengemukakan hal serupa juga ditemui olehnya di Thailand dan Filipina yang sudah lebih dulu mengenal aplikasi tersebut. 

“Kami percaya diri di sini orang akan termotivasi juga untuk reservasi restoran karena ada diskon,” ujar dia.

Tantangannya justru mengenali pasar di tiap kota dan memilih daftar restoran yang tepat sesuai selera masyarakat setempat. 

Setelah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, Eatigo sudah punya rencana melebarkan sayap ke kota-kota besar lain di Indonesia kelak.

Baca juga: Aplikasi “Madhang” milik Kaesang digemari ibu-ibu

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Moka fokus kembangkan ekosistem digital

Jakarta (ANTARA News) – Penyedia layanan point of sale lokal, Moka, tahun ini fokus mengembangkan ekosistem end-to-end melalui produk-produk yang mereka sediakan, termasuk produk baru yang akan diluncurkan beberapa bulan lagi.

“Kami akan luncurkan produk lain di luar point of sale,” kata Wakil Direktur Merk dan Pemasaran Moka, Bayu Ramadhan, saat ditemui di acara A Cup of Moka di Jakarta, Selasa.

Point of sale tetap akan menjadi hal utama yang mereka kembangkan tahun ini, dalam beberapa bulan ke depan Bayu menjanjikan sebuah produk yang dapat memberikan dampak luas ke masyarakat.

Moka tahun ini berencana mengembangkan produk Connect buatan mereka, berupa aplikasi marketplace yang terintegrasi langsung dengan sistem back office mereka. Contohnya, aplikasi akuntasi dan sumber daya manusia dapat diakses langsung lewat back office Moka.

“Jadi, seperti ada Play Store di back office-nya Moka,” kata dia.

Moka juga memiliki program Capital, akses permodalan yang dikembangkan, bekerja sama dengan mitra Koinworks, Taralite dan Modalku.

Moka merupakan penyedia solusi end-to-end agar para pelaku bisnis, terutama usaha kecil menengah, dapat mengembangkan usaha. Perusahaan yang berdiri sejak 2014 itu menyediakan aplikasi point of sale atau kasir digital berbasis komputasi awan dengan memanfaatkan gawai.

Aplikasi ini memungkinkan penggunanya menghilangkan kasir konvensional yang biasanya membutuhkan dana besar. Menggunakan Moka, penggunakan dikenakan biaya sekitar Rp250.000 per bulan dan dapat menggunakannya antara lain untuk membuat laporan bulanan dan memantau persediaan barang.

Moka saat ini digunakan oleh 13.000 pengguna dari berbagai sektor bisnis, termasuk kuliner, retail dan kecantikan. 

Baca juga: Pemerintah serius bangun ekosistem ekonomi digital

Baca juga: Kembangkan ekosistem digital, Huawei investasikan 81 juta dolar AS

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Final Indonesian eSport Games 26-27 Januari

Jakarta (ANTARA News) – Grand final Indonesian eSports Games (IEG) 2018-2019 siap dilaksanakan pada 26-27 Januari 2019 di Hall A Jakarta Convention Center.

Acara yang diselenggarakan oleh Divisi eSports Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini bertujuan untuk mendukung talenta para atlet eSports Indonesia. Sebab, jumlah atlet eSport tiap tahunnya semakin bertambah.

Baca juga: Mobile Legends bakal gelar kompetisi liga amatir

Yudi Kurniawan, Ketua Divisi eSports PKPI, mengatakan jika anak muda saat ini banyak yang tertarik menjadi atlet eSport profesional. Sayangnya, kompetisi untuk eSport di Indonesia masih jarang.

“Kami ingin menciptakan generasi anak muda yang sportif dan berkreativitas dengan wadah eSports. Respons mereka sangat bagus di ajang ini. Bahkan kami berencana juga akan menggelar eSport Games kategori SMP, SMA, Universitas dan komunitas,” ujar Yudi dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Pengembang senang Mobile Legends masuk SEA Games

Ada lima games yang dipertandingkan di Indonesian eSports Games yakni “Dota 2”, “Counter Strike: Global Offensive”, “PUBG Mobile, Mobile Legends dan Point Blank”. Ada juga “Tekken 7” namun hanya sebatas eksebisi. 

“Pemilihan games ini berdasarkan peminatnya. “Point Blank”, “PUGB”, itu banyak peminatnya. “Counter Strike” dan “Mobile Legends” sekarang udah jadi games universal,” jelas Yudi.

Babak kualifikasi Indonesia eSports Games 2018 sudah dilaksanakan pada November dan Desember 2018. Kemudian peserta yang terpilih akan bertanding pada 26 dan 27 Januari 2019 dengan memperebutkan total hadiah senilai Rp570 juta.

Baca juga: Nimo TV catat pertumbuhan minat live streaming dan eSport

“Acara ini sangat penting ya karena kita banyak pemain eSport profesional. Dengan pertandingan ini, mental pemain eSport profesional bisa ditingkatkan, apalagi di Indonesia sangat minim acara seperti ini,” kata Yudi.

Baca juga: Bentuk tim eSport, Reza Arap beri gaji gamer tiap bulan

Baca juga: Reza Arap akan rekrut pelatih untuk tim eSport-nya

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kata.ai integrasikan WhatsApp untuk layanan pelanggan

Jakarta (ANTARA News) – Kata.ai, startup yang menyediakan layanan chatbot untuk perusahaan-perusahaan di Indonesia, baru-baru ini meluncurkan solusi layanan pelanggan (customer service) yang terintegrasi dengan platform aplikasi pengirim pesan WhatsApp.

