Qlue ajak 34 pemuda menjadi agen perubahan smart city

Jakarta (ANTARA) – Qlue bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyelenggarakan acara Smart Citizen Day yang berlangsung di The Tribrata, Jakarta.

Qlue mengajak 34 pemuda dari tiap provinsi untuk menjadi agen perubahan.

Smart Citizen Day merupakan puncak perayaan dampak sosial positif yang telah diinisiasi oleh Qlue sejak awal berdiri pada 2016 lalu. Qlue terus mengambil inisiatif untuk mengenalkan smart city kepada masyarakat khususnya di luar Jakarta untuk meningkatkan partisipasi warga agar menjadi smart society.

“Kami mengadakan Smart Citizen Day dengan tujuan untuk memperkenalkan berbagai pemanfaatan solusi teknologi smart city berbasis Artificial Intelligent (AI), Internet of Things (IoT) serta integrasi data untuk menangani permasalahan kota, instansi dan perusahaan multi industri yang dapat diaplikasikan untuk proses pengambilan keputusan,” ujar Rama Raditya dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Qlue juga mengajak 34 pemuda yang mewakili setiap provinsi di Indonesia untuk melakukan Deklarasi Smart Citizen. Tujuannya adalah para pemuda ini akan mendorong pembangunan daerahnya menjadi smart city guna mewujudkan Indonesia menjadi smart nation.

“Ini sesuatu yang belum pernah ada. Ini pertama kali di dunia deklarasi oleh pemuda untuk meningkatkan interaksi society. Melalui deklarasi ini kami berharap bisa memberikan inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk bergotong royong membawa perubahan positif di Indonesia,” kata Biondi Sandasima, perwakilan dari deklarator Smart Citizen dari Sulawesi Tengah.

Rama juga mengatakan tujuan lain diselenggarakannya Smart Citizen Day adalah mendapatkan agen baru dari tiap daerah untuk menggerakkan komunitas di daerahnya masing-masing dengan memanfaatkan teknologi informasi.

“Semoga bisa menjadi agen perubahan di masing-masing daerahnya sehinga pemerintah daerah menjadi lebih aktif menjawab keluhan warga. Sekarang ini harapannya agar secepatnya bisa aktif membawa perunahan positif dan pemerintah terus merespon dengan baik. Karena smart city enggak akan ada kalau enggak ada smart citizen,” jelas Rama.

Qlue adalah aplikasi yang membantu menghubungkan masyarakat dengan pemerintah. Qlue bekerja berdampingan dengan pemerintah Jakarta dalam menerapkan konsep smart city pertama di Indonesia dan telah bekerja sama dengan sektor keamanan, kota mandiri, pemerintah, penanggulangan pasca-bencana, industri dan lain-lain.

Baca juga: Qlue gelar Smart Citizen Day, soroti peran warga ciptakan Smart City

Baca juga: QLUE bantah aplikasinya ditutup

Baca juga: QLUE tak lagi wajib lapor, ketua RT senang
 

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019