Langkah Kata.ai ini dimaksudkan agar perusahaan-perusahaan bisa lebih banyak menjangkau pelanggannya dalam memberikan layanan optimal, mengingat hampir setiap pengguna smartphone di Indonesia saat ini menggunakan WhatsApp.

WhatsApp sekarang ini digunakan oleh lebih 1,5 miliar orang setiap bulannya, dan berdasarkan data We Are Social, 40 persen responden Indonesia memilih WhatsApp sebagai aplikasi korespondensi utama yang digunakan sehari-hari.

“Kami telah melakukan integrasi dengan WhatsApp Business API untuk menawarkan solusi bagi para perusahaan yang ingin berinteraksi langsung dengan para konsumen melalui aplikasi WhatsApp. Saat ini, masih sangat sedikit perusahaan yang memiliki akses ke layanan WhatsApp Business API di Indonesia,” kata CEO dan pendiri Kata.ai, Irzan Raditya, dalam siaran pers, Rabu.

Menurut Irzan, dengan jumlah pengguna masif di Indonesia, WhatsApp sudah saatnya dimanfaatkan perusahaan-perusahaan untuk berkomunikasi langsung dengan konsumen. Data Kata.ai menunjukkan bahwa chatbot yang dikembangkannya di WhatsApp memiliki tingkat keterlibatan terbaik dibanding kanal lain.

Kata.ai mengembangkan tiga jenis layanan pelanggan utama di WhatsApp, yaitu customer support 24/7, layanan notifikasi, dan layanan purna jual.

Dengan tiga layanan itu, perusahaan-perusahaan yang menggunakan platform Kata.ai bisa melayani keluhan pelanggan dari satu nomor telepon, mengirimkan informasi mengenai status pesanan hingga kode otentik, dan memantau kepuasan pelanggan serta membangun hubungan lebih baik dengan konsumen.

Untuk mendampingi perusahaan dalam perencanaan strategi customer service melalui WhatsApp, Kata.ai akan menawarkan kekuatan Artificial Intelligence (AI) yang dapat memberikan jawaban otomatis sesuai dengan format yang ditentukan sebelumnya.

Sistem AI ini dapat mendeteksi jawaban konsumen dan memberikan respons yang tepat sesuai dengan kata kunci tertentu. Keunggulan AI juga terletak dari fleksibilitas waktu, dimana layanan pelanggan di WhatsApp dapat selalu online 24 jam seminggu tanpa dibatasi jam operasional tertentu, jelas Irzan.

Metode “baru” dalam layanan pelanggan ini sesuai dengan preferensi konsumen muda, di mana 72 persen dari generasi milenial lebih memilih untuk memecahkan masalah dengan mencari informasi di internet, forum, atau melalui layanan pesan asisten virtual – dibandingkan harus menelepon layanan pelanggan konvensional.

Sejauh ini Kata.ai telah mengembangkan sistem chatbot untuk berbagai perusahaan ternama di Indonesia, seperti Unilever, Alfamart, dan Telkomsel.

Baca juga: Kata.ai luncurkan inovasi AI terbaru

Baca juga: Startup Indonesia Kata.ai dapat kucuran Rp46,5 miliar dari investor

Pewarta: Suryanto
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tagar #WelcomeBackBTP dan #AhokBebas trending di Twitter

Jakarta (ANTARA News) – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok resmi bebas dari rutan Mako Brimob, Depok, Kamis.

Hari kebebasan Ahok yang kini meminta dipanggil BTP itu pun disambut antusias oleh warganet.

Mereka meramaikan kebebasan Ahok dengan tagar #WelcomeBackBTP dan #AhokBebas yang menjadi trending sejak Kamis pagi. Selian dua tagar tersebut, tagar lain juga meramaikan lini masa seperti #BTPPulang #BTPOrangBaik #BasukiTjahajaPulang.

“Nantinya kalau di beri rizki anak. Mau ku kasih nama mirip dengan anda #WelcomeBackBTP” cuit @Udisetiawan yang juga menyematkan sketsa foto Ahok bertuliskan “Hanya karena satu kesalahan, seribu kebaikan dilupakan”.
 

“pemimpin yang sebenarnya itu ialah, pemimpin yang namanya tidak pernah padam dan dicintai banyak masyarakat,” tulis @ivanangelinah.
 

“Welcome back, Sir” tulis beberapa netizen.

Selain ramai di lini masa, sejumlah pendukung Ahok juga menyambut kebebasannya dengan berkumpul di depan Mako Brimib, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis.

Puluhan pendukung yang sebagian besar mengenakan baju kotak-kotak biru bergaris merah-putih itu melakukan orasi dan bernyanyi Indonesia Raya.

Ahok divonis Pengadilan Negeri Jakarta Utara dua tahun pidana penjara dengan dakwaan Pasal 156 huruf a KUHP (penodaan agama) pada Mei tahun 2017.

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Ditjen Pemasyarakatan (PAS) Kemenkumham Ade Kusmanto merinci bahwa Ahok ditahan per 9 Mei 2017 dan telah mendapat remisi Natal 2017 selama 15 hari dan remisi umum 17 Agustus 2018 selama dua bulan.

Pada 25 Desember 2018 diusulkan untuk mendapat remisi Natal 2018 selama satu bulan. “Jadi total remisi didapat tiga bulan 15 hari. Jika diperhitungkan sejak tanggal penahanan 9 Mei 2017 maka diperkirakan akan bebas pada Januari 2019,” kata Ade.

Pertimbangan pemberian remisi Natal ini karena Ahok berkelakuan baik dan telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan. Selain itu, Ahok juga tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam enam bulan terakhir.

Baca juga: Jelang bebas pendukung Ahok menjemput di depan Mako Brimob

Baca juga: Presiden belum berencana bertemu Ahok

Baca juga: Ahok akan tekuni bisnis minyak dan presenter talk show setelah bebas

Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bizhare tawarkan crowdfunding untuk investasi waralaba

Jakarta (ANTARA News) – Perusahaan rintisan Bizhare yang bergerak di bidang teknologi finansial menawarkan platform pengumpulan dana atau crowdfunding untuk membuka bisnis waralaba.

“Berawal dari masalah banyak usaha kecil menengah yang kekurangan modal, belum dapat akses ke perbankan,” kata Investor Relation Bizhare, Lisa, saat acara bincang-bincang di Jakarta, Kamis.

Bizhare menawarkan metode pengumpulan dana untuk membuka sebuah toko waralaba (franchise), caranya, mereka membagi satu toko ke dalam beberapa slot investasi. Misalnya, untuk membuat toko X, diperlukan biaya Rp260.000.000, Bizhare akan membuka 26 slot masing-masing senilai Rp10.000.000.

Setelah dana terkumpul, maksimal dalam tenggat waktu satu bulan, Bizhare akan membuatkan perseroan terbatas atas nama para investor. Bentuk PT dipilih agar kepemilikan saham yang berdasarkan jumlah slot investasi yang mereka ambil dan pembagian profit jelas.

Bizhare juga akan menunjuk perwakilan investor untuk menjadi direktur dan komisaris berdasarkan kepemilikan saham dan kedekatan lokasi dengan bisnis yang dibuka.

Adapun waralaba yang dapat dibangun melalui crowdfunding Bizhare beragam, antara lain kuliner, otomotif, retail, binatu dan perhotelan.

Saat ini Bizhare memilih untuk membuat bisnis dalam bentuk waralaba, meski pun saat awal berdiri mereka merencanakan untuk mengembangkan UKM. Pemilihan waralaba didasari untuk menjaga kepercayaan investor karena laporan keuangan dalam bisnis waralaba umumnya terkelola dengan baik.

“Karena investor banyak, jadi, kami harus mengontrol dan mencari bisnis yang laporan keuangannya sudah jelas,” kata Lisa.

Bizhare juga mengkurasi waralaba yang dapat dibangun dengan crowdfunding mereka, biasanya sudah berumur di atas lima tahun.

Saat ini Bizhare hanya bisa diakses melalui situs bizhare.id, mereka belum menyediakan aplikasi untuk perangkat mobile.

Baca juga: OJK segera terbitkan aturan “equity crowdfunding”

Baca juga: Kominfo blokir 738 tekfin ilegal sepanjang 2018

Baca juga: BRTI akan berkoordinasi atasi tekfin ilegal

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Punya dompet digital, PayTren kembangkan untuk donasi masjid

Jakarta (ANTARA News) – Sejak mengantongi izin untuk mentransfer dana dan penggunaan QR code dari Bank Indonesia pada akhir tahun lalu, PayTren ingin mengembangkan layanan dompet digital mereka untuk berdonasi ke masjid.

“PayTren akan dikembangkan sebagai super apps (aplikasi super) seperti membayar listrik, tagihan dan membayar dengan QR code,” kata AML and Risk Management Specialist PayTren, Riky Rahmadian, saat acara di Jakarta, Kamis.

Donasi secara digital ini akan menggantikan kotak amal konvensional yang sering ditemui di masjid, PayTren memasang QR code dan donatur dapat langsung berdonasi melalui aplikasi.

Menurut Riky, sistem donasi ini akan dikembangkan untuk rumah ibadah secara luas, termasuk gereja, bukan hanya terbatas untuk masjid. Pengembangan ini sejalan dengan misi PayTren, yang didirikan oleh Ustad Yusuf Mansur, yang ingin menyediakan inklusi keuangan untuk semua orang Indonesia, tidak hanya sebatas untuk penganut agama Islam.

Segmentasi yang diambil oleh PayTren sedikit berbeda dengan pemain besar dompet digital di Indonesia, GOPAY dan Ovo. Meski pun keduanya menyediakan platform untuk berdonasi, tidak spesifik untuk rumah ibadah seperti PayTren.

Bagi PayTren, porsi untuk dompet digital di Indonesia masih banyak yang dapat digarap, mereka memilih masyarakat menengah ke bawah yang banyak belum tersentuh oleh akses perbankan.

“Masyarakat yang sangat unbanked (tidak memiliki akun bank), yang tidak mengerti smart device,” kata dia.

Maka itu, PayTren juga membuat program PayTren Academy untuk mengedukasi komunitas mengenai dunia digital, termasuk manfaat perbankan dan teknologi finansial untuk kehidupan sehari-hari.

“Sektor itu yang ingin kami kembangkan supaya literasi digital merata,” kata Riky.

Baca juga: Yusuf Mansur ingin koperasi jadi investor besar

Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur memotivasi pegawai negeri Banyuwangi

Baca juga: Korban penipuan Yusuf Mansur tuntut skema pengembalian

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Facebook tutup aplikasi Moments

Jakarta (ANTARA News) – Facebook akan menutup aplikasi Moments yang mereka rancang untuk membagikan foto dengan teman, mulai 25 Februari karena hanya sedikit yang menggunakan aplikasi tersebut.

“Kami menghentikan dukungan untuk aplikasi Moments, yang semula kami luncurkan sebagai tempat untuk menyimpan foto,” kata Direktur Manajemen Produk untuk Moments, Rushabh Doshi, dikutip dari laman Cnet, Jumat.

Moments digunakan sejak 2015 lalu untuk membagikan foto yang disimpan di ponsel tanpa harus mengunggahnya ke media sosial Facebook. Konsep berbagi foto dengan Moments mirip dengan Google Photos, agar pengguna bisa membagikan foto ke banyak orang sekaligus secara mudah.

Sayangnya, popularitas aplikasi berbagi foto ini tidak sebaik produk lainnya dari Facebook, seperti Instagram. Facebook hanya menyatakan jumlah pengguna Moments sedikit, namun, mereka menolak untuk memberikan angka berapa jumlah pengguna aplikasi tersebut.

Firma analisis Sensor Tower menyatakan sejak diluncurkan, aplikasi tersebut diunduh oleh 87 juta pengguna di App Store dan Google Play Store.

Moments berjaya pada Juni 2016 lalu, aplikasi diunduh 10,7 juta kali pada bulan tersebut. Desember 2018 lalu, jumlah unduhan Moments menyusut hanya 150.000.

Sebelum ditutup, Facebook meminta para pengguna untuk mengunduh kembali foto-foto yang pernah diunggah ke Moments. Akses ini akan diberikan hingga Mei 2019.

Pengguna juga bisa mengunggah foto di Moments ke Facebook, Facebook memberi pilihan agar hanya sang pemilik yang bisa melihat foto tersebut.
 

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aplikasi Finansialku jamin keamanan data pengguna

Jakarta (ANTARA News) – Penyedia bantuan perencanaan keuangan, Aplikasi Finansialku, menyatakan bahwa data penggunanya aman karena dienkripsi dengan baik.

Selain perencanaan keuangan lewat aplikasi, Finansialku juga menyediakan kursus online berbayar tentang keuangan. Mereka juga menyediakan ebook yang dapat diunduh secara cuma-cuma antara lain tentang mengelola keuangan di usia 20-an, menyiapkan dana pendidikan dan cara berinvestasi.

“Membahas apa pun tentang keuangan, misalnya keuangan pribadi, dana pendidikan, pensiun, hingga tips mengatur keuangan,” kata COO Finansialku Harris Darmawan, saat acara bincang-bincang di Jakarta, Kamis (24/1) malam.

Finansialku bermula dari lembaga perencanaan keuangan konvensional, mereka menerima klien melalui pertemuan langsung. Mulai 2015 mereka melirik dunia digital untuk mengembangkan kemampuan mereka secara bisnis dan juga agar literasi finansial sampai ke publik yang lebih luas.

Sekitar 2016 lalu, mereka masuk ke aplikasi untuk perangkat seluler dan membuat portal untuk memberikan edukasi dan tips tentang keuangan.

Meski pun sekilas terkesan seperti aplikasi edukasi keuangan, Finansialku tergolong perusahaan rintisan di bidang teknologi finansial karena mereka menyediakan produk perencanaan keuangan.

Aplikasi Finansialku dapat diunduh secara gratis di Google Play Store, mereka masih mengembangkan untuk perangkat iOS. Tapi, untuk menikmati layanan lengkap di aplikasi, pengguna dikenakan biaya berlangganan sebesar Rp350.000 per tahun.

Biaya tersebut antara lain mencakup konsultasi dengan perencana keuangan agar pendapatan yang diterima dapat dikelola sesuai dengan tujuan, misalnya untuk membeli rumah atau biaya pendidikan anak.

Aplikasi Finansialku dilindungi dengan enkripsi untuk memproteksi data-data keuangan yang dimasukkan pengguna sehingga Finansialku, selaku penyedia aplikasi, pun tidak dapat melihat data tersebut.

“Bahkan perencana keuangan, tidak bisa melihat data di aplikasi. Jika ada pengguna yang ingin konsultasi, mereka diminta untuk memberikan datanya, misalnya lewat tangkapan layar,” kata Harris.

Pewarta:
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Facebook akan integrasikan Messenger, WhatsApp dan Instagram

Jakarta (ANTARA News) – Facebook dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk penggabungan tiga platform layanan perpesanannya, WhatsApp, Instagram, dan Facebook Messenger, yang memungkinkan pengguna mengirim pesan antar-platform perpesanan itu untuk pertama kalinya.

Rencana Facebook itu disampaikan oleh CEO Mark Zuckerberg, menurut New York Times dalam laporannya, dikutip Sabtu. Proses itu akan melibatkan pengkodean ulang perangkat lunak dasar dari tiga aplikasi untuk memastikan mereka bisa dioperasikan sesuai rencana.

Seorang pengguna WhatsApp akan dapat, misalnya, mengirim pesan teks untuk pengguna Instagram untuk pertama kalinya tanpa perlu berganti aplikasi.

Pengkodean ulang perangkat lunak itu juga akan melibatkan pengaktifan enkripsi ujung-ke-ujung (end-to-end-encryption/E2E) pada ketiga aplikasi, menurut Mike Isaac dari New York Times.

Baca juga: Lembaga pemantau komunikasi Rusia gugat Facebook, Twitter

Sementara semua pesan WhatsApp akan menggunakan fitur keamanan itu, yang mencegah siapa pun, termasuk Facebook sendiri, untuk mencegat atau menyensor isi pesan.

Facebook Messenger hanya mendukung E2E dalam mode “percakapan aman” khusus, yang tidak aktif secara default dan harus diaktifkan secara terpisah untuk setiap obrolan, sementara Instagram tidak memiliki enkripsi sama sekali.

Meskipun E2E adalah tindakan keamanan yang berharga bagi pengguna, E2E dapat membuat Facebook tidak bisa memindai pesan sebagai bagian dari bisnis periklanannya.

Teknologi ini juga mendapat tentangan dari organisasi penegak hukum, karena menghambat kemampuan mereka untuk mengintersep komunikasi yang dicurigai secara real time.

Baca juga: Facebook tutup aplikasi Moments

Baca juga: Cara Facebook hadapi hoaks jelang Pilpres

Pewarta: Suryanto
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

WhatsApp rilis fitur Picture in Picture

Jakarta (ANTARA News) – Aplikasi perpesanan terpopuler WhatsApp merilis fitur Picture in Picture untuk WhatsApp web melalui pembaruan ke versi 0.3.2041.

Dengan fitur Picture in Picture, pengguna WhatsApp web bisa memutar video yang dibagikan teman baik dari Facebook, YouTube, dan Streamable, menurut laporan WaBetaInfo yang tahu banyak soal pembaruan WhatsApp, dikutip Senin.

Pada versi sebelumnya, 0.3.1846, WhatsApp merilis fitur Picture in Picture, dan sekarang melalui versi pembaruan, WhatsApp akhirnya mengimplementasikan kemampuan baru itu di platform web.

Untuk mencobanya, Anda harus mengunduh versi 0.3.2041 dan membagi atau menerima pesan berisi link video dari platform seperti YouTube, Facebook, maupun Streamable. Jika Anda tekan link itu, maka Anda bisa melihat preview video atau memutarnya di WhatsApp dengan moda Picture in Picture.

Bahkan, pengguna bisa beralih ke obrolan tanpa harus menutup moda Picture in Picture.

Jika Anda tidak bisa menjalankan fitur ini berarti Anda belum memperbarui WhatsApp. Untuk menjalankan versi baru WhatsApp dengan baik, silakan hapus chance pada browser Anda.

Setelah itu restart browser Anda dan moda Picture in Picture akan aktif.

Baca juga: Facebook akan integrasikan Messenger, WhatsApp dan Instagram

Baca juga: WhatsApp blokir akun pengguna yang sering kirim hoaks

Pewarta: Suryanto
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tokopedia tidak ingin sekadar jadi e-commerce

Jakarta (ANTARA News) – Tokopedia tahun ini mengubah strategi mereka agar tidak lagi dikenal sebagai e-commerce di Indonesia, namun sebagai perusahaan teknologi dalam bidang infrastructure as a service.

“Menjadi tulang punggung, dengan memperbaiki data kami, layanan finansial logistik, supaya bisa jadi mitra terutama untuk UMKM supaya bisa bertumbuh,” kata CEO Office Manager Tokopedia, Priscilla Anais, saat ditemui di Future Commerce Indonesia 2019 di Jakarta, Selasa.

Sebagai infrastructure as a service, Tokopedia tidak ingin hanya fokus ke perdaganan dalam jaringan, namun juga masuk ke perdagangan konvensional yang belum tersentuh teknologi digital, misalnya toko kelontong atau warung.

“Kami ingin pemerataan teknologi. Demokratisasi commerce, bukan hanya e-commerce, untuk menggerakan ekonomi Indonesia supaya lebih inklusif,” kata Priscilla.

Perusahaan rintisan yang masuk kategori unicorn ini memiliki program Mitra Tokopedia, aplikasi untuk menjembatani retail online dengan offline. Program ini memiliki fitur grosir untuk para pemilik toko kelontong agar mereka bisa membeli stok barang tanpa harus menutup warung mereka untuk berbelanja.

Mitra Tokopedia menyediakan jasa antar barang untuk para pemilik warung sehingga mereka tetap bisa berbisnis sambil mengisi stok barang mereka.

Tokopedia juga akan menjadi platform teknologi finansial dengan menyediakan produk investasi, pinjaman maupun asuransi, dengan menggandeng perusahaan lain.

Tahun ini, Tokopedia berencana untuk mengembangkan sektor logistik agar mereka dapat memberikan nilai tambah pada mitra logistik.

“Ini membutuhkan data, logistik dan sistem pembayaran yang sangat kuat,” kata dia.

Tokopedia sudah memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence dan big data untuk menggenjot pertumbuhan mereka.

“Peran big data dan AI sangat penting,” kata Priscilla.

Salah satu contoh penggunaan data di Tokopedia adalah untuk “demand prediction”, membawa pasokan sedekat mungkin ke permintaan. Melalui kecerdasan buatan dan big data, Tokopedia dapat melihat di mana permintaan terhadap suatu produk dan kapan.

Jika terdapat permintaan, Tokopedia akan memberi tahu kepada pedagang bahwa di lokasi tertentu banyak permintaan untuk sebuah produk.

Untuk mendukung ketersediaan produk, Tokopedia juga memperkuat kerja sama mereka dengan perusahaan logistik agar dapat mengantarkan barang secara lebih efisien.

Baca juga: Kilas balik e-commerce sepanjang 2018 (video)

Baca juga: CEO Tokopedia ungkap ilmu wirausaha “the power of kepepet”

Baca juga: Investasi emas bisa lewat Tokopedia mulai Rp500

Pewarta:
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Traveloka buka pusat litbang di India

Jakarta (ANTARA News) – Biro perjalanan dalam jaringan, Traveloka, meresmikan kantor baru mereka di Bangalore, India yang berfokus pada kegiatan penelitian dan pengembangan.

“Kantor Traveloka di Bangalore, India ini memainkan peranan yang sangat penting untuk terus menciptakan dan mengembangkan kapasitas inovasi teknologi Traveloka,” kata Wakil Direktur Teknik Traveloka, Prashant Verma, melalui keterangan resmi, Selasa.

Traveloka India Private Limited berlokasi di Embassy Tech Village, yang dikenal sebagai pusat “Silicon Valley” India. Peresmian ini juga menandai ekspansi Traveloka yang keenam setelah Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam dan Filipina.

India juga menjadi negara pertama di luar Asia Tenggara bagi Traveloka. Popularitas negara tersebut sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan teknologi tercepat di dunia menjadi pertimbangan utama Traveloka membuka pusat riset mereka di Bangalore.

Traveloka India memiliki lebih dari 60 insinyur yang tergabung dalam tim untuk menyiapkan platform dan produk bagi biro perjalanan tersebut. 

Desember lalu, Traveloka dikabarkan sudah mengakuisisi Pegipegi, Mytour dari Vietnam, dan Travelook dari Filipina, senilai 66,8 miliar dolar.

Laman Tech In Asia menyebutkan ketiga perusahaan tersebut tadinya merupakan subsider dari perusahaan Jepang, Recruit Holdings. Dalam pernyataan tertanggal Januari lalu, Recruit Holdings menyatakan mereka menjual seluruh holding ketiga perusahaan tersebut ke Jet Tech Innovation Ventures Pte Ltd, yang terdaftar di Singapura.

Pemegang saham tunggal perusahaan tersebut adalah Jet Tech Ventures Pte Ltd, yang dimiliki Traveloka. CEO Traveloka Ferry Unardi, menurut Tech In Asia menjabat sebagai direktur.

Recruit Holdings menjual ketiga perusahaan mereka karena pasar OTA yang kompetitif di Asia Tenggara.

Taveloka enggan berkomentar mengenai kabar tersebut.

Baca juga: Dikabarkan akuisisi Pegipegi, Traveloka enggan berkomentar

Baca juga: Traveloka akan jadi decacorn? Ini reaksi Menkominfo

Baca juga: Pendiri Traveloka mengundurkan diri

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Program Undian Berhadiah PT Whatsapp Indonesia

Jakarta (ANTARA/Jacx) Beredar melalui pesan dalam platform media sosial Whatsapp pengumuman tentang program undian berhadiah bagi pengguna aplikasi tersebut dengan mendapatkan kode dan kemudian masuk ke laman situs yang seolah-olah milik whatsapp.

Modusnya adalah pesan dikirim melalui whatsapp yang memberitahukan bahwasannya pengguna whatsapp tersebut mendapatkan hadiah, kemudian dicantumkan kode verifikasi yang bisa digunakan untuk login pada website yang telah disediakan.Di dalam website juga ditampilkan beberapa kerjasama antara lain dengan sejumlah instansi untuk meyakinkan masyarakat atas program tersebut.

Klaim : Program undian berhadiah dari PT Whatsapp Indonesia bagi masyarakat pengguna aplikasi tersebut 
Rating : Salah/Disinformasi

Penjelasan :
Penelusuran dari Tim Subdit Pengendalian Konten Internet Kementerian Komunikasi dan Informatika, website yang digunakan bukanlah website resmi whatsapp melainkan dalam bentuk blog yang disetting sedemikian rupa agar sama seperti website whatsapp.

Selain itu melalui aplikasi khusus whatsApp web, pihak pengelola whatsApp telah memberikan peringatan kepada pengguna aplikasi itu untuk berhati-hati atas program seperti itu karena mereka tidak pernah menyelenggarakan hal seperti itu.

Cek Fakta : faq.whatsapp.com/id/general/
Cek fakta: WhatsApp blokir akun pengguna yang sering kirim hoaks
Cek fakta: WhatsApp kembangkan perangkat anti penyebaran hoax di India

 

Tangkapan layar klarifikasi anti hoaks tim Subdit Pengendalian Konten Internet Kementerian Komunikasi dan Informatika

Pewarta:
Editor: Panca Hari Prabowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Apple matikan sementara FaceTime karena bug

Jakarta (ANTARA News) – Apple terpaksa mematikan sementara fitur panggilan video FaceTime yang dapat diakses melalui perangkat iOS dan MacOS karena bug yang mengintervensi panggilan di aplikasi tersebut.

Melansir Reuters, pengguna FaceTime yang menggunakan iPhone dapat mendengar suara meskipun orang yang dihubungi belum mengangkat panggilan video tersebut. Bug ini juga menjangkiti panggilan grup di FaceTime.

Laman CNet melaporkan bug ini mengaktifkan mikrofon tanpa sepengetahuan pengguna. The Verge menuliskan bug ini menampilkan video, padahal penerima menolak panggilan tersebut.

Juru bicara Apple menyatakan sudah mengetahui kasus ini dan akan melakukan perbaikan untuk mengatasi bug tersebut.

“Kami sudah mengetahui masalah ini dan sudah mengidentifikasi solusi, akan dirilis dalam bentuk pembaruan perangkat lunak minggu ini,” kata Apple, dikutip dari Reuters.

Apple melalui situs resmi mengumumkan fitur FaceTime untuk sementara dimatikan, mereka belum mengumumkan kapan aplikasi panggilan video ini bisa diakses kembali.

Baca juga: Apple tunda chat video 32 orang di FaceTime

Baca juga: Apple tambah keamanan ekstra untuk iMessage dan FaceTime

Baca juga: Apple dituduh eksploitasi operator Korsel

Baca juga: Ponsel layar lipat Apple akan meluncur 2020

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kontrak Hukum hadir untuk pelaku bisnis startup dan UKM

Jakarta (ANTARA News) – Founder and CEO Kontrak Hukum, Rieke Caroline mengatakan Kontrak Hukum hadir sebagai platform digital hukum pertama di Indonesia yang berfokus pada startup dan UKM,

Hal ini didasari karena semakin berkembangnya teknologi digital dan banyaknya kesempatan mengembangkan usaha kecil dan menengah yang di bantu oleh pemerintah, maka semakin banyak bermunculan startup dan UKM di berbagai daerah. Guna menjalankan usahanya, tentu saja para pengusaha itu membutuhkan beberapa dokumen legal guna pembuatan kontrak, badan usaha dan hal lainnya.

“Kehadiran kami guna memberikan solusi bagi startup dan UKM akan kebutuhan jasa hukum dengan proses yang mudah dan tidak sulit,” kata Rike Caroline di Three Buns, Senopati, Jakarta Selatan, Selasa.

Rieke menambahkan bahwa setiap bisnis startup dan UKM ini mempunyai berbagai kendala mengenai hukum terlebih dalam memenuhi kebutuhan legalnya, dengan lokasi yang sulit dijangkau dengan praktisi hukum atau kurangnya pengertian mengenai dokumen yang memang sangat diperlukan dalam menjalani bisnis mereka.

Baca juga: Menkop sebutkan KUR 2019 lebih banyak diserap produktif UMKM

“Kami berharap dengan hadirnya Kontrak Hukum kedepannya semakin banyak masyrakat Indonesia sadar dan teredukasi akan pentingnya hukum supaya tidak ada startup atau UKM yang berjatuhan akibat kesalahan dalam hal yang berkaitan dengan hukum,” tambahnya.

Sampai saat ini Kontrak Hukum sudah mempunyai user lebih dari 2.000 dan memiliki partner juga sudah lebih dari 100 yang ada di seluruh Indonesia. Kontrak Hukum juga sudah membantu ribuan pelaku usaha yang sebagian besar adalah perusahaan Startup dan UKM. 

“Kami memiliki misi untuk membuka akses masyarakat kepada jasa hukum dengan harga yang terjangkau mulai dari Rp15 juta below market price serta mudah, terpercaya dan efisien, pada bulan Januari sampai Februari kita juga ada paket “cinta” guna menyambut hari Valentine,”ujarnya.

PT. Legal Tekno Digital adalah digital platform yang bisa diakses melalui www.kontrakhukum.com yang berbasis di Indonesia yang berfokus pada Stsrtup dan UKM melalui tiga layanan hukum yaitu pembuatan badan usaha, pendaftatan HAKI dan review kontrak dengan pelayanan yang cepat, mudah, berkualitas serta dengan harga yang terjangkau.

Baca juga: Startup kendaraan otonom Zoox rekrut eksekutif Intel jadi CEO

Baca juga: MIKTI luncurkan buku database startup 2018

Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengembangan digital talent perlu dipercepat

Jakarta (ANTARA News) – Pengembangan digital talent atau keahliah digital di Indonesia perlu terus didorong dan dipercepat untuk menyambut hadirnya Internet of Things (IoT) pada era teknologi 5G mendatang.

Digital talent merupakan salah satu elemen penting untuk membangun ekosistem digital, khususnya dalam pengembangan aplikasi, karena tanpa aplikasi IoT hanya sebatas perangkat semata-mata, kata Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (Dirjen SDPPI), Kemkominfo, Ismail.

“Isu IoT ini bukan soal device atau perangkat semata, masih banyak elemen lain yang jauh lebih penting dan lebih besar yang perlu kita percepat pengembangannya, salah satunya adalah masalah digital talent,” kata Ismail dalam acara Capacity Building Internet of Things di Jakarta, Selasa, sebagaimana dikutip dari siaran pers.

Bagaimanapun untuk bisa menyukseskan program Indonesia 4.0 atau Industry 4.0 Indonesia yang sudah dicanangkan Bapak Presiden (Presiden Joko Widodo) dan para menteri terkait, IoT merupakan hal yang sangat penting, yang di dalamnya ada banyak elemen, salah satunya digital talent.

Digital talent, lanjut Ismail, merupakan poin penting untuk membangun ekosistem, yang membangun aplikasi, menumbuhkan makers (pengembang). Tanpa aplikasi yang dibangun oleh para makers ini maka IoT hanyalah persoalan device semata-mata dan bisa tidak implemented (tidak sesuai untuk implementasi) situasi di Indonesia.

Baca juga: Kominfo ajak industri bersinergi dukung ekonomi digital

“Dan situasi di Indonesia sekarang, pada semua sektor, sangat tergantung pada proses transformasi digital. Tranformasi digital ini akan mengubah business process pada semua sektor. Ini semua sektor akan mengalami hal seperti itu,” katanya.

Dalam sektor transportasi dan logistik, jelas Ismail, IoT akan membuat proses bisnis sektor ini menjadi lebih efisien. Juga pada sektor lain, seperti pertanian, keuangan atau perbankan, dan lain-lain.

Semua sektor itu harus melalui transformasi digital karena demand (permintaan) masyarakat akan berkembang sangat cepat. Masyarakat Indonesia sekarang ini sudah sangat tergantung dengan konektivitas dan telah menggunakan internet dalam kehidupan sehari-hari.

Sektor-sektor itu, kata Ismail, harus bertransformasi ke teknologi digital karena jika tidak mereka akan hanya menjadi penonton. Sudah banyak contoh-contoh kasus mengenai hal itu, termasuk bagaimana Gojek telah mengubah budaya bertransportasi di Indonesia, kemudian matinya bisnis mainan anak-anak konvensional di dunia.

Baca juga: Optimisme anak muda pacu ekonomi digital

Transformasi digital ini harus terus dibangun, yang menurut Ismail utamanya adalah berkaitan dengan mindset. “Teman-teman yang bergerak dalam industri ini harus punya mindset baru, bagaimana transformasi digital ini akan mendorong efisiensi baru, revenue baru, dari model bisnis baru.”

Contoh-contoh lain, jelas Ismail, banyak perusahaan akomodasi besar dunia bisa sukses meskipun tidak punya hotel, tidak membangun kamar hotel, Gojek dan Grab tidak punya armada sendiri, yang punya mobil orang lain, dan semua ini dibangun dari konektivitas digital.

“Nah dengan IoT nanti ini akan semakin diperkuat dan diperluas. IoT akan mengkoneksikan tidak hanya orang dengan orang, tapi juga machine to machine atau perangkat dengan perangkat, connect to everything,” kata Ismail menambahkan.

Baca juga: Menkominfo sebut Indonesia merdeka internet 2020

Pewarta: Suryanto
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pengadilan AS tolak proposal damai kasus peretasan Yahoo

Jakarta (ANTARA News) – Pengadilan di San Jose, California, Amerika Serikat menolak permintaan Yahoo untuk penyelesaian kasus kebocoran data email karena perusahaan teknologi tersebut dinilai tidak transparan.

Hakim Distrik Lucy Koh menyatakan proposal penyelesaian masalah tersebut tidak “adil setara dan masuk akal secara fundamental” karena tidak menyatakan berapa banyak korban yang dapat dipulihkan, seperti dikutip dari Reuters, Rabu.

Yahoo dinilai lambat melaporkan tiga celah keamanan dari 2013 hingga 206 yang berdampak pada 3 miliar akun, salah satu kebocoran data terbesar. Yahoo menyanggupi membayar 50 juta dolar dan pengawasan gratis selama dua tahun untuk sekitar 200 juta orang di AS dan Israel dengan total akun 1 miliar.

Tapi, hakim mengatakan proposal tersebut tidak menyatakan jumlah dana untuk pengawasan dan jumlah pengguna yang dicantumkan terlalu besar. Hakim menyatakan secara tertutup Yahoo mengemukakan jumlah pengguna aktif padanya, tidak sebesar yang dikemukakan di atas.

Selain itu, Koh juga menilai biaya maksimum 35 juta dolar untuk pengacara penggugat “terlalu tinggi” karena teori legal kasus tersebut “tidak terlalu asing”.

Salah seorang pengacara penggugat tidak berkomentar.

Yahoo saat ini merupakan bagian dari Verizon Communication Inc. Atas kasus ini, Verizon menyatakan “meskipun permintaan penyelesaian tidak dikabulkan, kami yakin dapat menempuh jalur yang berkelanjutan”.

Yahoo baru mengumumkan dampak keboran data tersebut setelah setuju bisnis internet dibeli Verizon senilah 4,83 miliar pada Juli 2016 lalu. Kasus ini mengakibatkan harga jual Yahoo turun menjadi 4,48 miliar dolar.

Jaksa pada 2017 lalu menuduh dua agen rahasia Rusia dan dua peretas berhubungan dengan salah satu kebocoran Yahoo. Seorang peretas dinyatakan bersalah.

Baca juga: Yahoo sanggup bayar 50 juta dolar untuk pengguna yang diretas

Baca juga: Yahoo Together, pengganti Yahoo Messenger

Baca juga: Yahoo rilis aplikasi Android serbaguna

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
COPYRIGHT © ANTARA 2019